Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Season 2 Part 30


__ADS_3

Ratna masih mengedarkan pandangannya, berharap bisa bertemu sang Mama, dan beberapa saat kemudian seperti nya Ratna sangat beruntung, Mamanya tahu keberadaannya dan kini melambai kan tangannya.


Ratna yang masih menunggu Ghani berbicara dengan seseorang langsung saja meninggalkan Ghani, Tak apakah ditinggal sebentar, toh Setelah ini Ratna akan kembali menemui dan menemani Ghani disana.


Ratna berjalan mendekat ke arah mamanya, dan langsung berdiri didekat sang Mama.


"Kami kok baru datang, Mama udah dari tadi nungguin kamu Lo sayang", ucap Dina, dan Ratna hanya tersenyum saja.


"Maaf ma, Ratna tadi langsung makan disana", tunjuk Ratna dibagikan pojok yang menyediakan berbagai makanan.


"Oh ya, ayo kenalan dulu sama sahabat mama, Tante Alisa, dan ini om Fandi, yang ini om Denis dan Tante Nisa", Ratna kemudian menyalami Alisa dan yang lainnya.


"Kamu cantik sekali sayang, siapa nama kamu??", Tanya Alisa.


"Nama saya Ratna Tante", Ucap Ratna,


"Hmm... Mama kamu punya anak gadis secantik ini kok gak dikenalin sama Tante ya, padahal Tante punya anak laki-laki loh, siapa tahu kalian bisa kenalan", ucap Alisa.


Ratna pun hanya bisa tersenyum saja, tak mengiyakan dan tak menolak.


"Tante bisa aja",


"Loh iya kan mbak Din, siapa tahu kita bisa ber besanan, tapi kalau Ratna sudah punya pacar Tante gak apa-apa, Tante gak maksa kamu sayang, kamu bisa menentukan jodoh kamu sendiri", Dina pun hanya tersenyum saja, Ratna pun masih saja diam, sebenarnya Ratna tidak tertarik dengan perjodohan, tapi berhubung yang berbicara adalah orang tua, jadi Ratna sebisa mungkin harus menghormati nya.


"Hmm.. maaf semuanya, Ratna harus mencari seseorang yang Ratna tinggal tadi, permisi", Semuanya pun mengangguk, dan Ratna kemudian meninggalkan para orang tua itu tadi.


Ghani baru saja tersadar jika Ratna tidak ada disampingnya, Ghani pun mencari Ratna dan tak lama setelah itu Ratna datang dan menghampiri Ghani yang sedang mencari dirinya.


"Mas??", panggil Ratna, dan Ghani pun menoleh ke arah sumber suara Ratna.


"Kamu dari mana saja, aku tadi nyari kamu",


"Maaf mas, aku tadi dipanggil Mama sebentar", Jawab Ratna.


"Terus Mama kamu dimana??", tanya Ghani.


"Disana mas, lagi sama sahabat lamanya", ucap Ratna.


"Hm.. ya udah, ayo aku kenalin sama Mommy ku, dan setelah itu, kita ke panggung, kita ketemu sama kakakku",


Ghani kemudian menggandeng tangan Ratna lagi, membawanya untuk mencari dan menemui orang tuanya.

__ADS_1


Ghani terus membawa Ratna, membelah banyaknya para tamu undangan untuk mencari kedua orang tuanya yang sedang menemui para tamu, Ghani tak tau jika Ratna sudah berkenalan dengan orang tuanya tadi.


Ghani sudah tahu dimana orang tuanya kini, dan dia pun segera membawa Ratna menuju dimana orang tuanya berada.


Ratna terlihat bingung, ia kembali lagi menuju ke kumpulan para orang tua tadi,


"Loh, aku tadi udah kesini, tapi kenapa aku kembali lagi, dan buat apa mas Ghani membawa ku kesini, bukankah aku akan dikenalkan dengan kedua orangtuanya, tapi kok malah kesini??",Gumam Ratna dalam hatinya, Ratna pun semakin bingung, tapi ia terus mengikuti langkah kaki Ghani yang terus menggandeng tangan nya menuju ke arah para orang tua itu.


Ghani kini semakin mendekat dan Ratna berada di belakangnya membuat semua orang tidak bisa melihat Ratna yang berada di balik badan Ghani.


"Mom", Panggil Ghani, dan Alisa fan lainnya pun menoleh ke arah pemuda yang sedang berdiri di dekat Alisa, Dina terlihat menatap Ghani dengan seksama,


"Nak Ghani??", ucap Dina saat melihat Ghani disana.


Alisa kemudian menoleh ke arah Dina, mengapa Dina bisa mengetahui Ghani putranya, sedangkan Alisa belum pernah sama sekali memperkenalkan putra nya.


"Mbak Dina kenal Ghani putra ku??", tanya Alisa penasaran.


"Iya Al, nak Ghani ini yang merawat suamiku di rumah sakit beberapa waktu lalu", Alisa hanya manggut-manggut saja, dan tak lama setelah itu Dina pun melihat Ratna tepat dibalik badan Ghani.


"Loh, sayang, kenapa kamu disana, ayo kesini??", Ratna kemudian mendekat dan berdiri disamping Alisa.


"Iya, baru tadi, kan Ratna anaknya Tante Dina, sahabat Mommy", Ghani dan Ratna pun saling berpandangan, tak sangka orang tuanya duku adalah sahabat dekat.


"Ini Tante Dina sayang, Tante Dina ini yang mengelola resto kita selama ini", Ghani tak menyangka, hubungan mamanya Ratna dan keluarga nya sangat dekat, tapi mengapa ia sampai tak tahu.


Ratna yang mendengar pun juga ikut tidak percaya, bukannya ia sering datang ke resto, tapi selama ini ia sama sekali belum pernah bertemu dengan Ghani atau Keluarga nya.


"Hmm.., kenapa selama ini Ghani tidak pernah memperhatikan Tante ya waktu di resto??", Ghani sedikit menyesal, mengapa ia terlalu cuek saat berkunjung ke resto milik keluarganya.


"Hmm,, jadi Mommy sudah kenal Ratna nih, ternyata aku gagal mengenal kan calonku, dan mommy lebih dulu kenalan tanpa sepengetahuan aku",


Bukan bermaksud kesal, tapi hanya saja Ghani merasa jika ini bukan lagi surprise buat keluarganya.


"Gak apa-apa meski mommy sudah kenal duluan, tapi kalian beneran ada hubungan spesial??", Tanya Alisa lagi.


Ghani pun mengangguk membenarkan,


"Mbak Din, ternyata kita akan jadi besan", Ucap Alisa, dan Dina pun tersenyum kepada sahabat nya itu.


"Iya Al, aku gak nyangka juga jika Ghani adalah putra kamu, dia sering Lo kerumah, jemput Ratna", Ucap Dina lagi.

__ADS_1


Alisa kemudian menatap mata putranya dengan tajam.


"Kenapa kamu kerumah Ratna terus tanpa sepengetahuan Mommy??, apa kamu sudah minta untuk dinikahkan", Ujar Alisa, Para ibu-ibu yang sedang ada di situ pun seketika tertawa dan itu membuat Ratna malu.


"Kalau mommy sudah siap untuk memintakan Ratna buat aku, aku siap mom", ucap Ghani mantap.


Alisa kemudian tersenyum mendengar kesiapan putranya itu,


Ratna kemudian menjawil lengan Ghani dan meminta untuk berhenti berbicara seperti itu karena dirinya sangat malu sekali.


"Mas ayo kita kesana, kita belum mengucapkan selamat kepada kakak kamu", Ajak Ratna, dan mau tak mau Ghani menyudahi pembicaraan dengan Mommy nya.


Mereka berjalan menaiki panggung untuk memberikan selamat kepada Rafa dan Disya.


"Selamat ya kak, soga bahagia, dan cepat dikasih momongan", Rafa kemudian memeluk adik laki-laki nya itu.


"Terimakasih ya Ghan, ini siapa??", Tanya Rafa kepada Ghani.


"Menurut kakak, ini siapa??", tanya Ghani balik.


Rafa pun memukul lengan adiknya,


"Mana kakak tahu, dikenalin aja belum", Ucap Rafa membuat Ratna dan Disya tersenyum.


"Ini Ratna kak, calonnya Ghani, dan mommy udah setuju", Ghani pun tersenyum penuh kemenangan kepada kakaknya membuat Rafa menggelengkan kepalanya.


"Ternyata kamu satu langkah lebih maju dari pada Zian",


Kemudian, kini giliran Ratna, Ratna bersalaman untuk yang pertama kalinya dengan Rafa,


"Selamat ya kak", ucap Ratna.


"Terimakasih, kapan-kapan kakak mau bicara sama kamu, kamu kok bisa sih klepek-klepek sama nih anak, di kasih apa??", Tanya Rafa dan itu membuat Ratna terkekeh.


"Dikasih cinta kak, gitu aja gak tau", sahut Ghani yang menjawab pertanyaan kakaknya.


"Kak Disya, selamat ya, Semoga kalian bahagia selamanya, dan Hati-hati sama kak Rafa, orangnya suka marah-marah", ucap Ghani sambil melirik kakaknya, Ratna kemudian menyuruh Ghani agar cepat agar dia tidak berbicara hal-hal aneh-aneh lagi.


"Ayo mas kita turun", Ratna tak tau lagi harus berkata apa yang ia ingin saat in adalah menghilang dari tempat ini karena dirinya sangat malu saat ini.


Ratna kemudian keluar dari tempat acara,mencari udara segar di sekitar luaran hotel tersebut, kalau ia menuju ke salah satu bangku kosong disana, ia kemudian segera kesana dan meninggalkan Ghani yang masih berjalan santai dibelakang nya

__ADS_1


__ADS_2