Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
76


__ADS_3

Setelah Fandi membayar semua ice cream yang dibeli oleh istrinya, Alisa kemudian segera kembali menuju ke mobilnya bersama Fandi.


Didalam kantong kresek tersebut terlihat ada 5 ice cream yang Alisa beli dengan rasa yang berbeda-beda.


" Sayang, pelan-pelan dong makannya ", Ucap Fandi yang melihat istrinya seperti tidak pernah memakan ice cream.


Alisa kini sudah menghabiskan dua buah ice cream sekaligus, setelah merasa kenyang Alisa berhenti memakan ice cream tersebut.


Tak lama kemudian Alisa pun menguap dan tak lama kemudian ia sudah tertidur didalam mobil.


Fandi yang melirik istrinya yang sedang tidur kemudian mengelus kepalanya secara perlahan.


" Kenapa hari ini kamu terlihat beda sayang ??", Gumam Fandi lirih.


Tak berapa lama kemudian Fandi tiba di depan Apartemen dan ia langsung menggendong Alisa menuju ke apartemennya.


Setelah sampai Fandi segera merebahkan tubuh Alisa dan segera menyelimutinya.


Setelah itu Fandi juga melepas jilbab Alisa yang dari tadi masih ia pakai.


Kemudian Fandi pun berjalan menuju kekamar mandi untuk mencuci muka nya dan segera menyusul istrinya untuk tidur.


Tepat tengah malam, Alisa tiba-tiba terbangun karena ia sangat merasa haus,


Dengan sangat hati-hati Alisa segera berjalan menuju dapur untuk mengambil minumnya sendiri.


Fandi pun tidak menyadari bahwa sekarang istrinya tidak berada disampingnya saat ini,


Ketika Fandi berbalik dan melingkarkan tangannya Fandi merasakan bahwa tempat tidur disampingnya sedang kosong.


Fandi kemudian membuka matanya dengan sangat lebar, ia kaget karena tidak melihat istrinya saat ini.


Dengan segera Fandi segera melompat dan berlari keluar dari kamarnya.


Tak lama kemudian Alisa pun kembali menuju kamarnya, saat Alisa sedang berjalan menuju kamarnya ia berpapasan dengan Fandi yang tengah panik saat ini.


Fandi pun merasa sangat lega karena dapat menemukan istrinya sekarang,


" Sayang, kamu dari mana aja ??, jangan bikin aku panik ", Ucap Fandi kepada Alisa.


" Mas, aku baru aja dari dapur, aku haus tadi ", Jawab Alisa sambil melangkahkan kakinya kembali Kekamar nya.


" Lain kali jangan gini ya sayang, aku bingung cari kamu, hampir aja aku mau keluar dari sini buat cari kamu ", Ucap Fandi.

__ADS_1


" Ya Allah mas, kamu aneh ya, mana mungkin aku keluar malam-malam begini mas ", Ucap Alisa heran.


Mereka pun kini berjalan kembali menuju kamar mereka, Fandi pun kini tengah berbaring kembali bersama Alisa.


" Sayang, lain kali kalau butuh sesuatu kamu bilang aja, bangunin aku ", Ucap Fandi memberi tahu istrinya.


" Iya Mas, maafin aku ya karena aku buat kamu bingung ", Ucap Alisa.


" Iya sayang, Ya sudah ini masih tengah malam lebih baik kita tidur lagi ", Ucap Fandi sambil menyelimuti istrinya.


Fandi pun juga memberi kecupan hangat di dahi dan bibir Alisa.


Alisa yang merasakan kehangatan Bibir Fandi membuat ia tersenyum.


" Mas ???",Ucap Alisa manja.


" Iya sayang ada apa ??", Tanya Fandi kepada Alisa yang kini tengah menggodanya.


Alisa kini berbalik mencium Bibir Fandi dengan sangat lembut juga, Fandi yang merasakan ciumannya terbalas segera memindahkan posisi tubuhnya yang kini tengah berada di atas tubuh Alisa.


Fandi kemudian ******* Bibir Alisa dengan lembut, Alisa pun juga menyambut pagutan suaminya dengan sangat Baik,


Ia kini tengah membuka mulutnya lebar-lebar agar lidah Fandi bisa menjelajahi seluruh mulut Alisa.


Mereka pun kini menikmati ciuman mereka dengan sangat mesranya,


" Sudah sayang, lebih baik kita tidur ", Ucap Fandi kepada Alisa karena ia tidak ingin nafsunya semakin memuncak,


Fandi sangat takut karena Alisa sedang hamil, dan Fandi juga belum berani untuk melakukan hal lebih dengan Alisa.


Alisa pun kini cemberut, " Sayang, mas takut jika kita melakukannya, mas akan menyakiti bayi kita yang ada didalam ", Ucap Fandi.


Alisa pun seketika mengerti, ia juga tidak ingin menyakiti anaknya yang sedang berkembang didalam rahimnya.


" Sebaiknya kita segera tidur sayang ", Ajak Fandi.


Mereka pun kini tidur dengan berpelukan, Alisa yang sudah biasa dengan pelukan Fandi sehingga tak perlu menunggu waktu yang lama Alisa sudah terlelap kembali.


*****


Jam menunjukkan pukul 5 pagi, dan alarm ponsel Alisa sudah berbunyi sedari tadi.


" Mas ayo kita sholat dulu ", Ucap Alisa sambil membangun kan suaminya.

__ADS_1


Fandi pun hanya menggeliat tanpa merespon istrinya sama sekali.


" Mas, ayo dong, nanti keburu habis waktunya", Ujar Alisa yang masih saja menggoyangkan tubuh Fandi.


Setelah kurang lebih Lima menit Alisa membangunkan suaminya akhirnya Alisa pergi ke kamar mandi terlebih dahulu karena ia tak mau ketinggalan waktu sholat shubuh ya.


Fandi pun masih setia meringkuk di dalam selimutnya tanpa menghiraukan istrinya,


Tak lama kemudian saat Alisa sudah keluar dari dalam kamar mandi, Alisa masih melihat suaminya yang masih tertutup rapat dengan selimut nya.


" Mas, ayo dong kita sholat berjamaah " Ujar Alisa.


Alisa pun mulai kehabisan kesabaran nya.


"Mas, kamu kenapa sih di bangunin kok susah, Awas nanti ya kalau kamu minta mandi bareng sama aku aku gak mau ", Ujar Alisa mengancam.


Seketika Fandi pun membuka matanya lebar-lebar dan langsung duduk,


" Hmm... baru diancam begitu aja baru bisa bangun ", Gumam Alisa dalam hatinya.


Fandi pun segera melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi.


Tak lama kemudian Fandi keluar dari kamar mandi, Alisa pun juga sudah menyiapkan baju Koko dan sarung serta kopyah untuk di pakai Fandi sholat shubuh berjamaah.


Setelah mereka menunaikan kewajibannya, Alisa kini akan beranjak menuju dapur, tapi tangan Fandi sudah mencegahnya untuk keluar, " Sayang, ingat kamu gak boleh melakukan apapun ", Ujar Fandi.


" Iya mas, aku tahu, aku cuma ingin membuatkan mu kopi dan aku juga mau buat susu ", Ujar Alisa.


" Kalau begitu, ayo kita keluar dan kita buat sama-sama ", Ajak Fandi kepada istrinya.


Setelah mereka membuat nya secara bersama-sama mereka kini tengah duduk bersantai di sofa dan sedang menonton acara pagi di Televisi, Tak lama kemudian suara ketukan pintu terdengar dari luar, Dengan cepat Fandi pun segera bangkit sebelum istrinya mendahului.


" Biar aku aja yang buka sayang ", Ucap Fandi.


Fandi pun melangkah kan kaki nya menuju pintu untuk melihat siapa yang datang, Setelah pintu terbuka terlihat Bibi yang sudah datang pagi-pagi sekali.


" Assalamualaikum Den ", Ucap Bibi.


" Waalaikum salam Bi, Ayo masuk ", Ajak Fandi.


"Tumben pagi-pagi sekali Bi ??" Tanya Fandi karena ini masih pukul Setengah Enam pagi.


" Iya Den, Bibi sengaja berangkat pagi biar bisa buat sarapan, kasihan Nona Alisa kalau harus buat sarapan ", Ucap Bibi.

__ADS_1


" Kalau begitu Bibi kebelakang dulu Den ", Ujar Bibi yang langsung berjalan ke arah dapur.


Fandi pun kini kembali menemani istrinya yang tengah menonton tv di sofa ruang tengah.


__ADS_2