
Setelah puas berkeliling akhirnya mereka menyudahi belanja mereka dengan duduk di salah satu area food court yang ada di mall tersebut.
" Mau makan lagi atau gak ??", Tanya Fandi yang sedari tadi masih menatap lurus Alisa.
" Aku mau makan lagi lah mas, lapar ", Ujar Alisa yang kini sudah memanyunkan bibirnya.
" Sepertinya Mommy kamu lapar sayang ", Ujar Fandi sambil tersenyum kepada Rafa yang masih berada di kereta dorongnya.
Fandi kemudian segera melambaikan tangan nya kepada waiters untuk segera memesan makanan.
Setelah menunggu kurang lebih setengah jam, makanan yang mereka pesan sudah tertata rapi di depan meja Mereka.
Alisa terlihat lahap sekali dengan makanan yang sedang di makannya,
Fandi pun tersenyum melihat Alisa yang hari ini sudah makan 3 kali.
" Kenapa mas kok lihatin aku terus ", ujar Alisa saat sedang melirik ke arah suaminya.
" Gak apa-apa kok sayang, mas seneng aja lihat kamu makan ", ujar Fandi.
Alisa tidak lagi memperpanjang pembicaraan nya, ia ingin segera menyelesaikan makannya dan segera pulang.
Fandi dan Alisa sudah berada di area parkir mobil yang ada di mall tersebut, " Sayang sebentar mas mau masukin barang belanjaan kita ", ujar Fandi sambil menyerahkan kereta dorong yang sedang di naiki Rafa tersebut.
Alisa kemudian mengambil Rafa dan berniat untuk menggendong nya, bayi itu sudah terlalu lama berada di kereta dorongnya sehingga membuat Alisa tak tega.
Setelah selesai Alisa segera masuk kedalam mobilnya dan Fandi kini memasukkan kembali kereta dorong tersebut ke dalam bagasi mobil.
" Mau kemana lagi sayang??", Tanya Fandi kepada istrinya tersebut.
"Aku mau kerumah Mama mas, jaraknya kuman lumayan dekat dari sini ketimbang kita pulang kerumah, lagi pula pasti Mama udah kangen banget sama Rafa ", Ujar Alisa.
Fandi kemudian segera mengemudikan mobilnya menuju ke arah rumah orang tuanya.
Setelah satu jam Fandi sudah sampai di depan rumahnya dan kebetulan Pak Rizal sedang ada di halaman rumah sedang mencuci mobil.
" Selamat sore Den ", Ujar pak Rizal yang melihat Fandi turun dari mobilnya.
" Selamat sore juga Pak, bagaimana kabar bapak ??", tanya Fandi.
" Alhamdulillah Den, saya sehat ", Ujar pak Rizal tersenyum.
__ADS_1
Kemudian Fandi segera membukakan pintu untuk istrinya tersebut yang sedang menggendong Rafa yang tengah tertidur.
" Kamu kedalam aja sayang, pasti kamu capek "Ujar Fandi menyuruh Alisa untuk masuk terlebih dahulu.
Dengan Anggukan kepalanya, kini Alisa kemudian masuk kedalam rumah Mama Mira.
" Assalamualaikum Ma ", Ucap Alisa sambil mendorong pintu utama rumah tersebut.
Mama Mira yang sedang berada di sofa tiba-tiba kaget dengan kedatangan menantu dan cucunya tersebut.
" Waalaikum salam sayang, Kamu sama siapa kok sendiri ",Ujar Mama Mira yang datang menghampiri Alisa.
Dengan segera Alisa kemudian mencium punggung tangan Mama Mira.
" Ya Allah, cucu Mama udah besar ya, sini Mama gendong Rafa nya sayang ", Ujar Mama Mira kepada Alisa yang langsung melepas gendongannya.
Rafa kini tengah berada di dalam gendongan Mama Mira, Mama Mira juga tak henti-hentinya mencium cucu yang amat ia sayangi tersebut.
" Oh ya sayang, kamu belum jawab pertanyaan Mama tadi ", Ujar Mama Mira yang masih penasaran dengan kedatangan Alisa.
" Oh maaf ma, Alisa datang sama mas Fandi, tapi mas Fandi nya masih di depan lagi bicara sama Pak Rizal ", Ujar Alisa menjelaskan.
" Oh ya sudah, sebaiknya kita ke kamar sayang, kasihan Rafa kalau gak di tidurkan di tempat tidur ", Ujar Mama Mira.
" Loh sayang, katanya mau istirahat, kok masih disini ??", tanya Fandi saat melihat istrinya masih berada di lantai bawah.
" Iya mas, ini mau kekamar ", Ujar Alisa.
" Ayo mah ", Ujar Alisa sambil mengajak Mama Mira ke kamarnya.
Fandi yang masih berada di ruang tamu juga mengikuti mereka dari belakang.
" Kamu juga istirahat sayang ", Ujar Mama Mira.
" Iya mah, Makasih ya ", Ucap Alisa tulus.
" Sama-sama sayang, Mama keluar dulu ya, nanti kalau Rafa udah bangun Mama kesini lagi ", Ujar Mama Mira.
Setelah Mama Mira keluar, Fandi kini bergantian masuk kedalam kamarnya, terlihat Alisa Yang sudah berganti pakaiannya dengan daster mini yang ada di lemari milik suaminya tersebut.
Fandi kemudian segera mendekat ke arah istrinya yang sudah berbaring di atas tempat tidurnya.
__ADS_1
" Kenapa kamu tambah sexy sayang ", Ujar Fandi yang masih melihat istrinya yang tengah bersandar di tempat tidurnya.
" Hm.. jangan mulai lagi deh mas, aku tuh lagi gerah mas ", Ujar Alisa.
" Kamu cepetan ke kamar mandi sana mas, belum sholat kan ??", Tanya Alisa menebak.
" Iya sayang, mas belum sholat, ya udah mas sholat dulu ya ", Fandi kemudian segera memasuki kamar mandi dan segera mengambil wudhu.
Fandi membaringkan badannya setelah selesai sholat, ia mengikuti istrinya yang kini sudah tertidur pulas sejak Fandi masuk kedalam kamar mandi.
Tak menunggu waktu lama Fandi juga sudah ikut tertidur.
Sehabis Maghrib, mereka semua kini berkumpul di ruang keluarga menyaksikan kelucuan Rafa, terlihat Papa Dimas juga sedang memangku cucu semata wayangnya tersebut.
" Kamu gak nginep sini Fand ??", Tanya Papa Dimas.
" Maaf Pah, Untuk hari ini kami tidak bisa menginap disini ", Ujar Fandi.
Papa Dimas pun mendengus sedikit kecewa, tapi Papa Dimas mengerti jika putranya tersebut sangat sibuk memimpin perusahaan keluarga mereka.
" Maaf ya mah,tadi kita pamit ke Bibi pulang malam, gak bilang mau nginoya sini, takutnya Bibi nanti khawatir ", Ujar Alisa kepada Mama Mira.
" Iya sayang tidak apa-apa, Mama mengerti kok ", Ujar Mama Mira tersenyum.
Mereka kini sedang makan malam bersama, tapi Mama Mira memilih mengalah, ia masih ingin bersama dengan Rafa, jadi Papa Dimas, Fandi dan Alisa makan malam terlebih dahulu.
Setelah makan malam selesai , Alisa dan Fandi segera berpamitan kepada orang tua mereka.
" Mah, kita pamit pulang dulu, lain kali pasti kita kesini lagi ", Ujar Alisa sambil mengambil Rafa dari gendongan Mama Mira.
" Iya sayang, hati-hati dijalan ", Ujar Mama Mira.
" Iya mah ", Jawab Alisa sambil mencium tangan Mama Mira.
Mama Mira kemudian mencium pipi gembul Rafa.
" Nanti Rafa kesini lagi ya, Oma masih kangen pingin gendong Rafa ", Ujar Mama Mira.
" Iya Oma, Rafa pamit pulang dulu ya ", Ujar Alisa yang berbicara seperti anak kecil.
Fandi segera membukakan pintu untuk istrinya, Setelah Fandi juga ikut masuk Fandi segera mengemudikan mobilnya menuju arah jalan ke rumahnya.
__ADS_1
" Mas, jangan lupa beli makanan buat Bi Jum sama pak Udin ", Ujar Alisa mengingatkan.
" Iya sayang, nanti kita cari Resto terdekat ya ", Jawab Fandi dengan masih menatap lurus jalanan didepan nya.