
Setelah melalui perdebatan kecil, Fandi kini mulai mengambil makan siang istrinya yang berada di atas meja nakas.
" Sayang makan dulu ya, mas tau kamu belum makan siang ", Ujar Fandi.
"Iya mas, aku lapar banget, tadi udah capek banget jadi langsung tidur ", Ujar Alisa sambil merubah posisi duduk nya menjadi menghadap ke arah Suaminya.
" Mas suapin ya ", Ujar Fandi sambil menyendok kan nasi dan lauk yang ada dipiring tersebut.
" Tadi sama Mama kemana aja ??", Tanya Fandi.
" Cuma ke mall saja mas, kamu gak usah terlalu khawatir, kan biasa perempuan kalau udah di mall jadi lupa waktu ", Ujar Alisa.
"Bukannya gitu sayang, kan kamu sekarang jadi cepat lelah takutnya kamu nanti kecapean disana gimana ??", Tanya Fandi.
" Ya mudah-mudahan nggak sampai kayak gitu mas ", Ujar Alisa yang masih ingin memberi pengertian kepada suaminya.
" Kamu udah makan mas ??", Tanya Alisa yang masih terus menerima suapan dari Fandi.
" Sudah sayang. Ayo Sekarang cepetan habisin makan siang mu, mas yakin kamu sekarang pasti lapar banget ", Ujar Fandi.
Alisa hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya dari tadi, Alisa tau suaminya sangat menghawatirkan nya dan juga amat perhatian terhadapnya.
Sore harinya Fandi dan Alisa sudah keluar dari kamar dengan wajah yang sudah terlihat segar, kemudian mereka segera menuju ruang tengah untuk menemui Mama Mira. yang tengah duduk santai sambil menikmati teh hangat dan beberapa camilan.
" Mah ", Sapa Fandi sambil memeluk Mama nya.
" Kapan kamu datang Fand, kok Mama gak tahu ', Ujar Mama Mira.
" Tadi siang mah, Fandi pulang cepat karena menghawatirkan Mama sama Alisa ", Ujar Fandi.
"Iya maaf Mama tadi gak sempat bilang sama kamu kalau Mama mau ngajak Alisa pergi ", Ucap Mama Mira.
" Iya mah gak apa-apa ", Jawab Fandi sambil tersenyum.
" Oh iya Fand, Mama tadi sudah bicara sama Alisa, Mama mau ngadain acara tujuh bulanan kandungan Alisa Minggu depan dirumah ini, gimana menurut mu ", Tanya Mama Mira.
" Fandi sih gak apa-apa mah, Fandi malah bersyukur Mama mau ngadain acara tersebut dirumah ini ", Ujar Fandi.
" Baiklah kalau begitu, jika kalian menyerahkan semuanya kepada Mama, Mama sangat senang sekali ", Ujar Mama Mira tersenyum.
" Satu lagi Fand, kamu seharusnya udah pindah ke kamar bawah jangan diatas kasihan Alisa kalau harus naik turun tangga ", Ujar Mama Mira.
" Iya mah, aku juga udah berpikiran seperti itu, tak aku lupa terus ", Jawab Fandi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Jadi Mama minta mulai malam ini kami dan Alisa harus sudah pindah kekamar bawah ", Ucap Mama Mira yang tak terbantahkan.
" Iya mah", Jawab Fandi.
Setelah pembicaraan antara Mama dan Fandi berakhir, Fandi dan Alisa segera berpamitan untuk pulang.
" Mah, kami pamit pulang dulu, terimaksih banyak untuk semua mah ", Ucap Alisa sambil memeluk Mama Mira.
" Iya sayang, hati-hati dijalan ya ", Jawab Mama Mira.
Mama Mira pun tersenyum senang melihat kerukunan anak dan menantunya tersebut,
Ia melihat cinta mereka begitu tulus sehingga membuat mereka dengan mudahnya dapat mencintai satu sama lain.
***
Satu Minggu kemudian, Hari ini adalah hari dimana akan diadakan acara Tujuh bulanan usia kandungan Alisa.
Papa Ardi beserta Kakek Bagas pun juga sudah berada di rumah Papa Dimas.
" Selamat malam Pak Ardi, Pak Bagas ", Ucap Papa Dimas sambil menjabat tangan dengan keduanya.
" Selamat malam juga Pak Dimas ", Ujar mereka berdua.
Papa Ardi dan Kakek Bagas terlihat tengah berbincang-bincang dengan Papa Dimas.
Mama Mira sengaja mengundang anak yatim-piatu untuk datang ke acara tersebut, Mama Mira berharap dengan kedatangan anak dari panti asuhan dapat ikut mendoakan kelancaran proses persalinan Alisa yang tak lama lagi akan datang.
Alisa tampak tersenyum sedari tadi melihat tingkah lucu dari anak-anak yatim tersebut.
Fandi juga gak lupa sudah menyiapkan berbagai bingkisan untuk dibawa anak-anak tersebut saat mereka pulang nanti.
Setelah di bacakan doa oleh seorang uo yang diundang pada acara tersebut kini mereka sudah akan berpamitan pulang.
Dengan berdiri berdampingan dengan Alisa mereka kemudian membagikan bingkisan untuk anak-anak tersebut.
Ada raut bahagia yang terpancar dari pasangan yang sebentar lagi akan menjadi orang tua tersebut.
Fandi dan Alisa tampak tersenyum sedari tadi,
Alisa terlihat beberapa kali mengelus perutnya yang buncit, Fandi juga diam-diam mencuri ciuman di pipi istrinya saat pandangan mata orang lain tak tertuju padanya.
" Mas jangan gitu dong, malu dilihat orang", Ucap Alisa sambil berbisik.
__ADS_1
" Kenapa sayang, mas gak malu kok, mas malah sangat senang jika bisa menciumi setiap saat ", Ujar Fandi.
" Mas ..., jangan mulai deh mesumnya ", Ujar Alisa cemberut.
Fandi pun terkekeh mendengar perkataan istrinya.
" Mas itu gak mesum sayang, mas kan cuma mau mencium milik mas yang sudah halal ini", Ujar Fandi sambil memeluk istrinya dari belakang.
Alisa hanya diam tak berkata apapun, percuma jika dia terus bicara jika akhirnya suaminya malah bertindak berlebihan seperti sekarang ini.
" Mas aku mau menemui Papa dan kakek dulu ", Ujar Alisa meminta izin kepada Fandi.
" Iya sayang, ayo mas juga ikut, mas sudah lama gak bertemu Papa dan Kakek ",Ujar Fandi.
Dengan bergandengan tangan Alisa dan Fandi kini tengah berjalan untuk menemui Papa Ardi dan kakek Bagas.
"Pah ...", Ucap Alisa sambil memeluk sang Papa.
" Hmm.. tumben nih langsung peluk Papa", Ujar papa Ardi.
"Alisa kan kangen sama Papa ", Ujar Alisa yang masih menenggelamkan kepalanya di dada sang Papa.
" Sayang, Papa juga kangen sama putri Papa ini, gimana kabar cucu Papa??", Tanya Papa Ardi.
" Alhamdulillah Pah, Alisa dan cucu Papa selau sehat ", Ujar Alisa.
Kemudian Alisa beralih kepada sang kakek, Lama juga Alisa tidak bertemu kakek nya, setiap Alisa datang kerumah kakek selalu berada di luar kota.
"Bagaimana kabar kakek ??", Tanya Alisa kepada kakeknya.
" Kakek ini sudah tua sayang, ya seperti yang kamu lihat kakek masih kuat untuk berdiri ", Ujar kakek sambil tertawa.
"Kakek harus selalu sehat biar kakek bisa gendong cicit kakek nantinya ", Ujar Alisa.
" Doakan saja semoga kakek selalu sehat ", Ujar kakek Bagas.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, Papa Ardi dan Kakek Bagas juga sudah pulang dari pukul sembilan malam tadi.
Kini tinggal Alisa, Fandi, Mama Mira dan Papa Dimas yang masih terlihat sedang membicarakan sesuatu.
" Fand, apa gak sebaiknya kalian tidur sini, kasihan kan Alisa jika harus bolak-balik kerumah lagi ", Ujar Mama Mira.
" Iya mah, kami akan menginap disini, lagi pula pinggang ku sudah mulai terasa sakit ", Ujar Alisa.
__ADS_1
" Kamu istirahat saja sayang, lagi pula sudah malam", Ujar Mama Mira.
Fandi kemudian membawa istrinya untuk segera istirahat dikamar bersama dengannya, mengingat waktu sudah sangat larut membuat Fandi segera menyuruh istrinya agar segera tidur.