Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Si Mesum


__ADS_3

Denis masih melihat istrinya yang tak berselera mengunyah makanannya, " Yang, ayo di makan kamu harus makan yang banyak ", Denis pun kini mengambil alih sendok yang di pegang oleh istrinya dan segera menyuapi istrinya.


Nisa pada akhirnya nya membuka mulutnya dan mengunyah makanannya secara paksa, Denis masih terus menyuapi istrinya dan pada akhirnya suapan ke lima Nisa pun menyerah.


" Sudah bang, perutku mual lagi, Nisa pun menahan perutnya untuk tidak memuntahkan semua isi dalam perutnya yang baru saja ia makan.


" Ya udah, kamu minum obatnya dulu ya, semoga bisa mengurangi rasa mual nya ", Denis kemudian membuka obat yang ia tebus tadi dan langsung memberikannya kepada istrinya.


Nisa kemudian menyandarkan punggungnya Kembali ke Sandaran kursi,


" Ayo kita pulang aja yang biar kau bisa segera istirahat", Nisa pun menurut dan akhirnya mereka pun pulang.


Hari ini Fandi pun tak kembali lagi ke kantornya, ia hanya menemani istrinya saja yang sedang menyelesaikan pekerjaannya di kantor.


Perut Fandi rasanya sudah sangat lapar dan Fandi pun melirik jam tangan yang ada di pergelangan tangannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang.


" Pantas saja perutku sudah lapar, ternyata sudah siang ", Gumam Fandi.


Fandi kemudian membuka aplikasi online untuk memesan makanan tanpa sepengetahuan istrinya, setelah selesai Fandi pun meletakkan kembali ponselnya yang ia taruh di meja yang ada di depannya.


Alisa kemudian berdiri dan menghampiri suaminya," Mas kita sholat dulu yuk ",Alisa mengajak Suami nya untuk sholat di masjid kantor dan Fandi langsung setuju.


Mereka kemudian meninggalkan ruangan Alisa dan segera pergi menuju masjid.


Mereka pun menjadi pusat perhatian orang yang sedang ingin sholat di masjid tersebut.


Tak biasanya Fandi datang dan sholat dhuhur disini,


Fandi pun dengan tersenyum berjalan sambil menggandeng tangan istrinya, sampai di masjid akhirnya mereka berpisah karena Fandi harus berada di tempat khusus laki-laki dan Alisa juga harus berada di tempat khusus perempuan.


Setelah mereka selesai sholat Fandi dan Alisa segera kembali keruangan kerja Alisa, dan kebetulan juga saat Fandi akan masuk petugas yang mengirimkan makanan pun datang dan Fandi segera membayarnya.

__ADS_1


Alisa melihat suaminya kini masuk dengan menenteng dua buah kresek yang ada di tangannya.


" Kamu pesan makanan mas ??", Tanya Alisa, Alisa tak tahu kapan Suaminya tersebut memesan makanan.


" Iya sayang, ayo makan dulu, nanti keburu dingin ", Alisa Kemudian duduk dengan suaminya dan segera memakan makanan yang sudah dipesan Suaminya.


Mereka kini menikmati makanan Nyang sedang mereka makan,


Alisa pun juga sedang menikmati makanan tersebut.


" Jadi nama baby sitter Rafa yang bar siapa sayang ??", Tanya Fandi, Sebenarnya Fandi tadi juga berada di tempat yang sama saat Alisa berkenalan dengan Bi sum.


" Namanya Bi sum mas, dan menurut Mama Bi sum sangat profesional dalam mengurus anak kecil",Fandi hanya mengangguk saja, Fandi pastinya tahu jika pilihan mamanya tak mungkin salah.


Alisa kemudian membuka ponselnya dan melihat apa ada panggilan dari Nisa, tapi setelah melihat nya tak ada sama sekali ada panggilan dari Nisa.


" Kok Nisa gak telfon aku ya mas ??", Alisa pun sangat penasaran dengan hasil pemeriksaan Nisa. dan Alisa masih terus melihat ponselnya.


Alisa pun kembali meletakkan ponselnya,


" Kamu gak balik lagi ke kantor mas ??", Alisa pun melihat suaminya yang malah duduk bersantai sambil memainkan ponselnya.


" Nggak, aku mau disini aja nungguin istriku kerja ", Fandi pun masih menatap layar ponselnya.


" Ya udah kalau gitu, aku selesai bentar lagi mas, nanti kita kerumah Nisa ya mas??", Pinta Alisa sambil memasang wajah melasnya.


" Iya, tapi ada syaratnya ", Fandi pun kembali mengambil kesempatan.


Anda seulas senyum misterius dari Fandi membuat Alisa mengerti syarat yang akan diajukan suaminya.


" Udah gak usah ngomong lagi, aku udah tau syaratnya, kamu ternyata mesum banget mas", Ujar Alisa cemberut.


Fandi pun terkekeh, " Mas gak nyangka kamu tahu jalan pikiran mas, ", Fandi pun kembali tertawa.

__ADS_1


" Udah gak usah ketawa terus, kamu menang hari ini "


Alisa kemudian tak berbicara lagi, ia kembali membuka laptopnya dan mengerjakan pekerjaan nya kembali.


Satu jam kemudian Alisa sudah mematikan laptop nya, dan segera bersiap-siap untuk segera pulang,


" Ayo mas aku udah selesai " Tanpa Fandi sadari Alisa kini berada di depannya dan sudah menenteng tasnya.


Fandi pun terkesiap dan langsung bangkit dari tidurnya di sofa tadi, mereka sekarang berjalan keluar dari kantor.


" Kita pulang aja dulu sayang, kita nanti ajak Rafa ", Fandi pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Iya mas ", Jawab Alisa singkat.


Fandi dan Alisa kini sudah sampai di rumahnya, dan Mama Mira terkejut karena Fandi dan Alisa pulang cepat hari ini.


" Loh kok udah pulang ??", Mama Mira penasaran kenapa Fandi dan Alisa pulang secepat ini dan ini masih jam 2 siang.


" Kita mau lihat Nisa mah ", Ujar Alisa kepada Mama Mira.


" Loh, Nisa nya kenapa sayang ??, Apa dia sakit,???, bukannya kemarin dia juga ikut kalian liburan ya ??", Mam Mira pun terus bertanya.


" Iya ma, tadi pagi di mual-mual dan muntah-muntah, aku rasa di hamil ma, ini aku sama mas Fandi mau lihat ke rumahnya, Rafa nanti aku ajak ya ma ??", Mam Mira pun mengangguk dan kemudian memberi tahu Bi sum kalau Rafa akan di ajak oleh Mommy nya dan menyuruh Bi sum untuk segera memandikan Rafa.


Alisa pun berjalan ke kamarnya dan Fandi sudah terlebih dulu masuk kedalam kamarnya, Terlihat Fandi sudah bertelanjang dada dan dia berniat untuk segera mandi.


" Mandi bareng lagi yuk sayang ??", Ajak Fandi saat akan masuk ke dalam kamar mandi.


Alisa pun menggelengkan kepalanya dan menolak nya, " Nanti mandinya tambah lama mas, nanti malah gak jadi kerumah Nisa ",


Fandi pun mengalah, kemudian ia masuk kedalam kamar mandi dan segera membersihkan badannya, sambil menunggu suaminya selesai mandi, Alisa Kemudian melepas kerudungnya dan mulai menyiapkan pakaian yang akan mereka kenakan nanti.


Tak lama kemudian Fandi pun keluar dan Alisa bergantian masuk kedalam kamar mandi, Alisa sedikit bernafas lega karena mandinya tidak digannyggu oleh suaminya, Semenjak menikah Alisa sudah terbiasa dengan dirinya yang akan mandi bersama dengan Fandi dan itu membuat Alisa sedikit ngeri, betapa tidak dulu saat Fandi masih menjadi bosnya Fandi terlihat sangat dingin dan kaku, sekarang disaat sudah menikah Alisa baru tahu jika suaminya itu sangat mesum dan kadang membuat ia menggelengkan kepalanya melihat tingkah Suaminya yang sekarang.

__ADS_1


__ADS_2