
Pagi ini Alisa dan Fandi akan pergi berlibur dengan Rafa tentunya, tapi kalo ini ada yang berbeda, Fandi mengajak Denis dan istrinya untuk ikut bersama dengan nya.
Sebelum itu, Fandi dan Alisa sudah mengajak seluruh keluarga besarnya tapi lagi-lagi Para orang tua tak mau mengganggu liburan keluarga kecil mereka, mengingat setelah apa yang mereka hadapi kemarin membuat pak Ardi dan lainnya tidak ingin mengganggu kebersamaan anak dan menantunya.
Alisa terlihat sangat antusias sekali dengan liburan pertama mereka, selama menikah belum sama sekali Fandi mengajak Alisa pergi berlibur, bahkan bulan madunya juga sempat tertunda.
" Denis beneran mau ikut mas ??", Tanya Alisa sambil memasukkan beberapa baju untuk dibawa selama liburan.
" Iya, mas yang paksa ", Ujar Fandi.
Sebenarnya Denis tidak mau ikut apalagi ini liburan keluarga bos mereka, Tapi setelah Fandi memaksanya mereka akhirnya mau,
" Anggap saja sebagai bulan madu kalian ", Fandi pun sempat berkata seperti itu membuat Denis seketika terkekeh.
" Kalau untuk urusan itu aku mau bos ", Fandi kemudian tertawa mendengar nya.
Semua barang pun sudah masuk semua kedalam mobil dan mereka juga sudah siap,
Alisa dan Fandi pun segera masuk kedalam mobil dan mereka siap untuk berangkat.
" Kita jemput Denis dulu sayang ", Alisa pun mengangguk dan Rafa juga terlihat senang.
Semua barang keperluan Rafa juga sudah dibawa termasuk kereta dorong nya,
Mereka akan pergi berlibur selama 3 hari di salah satu Villa milik Fandi yang ia beli beberapa bulan yang lalu.
" Kamu kok gak pernah bilang mas kalau beli villa?", Alisa pun mulai mengintrogasi Suaminya.
" Mas lupa sayang, maaf ya ",Fandi pun kemudian kembali menatap jalan lurus yang ada didepannya.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di depan rumah Denis, Fandi dan Alisa kemudian turun terlebih dahulu untuk masuk ke rumah Denis, ini pertama kalinya mereka datang kerumah sekertaris mereka,
Denis dan Nisa sudah siap dengan satu koper yang akan ia bawa, Nisa hanya membawa baju dan perlengkapan yang ia butuhkan saja, selainnya ia akan tinggal karena tak mau terlalu merepotkan Suaminya.
Denis Kemudian keluar sebentar untuk memasukkan kopernya didalam mobilnya sendiri, Awalnya Fandi menawarkan untuk satu mobil saja, tapi lagi-lagi Denis menolak karena tak enak harus mengganggu bosnya bersama istrinya.
__ADS_1
Semuanya pun sudah keluar dan Denis segera mengunci pintu rumahnya.
Mereka kemudian berangkat menuju puncak untuk berlibur sambil merefresh pikiran mereka karena banyaknya pekerjaan yang mereka kerjakan.
Mobil mereka pun saling beriringan, mobil mereka terlihat santai dan pelan karena mereka masih ingin menikmati udara di sekitar pegunungan tersebut.
Mereka pun kini sampai di pelataran villa milik Fandi yang terlihat sangat besar,
Mereka pun langsung keluar dan senyum di bibir Alisa sudah terukir sedari tadi.
Alisa terlihat langsung berjalan melihat lebih dekat villa yang akan mereka tempati 3 hari kedepan.
Denis dan Nisa pun juga terlihat menikmati suasana yang sejuk di villa Tersebut.
" Ayo masuk " Fandi mengajak semua masuk kedalam villa miliknya, Dari belakang ada orang yang setiap hari merawat villa Tersebut dan setiap hari bertugas membersihkannya.
" Assalamualaikum Pak ", Ujar Fandi sambil bersalaman dengan Pak Ujang, Pak Ujang tinggal tidak jauh dari villa, dan pada saat Fandi membeli villa ini Pak Ujang kebetulan sedang membersihkan Sepanjang jalan setapak yang ada di depan villa tersebut.
" Waalaikum salam, selamat datang Pak Fandi ", Pak Ujang pun menerima jabatan tangan dari Fandi.
" Alhamdulillah Pak Fandi, saya baik " Jawab Pak Ujang.
Pak Ujang kemudian mempersilahkan ke empat tamunya tersebut masuk kedalam rumahnya, Fandi dan Denis membawa barang-barang mereka masing-masing barang meletakkan nya di depan dalam kamar mereka yang sudah disiapkan boleh Pak Ujang.
Setelah selesai menaruh koper nya, Fandi dan Alisa Kemudian kembali menghampiri istri mereka yang masih duduk bersantai di sofa.
" Oh ya Pak, perkenalkan ini istri saya, dan juga putra saya ", Alisa kemudian menjabat tangan pak Ujang lalu tersenyum.
" Saya Alisa Pak, Terimakasih sudah menyambut kedatangan kami dengan sangat baik ", Ucap Alisa kepada pak Ujang.
Pak Ujang pun tersenyum, " Sama-sama Bu " Jawab Pak Ujang.
" Dan ini adalah Denis dan juga Nisa ", Denis dan Nisa pun langsung memperkenalkan dirinya.
" Saya Denis, dan ini istri saya Nisa ", Pak Ujang pun kembali tersenyum.
__ADS_1
" Kalau begitu saya tinggal dulu Pak Fandi, pak Denis, kalau pak Fandi membutuhkan sesuatu bisa panggil saya dibelakang ", Pak Ujang pun pergi dan Fandi pun mengajak semuanya untuk istirahat.
" Kita istirahat dulu, nanti sore kita akan pergi ke kebun teh ", Ujar Fandi yang membuat Alisa dan Nisa langsung Tersenyum lebar.
Mereka pun berpisah, kedua pasangan suami istri itu pun masuk kedalam kamar mereka masing-masing.
Fandi langsung membaringkan tubuhnya dengan posisi tengkurap membuat Alisa susah untuk menidurkan Rafa yang juga sudah tidur.
" Mas minggir sedikit dong, Rafa kan mau tidur ", Alisa pun sedikit menegur suami nya.
Fandi segera membalikkan tubuhnya lalu bangkit dari tempat tidurnya.
" Maaf sayang, badan mas capek, habis ini pijitin ya ", Pinta Fandi membuat Alisa mengangguk kan kepalanya.
" Fandi pun langsung membuka bajunya dan kemudian langsung tengkurap kembali di tempat tidurnya.
" Bentar ya mas aku ambil lotion aku ", Berhubung tidak ada minyak urut dengan terpaksa Alisa mengurut Suaminya dengan lotion miliknya.
Fandi pun mencium bau harum lotion yang sudah di oleskan ditubuhnya dan Alisa segera memijatnya dengan pelan.
" Hmm harum ya sayang, mas suka bau nya, mas suka jika mencium bau harumnya saat kamu yang pakai ",
Fandi selalu mencium lotion tersebut saat Alisa sehabis mandi membuat Fandi betah sekali untuk memegang tangan istrinya yang lembut menurutnya.
" Hm... kamu tuh bukan suka lagi mas, tapi modus, maunya nempel terus ", Jawab alis sambil terus memijat punggung Suami nya.
Fandi pun terkekeh, " Nggak apa-apa modus sayang, yang penting modus sama istri sendiri, kan gak salah ", Jawab Fandi.
Alisa pun tak menjawab lagi perkataan Suaminya, ia terus memijat punggung suaminya sampai tak terasa membuat Fandi tertidur.
Alisa kemudian menggoyangkan tubuh suaminya tapi tak ada respon sama sekali, terlihat Fandi sudah tertidur membuat Alisa seketika mengelus kepala Suaminya dengan penuh kasih sayang,
" Terimakasih untuk semuanya mas, aku sayang dan cinta sama kamu ", Alisa Kemudian mencium suaminya yang tengah tertidur,
Jika Suaminya saat Alisa mencium Fandi dalam keadaan tersadar pasti nantinya Fandi akan membalas ciuman istrinya dengan lebih panas lagi.
__ADS_1