Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
88


__ADS_3

" Jer, sekarang saya alihkan semua tanggung jawab kepadamu, saya harap kamu dapat memegang ini dengan penuh kejujuran ", Ujar Fandi.


" Baik pak, saya tidak akan mengecewakan Bapak ", Ujar Jery


" Hari ini saya akan kembali ke Jakarta, tolong pesankan saya tiket ",Ujar Fandi.


" Baik pak ", Ujar Jery sambil mengemudikan kembali mobilnya.


Jery merupakan salah satu staf keuangan yang di percaya oleh Fandi, Dan Jery juga merupakan tulang punggung bagi keluarganya.


Setelah mendapat SMS notifikasi tiketnya Fandi segera check out dari hotel yang ia tempati.


Fandi sangat bersyukur masalahnya sudah dapat ia selesaikan dengan sangat cepat,


Ia berniat tidak menghubungi Alisa, ia akan membuat kejutan untuk istrinya tersebut.


Tepat pukul 8 malam Fandi sudah tiba di depan rumahnya, Bibi yang membukakan Fandi pintu juga ikut terkejut,


"Den Fandi sudah datang ??", Tanya Bibi.


" Iya Bi, Alisa dimana bi??", Tanya Fandi.


" Nona, ada di dalam kamarnya Tuan, sehabis makan malam tadi Nona langsung pergi Kekamar nya dan tidak keluar sama sekali ", Ujar Bibi.


"Ya sudah kalau begitu, saya kekamar dulu ", Ujar Fandi.


Fandi pun berjalan ke kamarnya dengan menenteng tas kopernya.


Setelah sampai di depan pintu kamarnya, Fandi pun membuka pintu kamarnya secara perlahan karena tidak mau samping istrinya tahu bahwa ia sudah datang


Terlihat Alisa yang sedang tidur dengan menghadap ke arah berlawanan membuat Fandi tersenyum.


Fandi kemudian berjalan perlahan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya. setelah selesai Fandi pun masih melihat istrinya tetap dalam posisi semula.


Setelah mengganti baju Fandi segera menuju ranjang untuk menghampiri istrinya, ia kemudian masuk kedalam selimut yang sama dengan istrinya, ia belai lembut rambut istrinya yang terurai dengan indah.


Kemudian Fandi mengecup kening istrinya yang tak bisa ia kecup dua hari ini.


Alisa yang merasa ada pergerakan tangan yang tengah menyentuhnya tiba-tiba membuka matanya dengan segera.


" Maaf membangunkan mu sayang", Ujar Fandi yang melihat istrinya bangun.


" Apa aku sedang berhalusinasi ya, kok mas Fandi ada di depanku ", Ujar Alisa yang masih tidak percaya jika Fandi sedang bersamanya.


" Sayang, ini beneran mas, mas udah pulang ", Ujar Fandi meyakinkan Alisa.

__ADS_1


Alisa tiba-tiba kaget," Mas kapan kamu datang??", Tanya Alisa.


" Tadi sayang, mas juga baru aja mandi ", Ujar Fandi.


Seketika Alisa langsung memeluk suaminya.


" Mas, aku sangat merindukanmu ", Ujar Alisa.


" Mas juga sangat merindukanmu sayang, bagaimana keadaan anak kita, apa dia merepotkan mu ??", Tanya Fandi sambil mengelus perut Istrinya.


" Tidak mas, selama mas pergi dia tak pernah merepotkan Mommy nya ", Ujar Alisa.


" Syukur lah sayang, maaf mas tidak membawakan oleh-oleh untuk mu ", Ujar Fandi.


" Aku tidak menginginkan apapun mas, yang aku inginkan mas pulang dengan keadaan selamat ", Ujar Alisa.


Fandi kemudian memeluk istrinya kembali, ia sangat bersyukur mempunyai istri seperti Alisa.


" Kamu sudah makan mas ??", Tanya Alisa.


" Belum sayang, mas tadi tak sempat makan, mas ingin segera pulang dan melihatmu", Ujar Fandi tersenyum.


Alisa kemudian segera bangun dan segera turun dari ranjangnya.


" Aku mau menyiapkan makan malam untuk mu mas ", Ujar Alisa.


" Biar Bibi yang menyiapkan sayang, kamu gak Perlu repot-repot seperti ini ", Ujar Fandi menolak.


" Kasihan Bibi kan mas kalau harus dibangunin lagi, Pastinya Bibi sekarang sudah istirahat, kamu tega ??", Ujar Alisa.


Kemudian Alisa mengambil jilbab instan nya dan pergi keluar untuk menyiapkan makan malam untuk suaminya.


Fandi kini juga ikut mengekori Alisa dari belakang, ia tak mau jika istrinya turun sendiri ke dapur dalam keadaan hamil besar seperti ini.


" Biar mas bantu ya sayang ", Ujar Fandi.


Fandi kemudian mengambil piring dan langsung mengisinya dengan nasi, Dan Alisa kini sedang memanaskan makanan yang di masak oleh Bibi tadi.


" Sayang kamu mau makan lagi ??", Tanya Fandi.


" Iya mas, mendadak aku jadi lapar lagi ", Ujar Alisa.


Fandi kemudian berjalan kembali mengambil piring untuk Alisa dan langsung mengisinya dengan nasi.


Mereka pun kini menikmati makan malam berdua secara bersama-sama.

__ADS_1


Setelah makan malam, Alisa kini tengah mencuci piring sisa makan mereka, dan Fandi kini membuatkan susu khusus untuk istrinya.


Setelah selesai Alisa pun hendak pergi Kekamar nya kembali, dengan ditemani Fandi mereka kini tengah berjalan bersama menaiki tangga rumahnya.


Sebelum tidur Fandi kemudian menyerahkan susu hamil yang ia buat tadi, " Sayang, ayo diminum susunya ", Perintah Fandi kepada Alisa.


Alisa dengan senang hati langsung meminumnya sampai habis.


" Mas kenapa susu buatan mu selalu enak, bahkan kemarin aku buat susu sendiri terasa hambar, seperti tak ada rasanya ", Ujar Alisa.


Fandi pun tersenyum, " Kamu senang jika mas yang selalu membuatkan mu susu ??", Tanya Fandi.


Alisa pun mengangguk, " Sepertinya anak kita senang jika yang membuatkan susu Daddy nya ", Ujar Alisa.


" Kalau begitu Daddy yang akan membuatkan Mommy susu setiap hari ", Ujar Fandi Tersenyum.


Mereka pun kini bersiap-siap untuk segera beristirahat, " Mas kamu sebaiknya cepat istirahat, kamu kan baru datang ", Ujar Alisa.


" Aku mau istirahat jika istriku menemaniku ", Ujar Fandi.


" Dengan senang hati mas ", Ujar Alisa sambil tersenyum.


Fandi pun kini berbaring di atas kasurnya, Alisa kemudian ikut berbaring bersama suaminya, meskipun Alisa sudah tidak mengantuk lagi karena Alisa tadi sudah tidur.


Fandi pun kini sudah terlelap, Tapi Alisa masih tak bisa menutup matanya, ia kemudian turun dan mengambil laptopnya yang ia simpan di atas meja yang ada dikamar nya.


Alisa kini tengah menonton film kesukaannya, belum sampai satu jam rasa kantuk pun sudah menghampiri Alisa.


Alisa kemudian mematikan laptop nya dan berjalan ke arah tempat tidurnya, dan ia ikut berbaring kembali di samping suaminya, Merasa ada pergerakan dari suaminya, tiba-tiba saja tangan suaminya telah melingkar di pinggangnya.


Alisa pun tersenyum senang, ia kemudian mencium Pipi suaminya sekilas, ia melihat wajah Fandi yang tampak lelah karena sudah bekerja keras dua hari ini.


Alisa pun kini ikut memejamkan matanya, tak lama kemudian Alisa sudah ikut terlelap bersama suaminya.


Keesokan paginya, Alisa kini tengah berada di dapur, Fandi yang masih belum keluar dari kamarnya kini tengah sibuk kembali dengan pekerjaannya.


" Mas, kamu belum mandi ??", Tanya Alisa yang baru saja datang dari dapur.


" Belum sayang, mas hari ini masih libur, mas ingin berdua saja dengan mu ", Ujar Fandi.


" Tapi mas mau menyeleselesaikan dulu pekerjaan mas yang tinggal sedikit ini ", Ujar Fandi.


" Ya udah aku tunggu di meja makan ya mas ", Ujar Alisa yang kembali keluar karena masih ada yang ia kerjakan.


" Iya sayang ", Ujar Fandi kepada istrinya.

__ADS_1


__ADS_2