
Setelah tiba dirumah Fandi, ia pun langsung mengetuk pintu dan mengucapkan salam,
"Assalamualaikum", Ucap Fandi.
"Waalaikum salam", Jawab Mama Mira
Mama Mira yang melihat Fandi dan Alisa datang merasa sangat senang, "Ayo masuk sayang", ajak mama Mira sambil menggandeng Alisa yang kini sedang berjalan bersama Mama Mira
"Bagaimana kabar kamu sayang, Sudah lama Mama kangen sama kamu", ucap Mama Mira kepada Alisa.
"Alhamdulillah ma, Alisa sehat sehat saja, Mama gimana sehat kan ???", Tanya Alisa sambil menyunggingkan senyuman.
" Iya sayang, Alhamdulillah Mama juga selalu sehat ", Ucap Mama tersenyum.
Mereka pun sekarang berada dimeja makan yang sedari tadi sudah tertata rapi dan menunggu untuk dimakan.
"Papa kemana mah??" Tanya Fandi yang sekarang sedang meminum kopinya.
"Papa kamu masih ada meeting Fand, jadi gak bisa ikut makan siang bareng kita", Ucap Mama Mira
"Ya udah Ayo kita makan dulu, nanti makanannya dingin" ajak mama Mira kepada Fandi dan Alisa.
"Iya mah" Jawab mereka serempak.
Alisa mulai menuangkan nasi beserta lauk ke piring Mama Mira dan Fandi, "Al, gak usah Mama bisa sendiri" ucap Mama Mira
" Gak apa - apa mah, Alisa seneng kok ngelakuin ini" ucap Alisa tersenyum.
Mereka akhirnya makan siang bersama - sama dengan penuh canda tawa.
Setelah makan siang selesai mereka Ber tiga berkumpul di ruang tengah sambil menonton tv acara kesukaan Fandi, Fandi yang dari tadi asik tertawa sendiri membuat Alisa menggelengkan kepalanya.
"Ternyata Atasanku ini beda saat berada dirumahnya", Gumam Alisa.
Fandi yang baru saja menyadari bahwa Alisa dari tadi memandanginya tanpa berkedip langsung saja bertanya, " Kenapa kamu Sayang??" tanya Fandi.
Alisa langsung kaget saat mendengar suara Fandi, "Nggak apa - apa mas", ucap Alisa gugup.
"Kamu tidak usah bohong sayang kamu dari tadi ngelihatin aku terus " Ucap Fandi yang semakin membuat Alisa malu.
Dan benar saja wajah Alisa kini memerah menahan malu karena Fandi, Mama Mira yang melihat tingkah laku mereka berdua tersenyum sambil memakan cemilannya.
"Oh iya Fand, kata kamu tadi pagi mau ngasih mama kejutan", Tanya mama kepada Fandi.
__ADS_1
" Oh iya ma, Fandi sampai lupa, Hm... gini ma, Fandi sudah melamar Alisa ma, dan Alisa sudah menerima lamaran dari Fandi", ucapnya dengan penuh senyuman.
"Alhamdulillah" ,Ucap Mama Fandi dan langsung memeluk Alisa.
"Mama sangat senang sekali sayang, Mama mau kalian terus bersama saat suka maupun duka", Ucap Mama Mira.
" Iya ma", ucap Alisa senang.
"Mama mohon ya sayang, jangan tinggalin Fandi seperti apapun keadaannya" Ucap Mama Mira.
"Iya ma, Alisa akan tetap selalu berada disamping Mas Fandi" , Ucap Alisa .
"Dan kamu harus tau sayang, Fandi sangat susah sekali jatuh cinta, dia masih trauma menjalin hubungan dengan seorang Wanita", Ucap Mama Mira sendu.
Alisa pun nampak antusias sekali mendengar cerita dari Mama Mira.
"Fandi dulu mempunyai kekasih yang sudah hampir menikah, tapi ditengah jalan mereka harus putus karena Tania memilih lelaki lain yang lebih kaya dari Fandi", ucap Mama Mira.
"Setelah itu Fandi mulai menutup diri dengan banyak wanita sampai akhirnya Fandi membuka usahanya sendiri, dan mulai melupakan Tania" Ucap Mama Mira melanjutkan.
"Dia menjadi pendiam dan bersifat dingin kepada semua wanita, bahkan pernah dia menolak wanita secara terang terangan dihadapan Mama, Jadi mama mohon sama kamu sayang, jangan tinggalin Fandi, dia sudah cukup terpuruk selama ini, Mama baru saja melihat senyuman Fandi ketika dia membawamu diacara pernikahan Andre, Mama tahu betul bahwa Fandi sangatlah mencintai kamu dari sorot mata Fandi", ucap Mama Mira panjang lebar hingga membuat Alisa mengerti sisi lain dari Fandi, calon suaminya tersebut.
" Iya mah, Alisa akan selalu berada disamping mas Fandi, mengobati lukanya yang selama ini ada dihatinya yang tak bisa terlihat oleh orang lain selain dirinya sendiri, Alisa akan membuat mas Fandi selalu tersenyum Ma ", Ucap Alisa kepada Mama Mira.
"Terimakasih sayang" ucap Mama Mira sambil memeluk calon menantunya tersebut.
"Sayang " Panggil Fandi secara tiba-tiba.
"Iya mas, ada apa??" tanya Alisa
"Udah sore , aku mau mengantarmu pulang dulu," Ucap Fandi.
Tiba tiba Mama Mira memotong pembicaraan Fandi, " Ini kan masih sore sayang, biarkan Alisa istirahat dulu, masak langsung pulang aja, Mama kan masih kangen sama Alisa" Ucap Mama Mira .
"Antarkan Alisa ke kamar tamu Fand, biar dia bisa istirahat", Imbuh Mama Mira.
"Kenapa gak dikamar Fandi aja ma Alisa istirahatnya??" ucap Fandi menggoda.
"Husss... kamu itu Fand, belum halal, ingat itu Fand?? " Ucap mama Mira sambil tertawa.
"Iya mah, cuma bercanda kok, gak beneran"
"Ya udah ayo Sayang, aku antar kamu ke kamar tamu" Ajak Fandi.
__ADS_1
Alisa pun mengikuti Fandi dari belakang dan segera istirahat di kamar tamu yang telah dipersiapkan oleh Bibi tadi.
"Kamu istirahat aja dulu sayang," ucap Fandi.
"Iya mas terimakasih" Ucap Alisa.
Fandi pun masih diam mematung di kamar yang ditempati Alisa, " Mas kamu kok masih diam disini?" tanya Alisa.
"Eh iya Al, aku keluar dulu kalau gitu", ucap Fandi yang masih gelagapan karena Alisa.
Alisa menggelengkan kepalanya saat melihat Fandi yang salah tingkah akibat dirinya itu.
" Lebih baik aku mandi dulu", ucap Alisa.
Alisa pun segera menuju ke kamar mandi dan segera menyegarkan badannya.
Tak perlu waktu lama Alisa sudah selesai dengan aktifitasnya tersebut.
Setelah mengeringkan rambutnya, Alisa duduk di atas ranjang tersebut, karena dia amat kelelahan sejak pagi tadi akhirnya Alisa pun terlelap.
Hampir memasuki waktu Maghrib Alisa sudah bangun dari tidurnya, dia kemudian mengenakan pashmina ya kembali dan langsung keluar menuju ruang tengah tempat Fandi sedang duduk santai bersama keluarganya.
"Kamu sudah bangun sayang??," Tanya Fandi.
"Sudah mas" Jawab Alisa dan langsung duduk tepat disamping Fandi.
Tak lama kemudian Papa Fandi sudah tiba dari kantornya, "Assalamualaikum", ucap P. Dimas.
"Waalaikum salam", jawab mereka semua.
Mama Mira langsung mencium tangan papa Dimas dan didikuti oleh Fandi dan Alisa.
"Sudah lama Fand??", tanya papa Dimas.
"Sudah dari tadi siang pa, Mama nyuruh kami kemari" Ucap Fandi.
"Ya sudah kalau begitu Papa tinggal ganti baju dulu", Ucap papa Dimas sambil melangkahkan kakinya menuju tangga.
Setelah itu, Mereka ber empat sudah duduk di sofa sambil menyalakan tv dan saling bercengkrama.
"Ma, sebaiknya kita mempercepat pertemuan kita dengan keluarga Alisa", ucap Papa Dimas.
"Iya pah, sebaiknya dipercepat, lihat tu Fandi sudah tidak sabar" ucap Mama Mira sambil melirik Fandi.
__ADS_1
"Apaan sih mah, bikin malu aja," ucap Fandi.
Mereka pun terkekeh mendengar perkataan Fandi.