Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
150


__ADS_3

Subuh pun tiba, Alisa kini tengah bangun dan akan pergi menuju ke kamar mandi, terlihat Fandi yang masih tertidur lelap dengan memeluk gulingnya, Alisa pun tersenyum melihat suaminya, tapi setelah itu ia mencoba membangunkan suaminya dengan secara perlahan.


" Mas ayo bangun, udah Subuh ", Ujar Alisa sambil terus menggoyangkan tubuh suaminya.


Fandi kemudian menggeliat tapi ia masih enggan untuk membuka matanya.


" Mas udah Subuh nih, ayo sholat jamaah bareng ", Ujar Alisa untuk yang kedua kalinya.


" Sebentar sayang, 5 menit lagi ",Ujar Fandi yang kemudian membalikkan badannya memunggungi istrinya.


Alisa kemudian segera turun dari ranjang dan melihat Rafa yang juga masih tertidur, posisi Rafa hampir sama dengan Daddy sekarang membuat Alisa tersenyum melihat kedua Orang tercinta nya ini tidur.


" Emang mirip sama Daddy kalau tidur kayak gini ", Ujar Alisa tersenyum.


Alisa kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk segera mandi dan mengambil wudhu, Setelah selesai Alisa masih melihat suaminya yang masih tertidur.


"Mas udah mau habis waktunya,cepet bangun",


Fandi kemudian segera membuka matanya, dan segera turun dari tempat tidur nya.


" Tunggu mas sayang ", Ujar Fandi yang kemudian melangkahkan kakinya menuju Kekamar mandi.


Selama Fandi masih berada di kamar mandi Alisa segera menyiapkan baju Koko, sarung beserta kopyah untuk Fandi pakai sholat nanti.


Tak lama kemudian Fandi sudah keluar dari dalam kamar mandi dan segera memakai baju yang sudah disiapkan oleh Alisa.


Mereka pun kini tengah melaksanakan sholat subuh berjamaah.


Ada rasa tenang dalam hati Alisa saat menunaikan sholat bersama suaminya.


Jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi, Alisa kini masih sibuk berkutat di dapur bersama dengan Bi Jum,


" Aku buatin mas Fandi kopi dulu ya Bi, Bibi tolong lanjutin aku sekalian mau lihat Rafa ", Ujar Alisa kepada Bi Jum.


Bi Jum segera melanjutkan pekerjaannya, sedangkan Alisa kini tengah memanaskan air untuk membuat kopi untuk Suaminya.


Kopi pun Sudah siap, segera Alisa membawa kopi tersebut menuju ke tempat suaminya yang kini sedang bersama Rafa.


"Mas, ini kopinya ", Ujar Alisa sambil menyerahkan secangkir kopi rendah gula kepada suaminya.


" Makasih sayang ", Balas Fandi yang langsung meminum kopi buatan istrinya selagi masih panas.

__ADS_1


Alisa segera meraih Rafa,bayi itu terlihat senang melihat Mommy nya yang kini berada didekatnya.


"Mau langsung sarapan mas ??", Tanya Alisa.


" Boleh sayang ", Jawab Fandi sambil meletakkan cangkir kopinya di meja yang ada disebelahnya.


Fandi segera bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju kedalam rumahnya, begitu juga Alisa ia pun mengikuti suaminya dari belakang sambil menggendong Rafa.


" Biar mas ambil sendiri sayang, kan kamu lagi Gending Rafa ", Ujar Fandi.


Fandi segera mengambil nasi goreng yang sudah tersedia di atas meja makan tersebut,


" Nanti di kantor ada yang ingin mas bicarakan sama kamu, dan jangan lupa hari ini mas minta agar Rafa ikut sama kamu, dan mas akan menemanimu hari ini ", Ujar Fandi.


" Iya mas ", Jawab Alisa mengiyakan perkataan suaminya, ia akan mencari jawaban dari perkataan suaminya nanti setelah mereka sampai di kantor.


Alisa kini sudah siap dengan pakaian kantornya, begitu juga dengan Fandi yang sudah sangat rapi, Rafa masih terus menatap kedua orang tuanya setelah ia didandani oleh Mommy nya karena sesuai perintah daddy-nya hari ini Rafa akan ikut ke kantor.


" Sebentar sayang, mas mau telfon Denis dulu ", Ujar Fandi sambil mengeluarkan ponsel dari dalam saku celananya.


Tak lama kemudian panggilan pun tersambung.


" Nanti jika ada berkas penting kamu antar ke kantor istriku, hari ini aku tidak kekantor, jadi handle semuanya Den ", Ujar Fandi.


Fandi segera menutup telfonnya dan mengikuti istrinya keluar dari kamarnya, sesampainya dilantai bawah Fandi langsung memberitahu Bi Jum jika hari ini Rafa ikut ke kantor bersama dengan dirinya dan Alisa.


" Bi, bilang aja kalau Rafa ikut kami ke kantor", Ujar Fandi memberitahu kepada Bi Jum.


" Baik Den ", Jawab bibi sembari melanjutkan menyapu lantai rumah itu.


Fandi pun segera keluar dari rumah karena Alisa dan Rafa sudah menunggunya di depan rumah.


Fandi segera membukakan pintu mobil untuk istrinya, Setelah itu Fandi segera masuk dan memasangkan seat belt ke badan Alisa.


Mobil pun berjalan melewati gerbang besar tersebut, kemudian Fandi pun melajukan mobilnya secara perlahan sembari menikmati udara pagi di sepanjang jalan.


Fandi memang sengaja berangkat Setengah jam lebih awal agar ia bisa santai di perjalanan, dan lebih-lebih agar dia tak bertemu Tania pagi ini.


Fandi amat sangat geram kepada Tania karena sudah berani menipu keluarganya bahkan di bisa masuk sesuka hatinya dirumahnya tersebut.


" Mas, kamu belum cerita yang kemarin ", Ujar Alisa mengingatkan.

__ADS_1


" Iya nanti mas cerita, sekarang kita nikmati udara pagi ini ", Ujar Fandi yang kini menurunkan kaca mobilnya sambil menikmati udara alami di sepanjang jalan.


Fandi lupa jika dia belum mengabari Mamanya jika Rafa ia ajak ke kantor,


" Sayang, tolong telfon Mama, mas lupa belum memberitahu kalau Rafa ikut kita ", Ujar Fandi.


Alisa segera melakukan apa yang disuruh suaminya, ia mengambil ponselnya dan menelfon Mama mertuanya.


" Assalamualaikum Ma ", Sapa Alisa dari balik telfon.


" Waalaikum salam sayang, ada apa ??", tanya Mama Mira kepada menantunya.


" Mah, hari Rafa ikut kami ke kantor ", Ujar Alisa kepada Mama mertuanya.


" Loh, kenapa sayang ??", Tanya Mama Mira.


" Mas Fandi yang ingin Rafa ikut Ma ", Jawab Alisa.


Mama Mira pun mengerti maksud dari putra nya tersebut.


" Ya udah, hari ini Mama gak usah ke rumah kalian ya ", Ujar Mama Mira.


" Iya Ma, Mama istirahat saja dirumah ", Ujar Alisa.


" Ya sudah Ma, Alisa tutup dulu telfonnya, Assalamualaikum ", Ujar Alisa.


" Waalaikum salam, hati-hati dijalan ",


Alisa pun memasukkan Kemabli ponselnya kedalam tasnya, dan fokus kepada Rafa yang ada di pangkuannya yang kini juga tengah menatap lurus ke depan.


" Gimana sayang???", Tanya Fandi sambil menatap lurus kedepan.


" Mama hari ini gak kerumah mas, Mama mau istirahat aja ", Jawab Alisa.


" Ya sudah kalau begitu ", Jawab Fandi.


Tak berapa lama mereka pun akhirnya sampai di depan kantor Bachtiar Group, Mereka bertiga langsung saja masuk kedalam gedung tersebut, mereka kini disambut senyum ramah dari kedua resepsionis yang sedang bertugas.


Fandi dan Alisa segera masuk kedalam lift dan menuju ruang Alisa yang berada di lantai 10,


Saat pintu lift sudah terbuka tampak di meja Nisa sudah duduk sambil menyalakan laptop nya.

__ADS_1


" Selamat pagi Bu ", Ujar Nisa sambil tersenyum kepada kedua Bosnya.


" Selamat pagi juga Nis ", Jawab Alisa dan Fandi sembari tersenyum kepada Nisa.


__ADS_2