Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
45


__ADS_3

Tatapan Alisa kini menajam seolah ingin meminta penjelasan dari Fandi.


Fandi yang merasa ditatap Alisa dengan tajam langsung saja salah tingkah,


Fandi pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal, " Sayang aku bisa jelaskan ", ucap Fandi kepada Alisa yang kini masih menatapnya.


" Hm...Mama tadi salah paham sayang, Mama kira aku udah ngapa - ngapin kamu ", Ucap Fandi kepada Alisa yang membuat Alisa mengerutkan dahinya.


" Jadinya Mama tadi mau mukul aku pakai kemoceng sayang" Ucap Fandi memelas.


Alisa yang mendengar penuturan Fandi tiba - tiba tertawa terbahak-bahak.


" Lho, kok malah ketawa sih ", Ucap Fandi aneh yang kini sedang melihat Alisa.


" Lucu juga ya kalau lihat kamu mau di pukul mama ", Ucap Alisa.


" Ya udah sebaiknya kamu minta maaf aja sama Mama, dan lebih baik kita jelaskan kepada Mama tentang kejadian semalam", Ucap Alisa yang sudah ingin beranjak dari duduknya dan menuju kamar Mama Mira.


Fandi pun mengikuti Alisa dari belakang, Setelah sampai didepan pintu kamar Mama Mira, Alisa dengan pelan mengetuk pintu tersebut.


" Ma, Boleh kami masuk ?? ", Tanya Alisa yang tidak ingin mengganggu istirahat Mama Mira.


Mama Mira yang mendengar suara Alisa dari balik pintu pun menyahutinya.


" Masuk saja sayang ", Suruh Mama dari dalam kamarnya.


Alisa dan Fandi pun masuk ke dalam kamar Mama Mira.


Melihat Mama Mira yang bersandar di ranjang nya membuat Alisa seketika duduk di samping ranjang tersebut.


" Mama tidak apa-apa kan ??", Tanya Alisa yang tengah khawatir.


" Mama tidak apa-apa sayang, ini sudah baikan, karena Bibi tadi udah ngurut Mama ", Ucap Mama Mira sambil tersenyum.


" Ma ??? ", Ucap Alisa.


" Iya sayang ada apa ", Jawab Mama Mira.

__ADS_1


" Alisa mau jelaskan sesuatu sama Mama, tapi Mama jangan berpikiran negatif dulu ", Ucap Alisa kepada Mama Mira.


" Iya sayang, Bicara lah ",


" Sebenarnya Alisa tadi malam menginap di Apartemen mas Fandi ", Ucap Alisa yang terjeda.


" Tapi kita tidak melakukan hal yang aneh kok ma, Sebenarnya Mas Fandi kemarin lagi sakit jadi tadi malam Alisa mengantar mas Fandi pulang dan merawatnya ", ucap Alisa jujur.


Fandi yang mendengarkan Alisa sedang berbicara dengan Mama nya nampak menyunggingkan senyuman.


" Mama gak perlu khawatir, aku sudah sembuh kok ma, Alisa sudah merawatku tadi malam ", Ucap Fandi yang membuat Mama nya menatap Alisa dengan tersenyum.


" Terimakasih sudah mau merawat Fandi sayang ", Ucap Mama Mira kepada Alisa yang penuh dengan kasih sayang.


" Iya ma, sama - sama, Itu nantinya akan menjadi kewajiban Alisa untuk mengurus mas Fandi ", Ucap Alisa sambil menoleh kearah Fandi.


Mama Mira tersenyum karena Alisa menyayangi putranya dengan tulus.


" Ya sudah Mama lebih baik istirahat dulu, aku mau ngantar Alisa pulang dulu mah, Dari semalam aku belum mengantar Alisa pulang sama sekali ", Ucap Fandi kepada Mama nya.


" Ya sudah kamu antar Alisa pulang, nanti Papanya khawatir ", ucap Mama Mira.


" Ma, Alisa pulang dulu ya ", Ucap Alisa yang berpamitan kepada Mama Mira.


" Iya sayang hati hati ya ", Ucap Mama Mira sembari memperhatikan Alisa dan Fandi yang sudah keluar dari kamarnya.


" Mas, Aku sangat rindu bekerja di Resto, beberapa hari ini aku absen dan aku juga sangat merindukan kak Dina dan kak Dewi ", Ucap Alisa sambil menatap kearah depan.


Fandi pun tersenyum mendengar penuturan Alisa, " Sayang apa gak sebaiknya kamu resign aja dari Resto ", Ucap Fandi kepada Alisa.


" Kenapa kamu tiba - tiba nyuruh aku resign dari Resto, apa kamu udah gak mau aku kerja lagi, dan kamu bisa enak gak ada yang ngawasi kamu di Resto ", Ucap Alisa yang terus menerus berbicara .


Fandi pun menelan ludahnya, " Kenapa aku bisa serba salah gini, bukan itu maksud nya ", Gumam Fandi dalam hati.


" Sayang bukan itu maksud aku, Aku hanya ingin ", Seketika omongan Fandi dipotong lagi oleh Alisa.


" Ingin apa mas, Pasti kamu ingin bebas dari pengawasan aku, Iya kan mas ??? Ayo jawab !!! ", Ucap Alisa yang sudah mulai marah.

__ADS_1


" Sayang ???, Dengerin dulu dong aku ngomong, jangan asal potong dulu ", Ucap Fandi yang ingin menjelaskan kepada Alisa.


" Sayang, aku tuh ingin kamu resign bukan karena aku ingin bebas, tapi aku kasihan sama kamu, habis ini kamu kan udah mulai nyusun skripsi mu dan lagi pula beberapa bulan lagi kita mau nikah, " Ucap Fandi panjang lebar terhadap Alisa.


" Masak sih Calon istrinya Bos, kerja sebagai waiters di Resto Calon suaminya " Ucap Fandi sambil menatap manik mata Alisa.


Alisa yang melihat sorot mata kejujuran dari Fandi langsung saja terdiam, " Ya udah terserah kamu aja mas, Maafin aku udah nuduh kamu yang enggak - nggak ", Ucap Alisa.


" Iya sayang nggak apa-apa, ya sudah Aku akhir bulan ini adalah hari terakhir kamu kerja", Ucap Fandi kepada Alisa.


" Iya mas, aku janji akhir bulan ini aku udah resign dari Resto ", Ucap Alisa yang membuat Fandi akhirnya tersenyum.


" Terimakasih sayang kamu sudah mau menuruti semua perkataan ku, aku cuma tidak ingin kamu terlalu lelah ", Ucap Fandi sambil terus mengemudikan mobilnya.


" Iya mas, Aku juga Terimakasih karena kamu sudah sangat perhatian dan mau menerimaku apa adanya ", Mereka pun akhirnya tersenyum sambil menatap jalan lurus didepannya.


Kehidupan yang baru akan mereka hadapi beberapa bulan lagi dengan bersama- sama dalam suka maupun duka, dengan saling percaya akan membuat kehidupan mereka akan bahagia nantinya.


" Sayang, Besok aku jemput kamu, Aku mau anterin kamu ke kampus ", Ucap Fandi


" Iya mas ", Jawab Alisa.


Tak lama kemudian Mobil mereka sudah memasuki Pintu gerbang utama Rumah Alisa, Dengan cepat Fandi turun dan berlari kecil untuk membukakan pintu mobil Alisa.


" Terimakasih mas ", Ucap Alisa sambil keluar dari mobil Fandi.


Mereka pun masuk kedalam rumah Alisa, tepat diruang tamu mereka sudah disambut oleh Kakek yang hari ini sedang ada dirumah.


" Kakek ??", Ucap Alisa sambil menuju Kakek Bagas yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


Alisa dan Fandi segera mencium tangan Kakek Bagas dan ikut duduk bersama di ruang tamu tersebut.


" Mas aku mau ke kamar dulu ya, mau naruh tas dulu ", Ucap Alisa kepada Fandi yang langsung di angguki oleh Fandi.


Setelah Alisa pergi, kini hanya tinggal Kakek dan Fandi.


" Fand, Kapan rencana pernikahan kalian, apa kalian sudah membicarakannya ?? ", Tanya kakek kepada Fandi.

__ADS_1


" Sudah Kek, Kami sudah membicarakannya, Saya dan Alisa sudah sepakat bahwa pernikahan kami akan kami laksanakan 3 Bulan lagi kek, setelah Alisa wisuda ", Ucap Fandi.


" Kakek lega mendengarnya , semakin cepat semakin baik Fand ", Ucap Kakek yang membuat Fandi tersenyum lebar.


__ADS_2