Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Tak sengaja


__ADS_3

Fandi, Alisa dan Rafa sudah berada didalam mobilnya, Fandi ingin mengajak istrinya pergi ketaman, tidak perlu jauh-jauh yang terpenting rasa nyaman itu sudah cukup bagi mereka.


Fandi mengemudikan mobilnya dengan santai dan tidak tergesa-gesa sama sekali, Fandi dan Alisa menikmati udara sore yang bisa ia nikmati dari balik jendela mobilnya.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai, Fandi masih mencari tempat agar mobilnya bisa ia parkir dan tak mengganggu pengguna jalan lainnya.


Mereka mendatangi taman yang sering mereka datangi, taman dimana Fandi dan Alisa pernah kesini dulu sebelum ia menikah dan sesudah menikah, banyak kenangan yang mereka ciptakan di taman ini dan mereka tidak akan melupakannya.


Fandi terlihat membukakan pintu untuk istrinya agar semakin mudah menuntunnya untuk turun.


Fandi kini mencari tempat duduk yang nyaman agar putranya juga bisa merasakan kesejukan di taman ini,


Setelah menemukan tempat yang cocok mereka kini duduk bertiga dibawah pohon yang ada di taman tersebut.


Alisa mengeluarkan beberapa Snack yang sebelumnya ia beli di supermarket saat mereka berangkat tadi, dan Rafa pun juga ikut menikmati biskuit bayi yang juga Alisa belikan untuk putranya tersebut.


" Makasih ya sayang ", Ujar Fandi saat Alisa menyuapkan kripik singkong yang ada di tangannya.


Alisa kemudian menyuapkan kripik tersebut di dalam mulutnya,


Fandi pun membuka mulutnya kembali dan Alisa pun segera menyuapinya lagi


" Kok cepet habis mas, aku aja belum ", Ujar Alisa cemberut.


Fandi pun hanya terkekeh, lalu ia ambil kripik tersebut dari tangan istrinya dan bergantian menyuapi nya.


Alisa pun tersenyum senang ketika kripik singkong tersebut sudah mendarat di mulutnya dengan. bantuan tangan Fandi.


" Makasih ya mas ", Alisa pun tersenyum senang.


Suasana sore ini sangat ramai sekali karena banyak orang yang ada disini sedang istirahat selepas mereka berolah raga sore.


" Udah sore sayang, mas juga lapar", Ujar Fandi kepada istrinya.


Alisa pun mengemasi barangnya dan Fandi kini mengambil alih Rafa


dari pangkuan istrinya.


" Sudah sayang ??", Tanya Fandi kepada Alisa.

__ADS_1


" Sebentar mas ", Alisa kemudian mengambil tasnya dan bersiap untuk berdiri.


Terlihat dari arah berlawanan Tania juga sedang berada di taman tersebut dengan Niko, tak sengaja mereka kini berpapasan dengan Fandi dan Alisa.


" Fand ??", Panggil Tania dari arah kejauhan membuat Alisa dan Fandi menoleh ke sumber suara yang memanggil dirinya.


Niko dan Tania pun mendatangi Fandi dan Alisa, ada raut wajah aneh dari Alisa kepada Tania.


" Hay Fand, Hay Al ", Sapa Tania kepada Fandi dan Alisa.


Alisa pun tersenyum, sepertinya Tania sudah benar-benar berubah dan sudah bahagia dengan pasangannya yang tempo hari Fandi lihat.


" Hay juga Mbak ", Ujar Alisa yang tetap memanggil Tania dengan mbak karena jarak dari usia mereka yang sedikit lebih tua dari Alisa.


Tania pun mengedarkan pandangannya ke arah Rafa yang berada di gendongan Fandi, Sejujurnya Tania begitu merindukan Rafa yang sempat ia rawat saat menjadi baby sitter Rafa beberapa waktu yang lalu.


" Hay tampan, bagaimana kabar mu", Ujar Tania kepada Rafa.


" Sayang, ini Rafa yang aku ceritakan, dia lucu kan ??", Ujar Tania kepada Niko.


Niko pun tersenyum dan dia juga terlihat sangat menyukai Rafa.


Alisa pun kembali tersenyum,


" Selamat ya mbak ", Alisa pun tersenyum senang kepada Tania.


" Terimakasih Al ", Ujar Tania.


" Ngomong-ngomong kalian mau kemana ?", Tanya Niko kepada Fandi dan Alisa.


" Kami mau mencari resto terdekat ", Ujar Fandi, Memang Fandi sudah merencanakan untuk pergi ke resto terdekat untuk mengisi perutnya yang sudah lapar.


" Boleh kita bergabung ??", Tanya Niko kepada Fandi. Fandi pun melihat raut wajah bersahabat dari Niko dan Tania.


" Dengan senang hati ", Jawab Fandi dengan senyuman, tidak pernah menyangka Fandi akan bertemu dengan Tania disini, dan sepertinya Fandi dan Tania juga sudah berdamai.


Mereka kini berjalan menuju ke arah mobil masing-masing dan Alisa juga sudah berada di dalam mobil.


Fandi pun juga sudah masuk dan bersiap untuk pergi dan menuju ke salah satu Resto terdekat.

__ADS_1


" Sayang, kamu nggak apa-apa kan jika mas mengizinkan Niko dan Tania untuk bergabung dengan kita ??", Tanya Fandi kepada istrinya, Fandi tidak mau jika Istrinya merasa tak nyaman dengan kehadiran Tania meskipun Tania sudah mempunyai calon suami seperti yang Tania katakan.


" Nggak apa-apa mas, aku senang kok, lagi pula mbak Tania juga sudah berubah, dia baik sama aku dan Rafa, dan aku juga melihat ketulusan di matanya ", Ujar Alisa.


Fandi pun tersenyum, ia sangat bersyukur mempunyai istri seperti Alisa, " Kamu memang istri mas yang paling baik ", Ujar Fandi sambil mengelus kepala istrinya.


Mereka pun melajukan mobil mereka dengan perlahan, dan Niko dan Tania juga mengikuti mobil Fandi dari belakang, sampai 15 menit kemudian mereka pun sudah sampai di resto yang mereka tuju.


Fandi dan Alisa pun turun, begitu juga Niko dan Tania juga ikut turun dan mereka berjalan bersama memasuki resto tersebut.


Mereka mencari meja yang cukup untuk 4 orang agar mereka bisa duduk dan berkumpul dalam satu meja bersamaan.


Mereka kini pun duduk bersama, setelah mereka memesan setengah jam kemudian makanan yang mereka pesan pun sudah tiba.


Setelah makan selesai Tania pun mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya, Alisa yang melihatnya pun juga penasaran dengan apa yang akan diberikan Tania kepadanya.


Ternyata Tania mengeluarkan sebuah undangan pernikahan mereka, Meskipun masih lama Tania ingin memberikan undangan pertama nya kepada Alisa dan Fandi .


" Jangan lupa datang ya Fand, Al ", Ujar Tania memberikan sebuah undangan pernikahan mereka.


Alisa pun menerima nya dengan senang hati, " Selamat buat kalian ya, semoga selalu bahagia ", Ujar Alisa tulus.


" Terima ya Al, ternyata kamu sangat baik, aku menyesal pernah menyakiti mu dulu ", Ujar Tania.


" Jangan mengingat masa lalu Mbak, yang lalu biarlah berlalu, sekarang yang perlu kita pandang adalah masa depan kita ", Ujar Alisa.


" Kalau begitu kami pamit dulu, terimakasih sudah mengizinkan kami untuk makan bersama kalian ", Ujar Tania.


Niko pun menjabat tangan Fandi dan Fandi menerima uluran tangan Niko dengan senang hati.


" Terimakasih Mas ", Ujar Niko kepada Fandi.


" Sama-sama, lain kali jika tidak sibuk kita bisa kumpul-kumpul lagi ", Ujar Fandi.


" Iya Mas, pasti ", Ujar Niko.


Mereka pun kemudian meninggalkan Fandi dan Alisa, dan mereka pun juga ikut pergi dari resto tersebut.


" Alhamdulillah ya mas Tania akhirnya menemukan cintanya ", Ujar Alisa.

__ADS_1


" Iya sayang, Alhamdulillah mas ikut senang akhirnya Tania menemukan laki-laki baik yang baik yang bisa membimbing Tania nantinya ", Jawab Fandi.


__ADS_2