
Hari ini Alisa sudah mulai bekerja Kembali, dengan ditemani Fandi tentunya seharian ini, Fandi ingin memastikan jika istrinya aman dan baik-baik saja berada di kantornya.
Mereka kini tengah memasuki loby perusahaan dan mereka segera naik menuju lift khusus petinggi perusahaan.
Mereka terlihat bergandengan tangan membuat para karyawan yang melihat mereka merasa iri dengan kedekatan mereka.
" Aku bisa kerja sendiri kok mas, kamu ke kantor aja ", Ujar Alisa, Fandi hari ini memang sudah mengatakan kepadanya jika ia akan menemani dirinya sampai pulang kantor.
" Hari ini aja sayang ", Jawab Fandi memohon.
Alisa pun menghela nafasnya, ia sudah tau pasti Fandi akan disini seharian menemaninya dan pastinya akan ada tingkahnya yang membuat Alisa sedikit geli pastinya.
Mereka pun sudah sampai dilantai 15, lantai dimana ruangan Alisa, disana Shinta sudah berada di mejanya sejak 5 menit yang lalu, saat Alisa dan Fandi datang Shinta langsung berdiri dan tersenyum kepada kedua bosnya tersebut.
Alisa pun duduk di kursi kebesarannya sedangkan Fandi lebih memilih duduk di sofa, Fandi dengan santai nya kini mengambil ponselnya dan menelfon Denis yang hari ini akan bekerja tanpa ada bosnya.
" Halo Den ", Ujar Fandi kepada Denis.
" Iya bos, ada apa ??", Tanya Denis kepada Fandi.
" Hari ini aku tidak ke kantor, jika ada yang penting segera hubungi aku atau kamu bisa datang ke kantor istriku ", Ujar Fandi kepada Denis.
" Iya Bos baik ", Jawab Denis.
Setelah mengakhiri panggilan nya Fandi segera menghampiri istrinya yang tengah sibuk dengan laptop nya, beberapa hari tidak masuk bekerja membuat pekerjaan Alisa hari ini sangat banyak.
Tak lama kemudian, terdengar suara ponsel Alisa, ia kemudian segera mengambil tasnya dan mencari ponsel yang sedang berbunyi tersebut.
" Papa ???", Ujar Alisa sambil melihat nama yang tertera di layar ponselnya.
Segera Alisa menggeser layar ponselnya dan terdengar suara laki-laki yang begitu ia sayang dan hormati.
" Assalamualaikum Pah ", Ujar Alisa kepada Papa nya dari balik telfon.
" Waalaikum sayang, kamu dimana ??", Tanya Papa Ardi saat ini.
" Alisa dikantor pa sama mas Fandi", Jawab Alisa Kepada Papa nya.
" Kebetulan sayang jika kamu sedang bersama Fandi, Papa boleh minta tolong ??", Tanya Papa Ardi kepada putrinya Alisa.
__ADS_1
" Iya Pah, apa yang bisa Alisa bantu buat Papa, Alisa pasti akan melakukan nya ", jawab Alisa.
Fandi pun mendekat, ia juga ingin mengetahui apa yang ingin dikatakan Papa mertuanya tersebut.
" Papa minta kamu sama Fandi datang ke kantor cabang, disana akan diadakan rapat dan papa juga ada disana, dan ada yang ingin Papa bicarakan dengan kalian ", Ujar Pak Ardi.
" Baik pah ", Jawab Alisa.
Alisa tak tahu apa yang ingin dibicarakan oleh papa nya dan Fandi pun juga tidak tahu, pasangan suami-istri ini dibuat penasaran oleh permintaan pak Ardi yang menginginkan mereka datang ke kantor Papa nya.
" Lebih baik kita berangkat sekarang sayang ", Ujar Fandi.
Alisa pun mengangguk tapi ia masih ingin menyelesaikan pekerjaannya yang tinggal sedikit.
" Sebentar mas, ini tinggal sedikit, aku lanjutin dulu ", Alisa pun mulai menatap layar laptopnya kembali, tak sampai 5 menit Alisa pun sudah mematikan laptopnya.
" Sudah mas, ayo ", Ajak Alisa kepada Fandi, Fandi segera bergegas untuk pergi dan menuju kantor Papa Ardi, mereka kemudian keluar dari ruangan tersebut dengan bergandengan tangan.
Saat Alisa menutup pintu ruangannya, Shinta juga terlihat serius dengan iPad yang ia lihat saat ini.
" Shin, aku harus pergi ke kantor cabang, jika ada sesuatu cepat kabari aku ", ujar Alisa kepada Shinta.
" Baik Bu ", jawab Shinta dengan senyuman.
Merry masih berjalan dengan bergandengan tangan sampai menuju loby kantor, " Kamu tunggu disini sayang, mas amu ambil mobil dulu ", Fandi meninggalkan Alisa yang kini duduk di sofa dan segera mengambil mobilnya.
5 Menit kemudian Alisa sudah masuk kedalam mobilnya dan tengah memasang safety belt nya, Setelah siap Fandi pun segera melajukan mobilnya menuju ke tempat kantor papanya.
Satu jam kemudian, Fandi dan Alisa sudah berada di kantor cabang milik papanya, gedung kantor yang sama besar dengan kantor utama milik Bachtiar Group,
Receptionist yang berjaga pun masih belum tahu jika yang datang adalah putri dan menantu keluarga Bachtiar jadi Alisa dan Fandi masih belum bisa sesuka hati masuk kedalam kantor tersebut.
" Permisi mbak, saya mau bertemu dengan Pak Ardi ", Ujar Alisa, Alisa dan Fandi masih pertama kali datang ke kantor ini jadi Alisa memutuskan untuk bertanya kepada Receptionist terlebih dahulu.
" Apa Bapak dan Ibu sudah ada janji dengan pak Ardi ??", Tanya salah satu Receptionist tersebut.
" Sudah mbak ", Jawab Alisa.
" Baik mbak, Pak Ardi berada di lantai 10 ", Jawab Receptionist tersebut.
__ADS_1
" Terimakasih Mbak ", Ujar Alisa lalu Alisa dan Fandi segera menuju lift dan menuju ke lantai 10.
Mereka kini sudah sampai di lantai tujuan mereka dan kini mereka bertemu dengan papanya yang keluar dari ruangannya.
" Pah ?", Panggil Alisa yang membuat Pak Ardi berhenti melangkah.
Pak Ardi seketika tersenyum melihat kedatangan putrinya dan menantunya.
Alisa dan Fandi segera menghampiri dan menyalami Papa nya.
" Akhirnya kalian sampai, ada yang ingin Papa bicarakan dengan kalian", Ujar pak Ardi kepada Alisa dan Fandi.
"Masalah apa pah ??", Tanya Fandi.
" Lebih baik ikut Papa ke ruangan Papa ", Ujar pak Ardi yang memutar arahnya menuju ke ruangannya kembali.
Mereka kini duduk di sofa dan tiga buah cangkir sudah ada di meja setelah Pak Ardi menelfon Sekertaris nya untuk membawakan minuman.
" Ada apa pah sebenarnya ??", Tanya Fandi lagi.
" Surya menghubungi Papa pagi ini ", Ujar Pak Ardi.
" Apa pah ??", Ujar mereka berdua serentak.
" Apa kalian sudah mendengar kabar dari Surya ??", Tanya pak Ardi kepada Fandi.
" Iya Pah, kami sudah mengetahuinya, tapi kami belum tahu apa yang menyebabkan perusahaan Surya tiba-tiba bangkrut", Ujar Fandi.
" Perusahaan Surya bangkrut akibat semua dana perusahaan mereka di bawa oleh Handoko dan Handoko sampai sekarang masih belum diketahui keberadaannya ", Ujar pak Ardi.
" Lalu kenapa Surya bisa menghubungi Papa ??", Tanya Fandi masih belum mengerti.
Pak Ardi pun menghela nafasnya, ia yakin jika Fandi akan marah setelah ini.
" Surya meminta bantuan kepada Papa ", Jawab Papa Ardi.
Alisa dan Fandi pun mendelikkan matanya.
" Sudah aku duga pasti Surya akan menghubungi salah satu dari kita ", Ujar Fandi.
__ADS_1
" Lalu apa yang akan Papa lakukan ??", Tanya Fandi lagi.
" Papa masih mempertimbangkan nya Fand, mengingat apa yang dilakukan pada kalian rasanya Papa masih berat untuk membantu Surya", Ujar pak Ardi.