
Alisa dan Fandi kini tengah berada didalam sebuah taman dikota ini, Fandi sengaja mengajak istrinya jalan-jalan pagi ini.
"Sayang, kamu lelah ??",Tanya Fandi yang melihat istrinya tengah duduk di kursi yang ada di sekitar taman tersebut.
" Tidak mas, aku cuma haus aja ", Ujar Alisa yang merasakan tenggorokannya terasa kering.
"Kamu tunggu sebentar sayang, jangan kemana-mana, Mas akan membeli minuman untukmu ", Ujar Fandi yang mulai melangkah kan kakinya menuju ke arah penjual minuman.
Saat Fandi berjalan banyak mata yang melihat kearahnya karena pesona Fandi, Fandi kini hanya mengenakan kaos oblong dan celana pendek membuat ketampanan semakin bertambah.
Saat Fandi sudah mendapatkan minuman untuk istrinya Fandi segera kembali menuju ke tempat istrinya, Alisa terlihat tersenyum lebar saat suaminya kembali membawa minuman untuknya.
" Ini sayang, minumlah ", Ujar Fandi.
Alisa segera mengambil botol air tersebut yang terlebih dulu sudah di bukakan tutup botolnya oleh Fandi.
" Makasih ya Mas ", Ujar Alisa sambil meneguk separuh dari air tersebut.
" Mas aku lapar juga ", Ujar Alisa sambil mengelus perutnya.
" Mau makan apa??", Tanya Fandi.
" Aku mau makan bakso yang ada di dekat Resto mas ", Ujar Alisa kepada suaminya.
" Kenapa harus disana sayang, bukannya didekat taman ini ada bakso juga ", Ujar Fandi sambil menunjuk sebuah warung tenda didekat taman.
" Aku gak mau mas, aku maunya makan disana ", Ujar Alisa yang sudah cemberut.
" Ya udah ayo ", Ajak Fandi setelah melihat istrinya yang sudah cemberut dan hampir menangis.
Alisa kemudian tersenyum lebar, mereka kemudian segera berjalan menuju ke arah mobilnya.
Perjalanan mereka cukup lama karena Alisa masih meminta berhenti disalah satu supermarket yang ia lewati,
Kini Fandi melihat istrinya yang sedang memakan camilannya yang ia beli tadi dan beberapa jenis ice cream yang ada di kantong kresek nya.
" Sayang, kamu masih lapar atau nggak ??", Tanya Fandi sedikit ragu.
" Ya iya lah mas, aku masih lapar, kenapa ???, kamu gak jadi nganterin aku kesana??", Tanya Alisa ketus.
" Ng...nggak sayang, Ini aku mau menuju kearah sana ", Ujar Fandi yang melihat Istrinya sedikit marah.
Tak lama kemudian Alisa dan Fandi pun sudah sampai ditempat yang mereka tuju.
Setelah memarkirkan mobilnya Alisa segera menggandeng tangan Fandi agar segera menuju ke warung tersebut.
Fandi segera memesan dan Alisa yang mencari tempat duduk untuk mereka,
Sesudah mendapatkan dua mangkuk bakso, Fandi segera menuju ke arah istrinya yang sedang menunggunya membawa bakso yang sedari tadi sudah membuat air liurnya menetes.
__ADS_1
Setelah fandi datang Alisa segera memakan bakso tersebut, Alisa kini terlihat seperti orang yang seharian belum makan.
" Sayang, pelan-pelan makannya ", Ujar Fandi.
Alisa pun tak memperdulikan suaminya, Kini bakso yang ia makan pun sudah habis.
" Mas ayo pulang ??", Rengek Alisa.
" Tapi punya an mas belum habis sayang ", Ujar Fandi karena bakso yang ia makan belum habis, ia tadi tak sempat memakannya karena sibuk memperhatikan istrinya.
" Ya sudah, tapi cepetan ",Ucap Alisa ketus.
" Iya sayang, Ya Allah kenapa sikap nya jadi aneh gini, Bentar baik, bentar marah-marah ", Ujar Fandi sambil menggelengkan kepalanya.
Mereka pun akhirnya benar-benar pulang, setelah sampai rumah Alisa segera pergi ke kamarnya dan tidak bicara satu katapun kepada Fandi.
Fandi kemudian menyusul istrinya kekamar, terlihat Alisa sedang berbaring di ranjangnya dan kini Alisa sudah terlelap begitu saja.
" Hm... cepet banget tidur nya, emang kalau habis marah cepet banget ya tidurnya ", Ujar Fandi heran.
Fandi kemudian keluar dan menuju ruang kerjanya untuk mengecek Email yang masuk di laptopnya.
Sore harinya, Fandi sedang berada di kolam renang, ia terlihat sedang berenang, dan Alisa hanya memperhatikan suaminya dari kursi yang ada di dekat kolam tersebut.
Sikap Alisa tiba-tiba sudah berubah baik tidak seperti tadi siang yang pingin marah terus kepada Fandi.
Alisa segera memberikan handuk baju untuk suaminya tersebut agar Fandi tidak merasa kedinginan.
" Sayang ayo masuk ", Ajak Fandi sambil menggandeng tangan Alisa.
" Pelan-pelan ya ", Ujar Fandi saat menggandeng tangan Alisa.
Alisa pun berhenti di dapur dan Fandi melanjutkan langkah kakinya menuju ke kamarnya.
Saat sudah selesai mandi sambil menunggu adzan Maghrib Fandi kini bersiap-siap akan berangkat menuju masjid yang dekat dengan rumahnya.
Tak lama kemudian Fandi segera turun dan memberitahu Alisa bahwa ia akan sholat Maghrib di masjid.
" Sayang, aku mau ke Majid dulu ya ", Ujar Fandi berpamitan kepada Alisa.
" Iya Mas hati-hati ", Jawab Alisa.
Setelah selesai berkutat di dapur dengan Bibi, sekarang Alisa pergi menuju ke kamarnya.
Ia langsung menuju kekamar mandi karena adzan Maghrib sudah berkumandang sejak tadi.
Alisa pun menunaikan sholat Maghrib sendirian sedangkan Fandi berjamaah di masjid.
Setengah jam kemudian , Fandi terlihat datang dari masjid, Fandi langsung saja menuju ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya dengan kaos dan celana pendek kesukaannya.
__ADS_1
Sementara Alisa yang masih didalam kamar tersenyum ketika melihat suaminya membuka pintu kamarnya.
" Assalamualaikum Sayang ", Ucap Fandi sambil meletakkan kopyah dan sajadah nya.
" Waalaikum salam mas ", Jawab Alisa.
Fandi pun menghampiri Alisa kembali dan Alisa segera mencium tangan Fandi.
" Sudah sholat sayang??", Tanya Fandi.
" Sudah mas ", Jawab Alisa.
" Sebaiknya kita makan malam dulu sayang ", Ujar Fandi.
Alisa dan Fandi kemudian turun dari kamarnya dan segera menuju meja makan.
Di sela makan malamnya, Fandi kini membuka suaranya.
" Sayang, besok jadwal kamu periksa ke dokter Tamara ", Ujar Fandi.
" Iya mas aku ingat ", Jawab Alisa.
" Besok siang mas yang akan antar kamu, jadi kamu gak usah pergi sendiri ", Ujar Fandi.
" Iya Mas ", Jawab Alisa sambil tersenyum.
" Mas kita besok kerumah Papa ya ??", Ajak Alisa.
" Boleh sayang, sudah lama kita gak kesana ", Ujar Fandi.
Alisa pun tersenyum senang mendengar jawaban Fandi.
Malamnya jam masih menunjukkan pukul sembilan malam, tapi mata Alisa belum menunjukkan bahwa ia minta untuk di pejamkan .
Alisa masih asyik dengan layar televisinya dan duduk bersandar di lengan Suaminya.
" Sayang, Kamu belum ngantuk??",Tanya Fandi yang melihat Alisa masih antusias dengan acara televisi.
" Belum mas ", Jawab Alisa.
Fandi terlihat menguap berkali-kali tanpa Alisa tahu.
Kemudian tanpa Alisa sadari Fandi tengah tertidur disampingnya, Alisa kemudian menoleh kearah suaminya yang sudah tertidur pulas,
" Mas maafin aku ya, terkadang sikap ku begitu menyebalkan ", Ujar Alisa sambil membetulkan letak kepala Fandi.
Alisa kemudian membetulkan letak kepala Fandi dan langsung menyelimuti nya.
Alisa kemudian diam-diam mencuri ciuman dari suaminya.Alisa takut suaminya akan bangun, sebab kalau sampai Fandi bangun ciumannya bisa bikin bertambah jadi kemana-mana bahkan lebih dari sekedar ciuman.
__ADS_1