Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Kembalinya Leni


__ADS_3

Masih berada di tempat yang tak mungkin dilihat oleh orang lain, Leni kini telah Kembali, kembali membawa rasa dendam yang sangat besar kepada Alisa, dia masih menganggap Alisa yang telah merebut Fandi darinya.


Leni sudah keluar dari dalam rumah sakit jiwa ketika sudah dikatakan sembuh oleh dokter yang merawatnya, tapi ia tidak menampakkan rasa kemarahan nya yang masih tersimpan, Leni selaku bersikap lembut dan membuat dokter itu pun percaya jika Leni sudah sembuh dan tak akan menyakiti orang lagi.


" Tunggu pembalasanku, jika aku tidak dapat memiliki Fandi, kamu juga akan kehilangan dirinya ", Leni pun mengepalkan tangannya dengan penuh amarah.


Amarah yang di pendam Leni semakin membara ketika melihat Alisa yang tertawa bahagia bersama Fandi, Leni masih merasa jika Alisa lah yang membuat semua yang terjadi kepadanya, Merasakan dinginnya lantai penjara dan merasakan tersiksa nya di rumah sakit jiwa.


"Kamu harus merasakan apa yang aku rasakan selama ini Alisa, aku mau kamu merasakan semuanya ", Leni masih terus berbicara.


" Seharusnya aku yang sedang berada disamping Fandi merasakan pelukan dari Fandi, tapi itu semua karena kamu, jika kamu tidak datang pasti aku yang akan berada diposisi mu ",


Di dalam mobil, Alisa masih saja terdiam, ingatan akan penyekapan nya membuat Alisa benar-benar terdiam saat ini.


Fandi pun semakin khawatir kepada istrinya, mungkinkah rasa trauma itu Kembali, Fandi pun terlihat sangat menghawatirkan istrinya.


Pikiran Alisa kini teralih saat melihat putranya yang semakin cepat perkembangannya, dia mulai bisa berdiri tapi masih memegang suatu benda agar tak membuat ia terjatuh.


Alisa pun tersenyum senang,


" Rafa udah bisa berdiri ya nak ", Ujar Alisa mencium pipi gembul putranya.


Bi sum yang juga berada di situ juga sangat bahagia, satu Minggu bekerja dengan majikan barunya membuat Bi sum bisa tersenyum bahagia.


Bagaimana tidak bi sum hanya tinggal seorang diri setelah ditinggalkan oleh suaminya beberapa tahun yang lalu, Suami Bi sum meninggal karena sakit dan Bi sum harus mencari nafkah untuk dirinya sendiri.


Fandi yang melihat istrinya tertawa kini dapat bernafas dengan lega, Fandi juga tidak menyangka mengapa bisa istrinya mengingat semua kejadian yang sudah 2,5 tahun berlalu, apakah ada sesuatu yang membuat istrinya tiba-tiba bisa mengingat kejadian tersebut??, dan tampaknya Fandi pun harus mencari tahu sendiri.


Sudah pukul 10 malam dan Alisa masih tidak bisa memejamkan matanya sejak satu jam yang lalu, Alisa memutuskan untuk istirahat ketika Rafa sudah tertidur, Alisa merasa sangat lelah tapi sampai saat ini matanya pun sama sekali tak bisa terpejam.


Fandi kemudian membuka pintu kamarnya dan lagi-lagi membuat Alisa seketika kaget,

__ADS_1


" Mas kamu bikin aku kaget saja ", ujar Alisa.


" Bukannya tadi pamit mau tidur dulu, tapi kenapa sekarang masih belum tidur ??", Gumam Fandi dalam hatinya.


Fandi pun menutup pintu kamarnya Kemabli, lalu ia naik dan duduk tepat disebelah Istrinya.


" Kamu kenapa belum tidur sayang ??", Tanya Fandi kepada Alisa.


" Aku nggak tahu mas, aku tidak bisa tidur padahal aku sangat mengantuk sekali ", Ujar Alisa.


Fandi kemudian mengajak istrinya untuk merebahkan tubuhnya, ia merebahkan tubuh istrinya pelan dan setelah sama-sama berbaring Fandi kemudian mengecup kening dan Bibir istrinya.


" Ayo tidur sayang, kamu pasti capek kan ??", Tanya Fandi.


Fandi pun mulai memejamkan matanya sambil memeluk istrinya, ia ingin memberi kedamaian dalam hati istrinya lewat pelukan yang ia berikan .


Fandi masih merasakan nafas istrinya yang masih belum teratur membuat Fandi kembali membuka matanya.


" Kenapa belum tidur sayang ??", Apa yang kamu pikirkan ?", Tanya Fandi yang mengetahui jika pasti ada yang mengganggu pikiran istrinya.


Fandi pun sama sekali tidak percaya, " Jangan berbohong sayang, kamu tidak pandai berbohong sama mas, dan pasti mas akan mengetahuinya ", Ujar Fandi.


Alisa pun menyerah tak ada gunanya berbohong itu bisa membuat pikirannya semakin kacau.


" Aku takut Leni kembali mas ", Ujar Alisa yang menampakkan rasa kekhawatiran nya.


Benar apa yang dipikirkan Fandi, Alisa kini tengah memikirkan penjahat yang sudah menyekap dirinya 2,5 tahun yang lalu.


" Dia tidak mungkin kembali sayang, mas sudah memasukkan nya kedalam penjara dan kerumah sakit jiwa ", Ujar Fandi.


Fandi kemudian mengelus kepala istrinya," Sudah sayang kamu nggak perlu khawatir dia nggak akan pernah gangguin kita atau gangguin kamu ", Ujar faybdj menenangkan Alisa.

__ADS_1


Alisa sedikit demi sedikit mulai memejamkan menatapnya, entah apa yang dirasakan oleh Alisa, tapi Alisa rasa jika Leni kali ini telah kembali setelah kejadian tersebut.


Pahi harinya Alisa sudah berada di dapur dengan ditemani oleh Bi Jum, Alisa mulai membuat nasi goreng khusus untuk Fandi dan lainnya yang akan sarapan dirumah ini nantinya.


Nasi goreng pun sudah siap dan tinggal bi Jum lah yang menyiapkan nya dan Alisa tinggal memanggil suaminya.


Aliaa Kini sedang mandi dan Fandi sedari tadi sudah teriak-teriak minta dibukakan pintu kamar mandi.


Alisa kemudian selesai dan segera membuka pintu tersebut,


" Nggak usah teriak-teriak gitu mas, aku sudah selesai kamu bisa pakai kamar mandinya ", Ujar Alisa berdecak kesal.


Bukannya masuk Fandi kini mengikuti langkah istrinya kemanapun Alisa melangkah.


"Bukannya mas mau mandi, kok ngikutin aku terus sih", Suasana dikamar itu sangat ramai dengan teriakan pasangan Suami istri tersebut, Bi sum yang sedang mendandani Rafa di kamar samping hanya tersenyum geli mendengar kedua majikannya yang selalu bercanda dan membuat semua orang bisa tersenyum bahagia.


" Mas kan tau bilang, kok gak dibukain pintu, mas mau mandi sama kamu ", Fandi kali ini memasang wajah kesalnya.


Aliaa kemudian membuang nafasnya kasar.


" Aku gak mau mas, aku gak mau kamu gangguin aku mandi, lebih baik kamu mandi sekarang, udah siang nanti sore aja mandi bareng nya ", Ujar Alisa.


Fandi pun tersenyum, " Janji ya sayang ??", Ucap Fandi sambil mengangkat jari kelingkingnya.


" Iya janji, ya udah cepetan masuk kamar mandi udah siang mas ".


Satu jam kemudian mereka berangkat menuju ke kantornya, dari arah kejauhan Leni sudah berada di sekitar rumah Fandi dan Alisa, Leni terus mengawasi pergerakan dari Fandi maupun Alisa dan setelah mobil mereka sudah meninggalkan rumahnya, Leni juga mengikuti nya dari belakang.


Leni sudah mencari tahu jika Fandi sudah tidak memegang sepenuhnya restonya dan sudah ia tugaskan Dina yang mengawasinya, Leni juga sudah tahu jika Fandi kini menjadi Presdir dari Perusahaan keluarganya.


" Enak sekali hidup mu Al, kamu bisa menikmati harta kekayaan Fandi yang seharusnya itu aku yang menikmatinya saat ini ".

__ADS_1


Leni kemudian berhenti saat mobil Fandi masuk kedalam kawasan Bachtiar Group,


" Mau apa Alisa di perusahaan ini ??", Tanya Leni yang belum mengetahui siapa Alisa.


__ADS_2