
Sepulang dari rumah sakit Alisa dan Fandi tak pergi kekantor sekali pun mereka berdua langsung pulang kerumah mereka, tapi sebelum itu Alisa mengajak Suaminya untuk pergi dulu ke kantornya tapi dengan larangan dari Fandi Alisa pun menyerah, ia tak mungkin membantah dan pastinya Fandi tak akan mengizinkan meskipun Fandi terus bersama dengan istrinya.
" Kamu istirahat dulu, bukannya kata dokter kamu harus istirahat dulu ", ujar Fandi.
Alisa hanya mengangguk dan ia pun kini menyandarkan kepalanya di sandaran kursi mobilnya.
Perjalanan sangat lama, saat ini bertepatan dengan jam makan siang, jadi para karyawan yang bisa keluar untuk makan akan memenuhi jalanan di ibukota tersebut.
Satu jam kemudian setelah bersabar dengan kemacetan jalanan, akhirnya Fandi dan Alisa pun sampai dirumahnya.
Fandi dan Alisa pun turun dari mobil dan segera masuk kedalam rumahnya, terlihat didalam rumah sangat berbeda, ada suara khas dari seseorang yang membuat Alisa dan Fandi tersenyum.
" Assalamualaikum ", Ucap mereka berdua saat melihat sang Mama.
Bu Mira pun menoleh, ia kemudian tersenyum saat melihat Fandi dan Alisa masuk kedalam rumah.
" Waalaikum salam, kalian sudah pulang??, tumben ??", Tanya Mama Mira.
Alisa dan Fandi saling bertatapan, mereka tak mau menceritakan apa yang mereka lakukan pagi ini.
Biarlah Setelah semua nya jelas nantinya Alisa dan Fandi akan bercerita.
" Iya mah, tadi Alisa ad meeting dan di kantor juga sudah tidak ada pekerjaan, jadi Alisa memutuskan untuk pulang ", Ujar Alisa berbohong.
" Ya sudah, lebih baik kalian pergi ke kamar kalian terlebih dahulu, pasti kamu capek kan habis meeting tadi, jadi kamu istirahat saja sayang ", Ujar Mamanya.
" Iya mah, kami ke atas dulu ", Tak bisa dipungkiri badan Alisa sudah benar-benar lelah hari ini, apalagi tadi menghadapi tantangan yang sangat membuat ia sedikit takut membuat badannya terasa lemas sampai saat ini.
__ADS_1
Alisa pun masuk dan diikuti Fandi dari belakang, Kemudian ia menaruh tas kerjanya dan melepas kerudung yang ia pakai tadi.
" Kamu mandi dulu aja sayang ", Perintah Fandi dan Alisa pun mengangguk menyetujui, badannya juga sudah terasa lelah sehingga ia butuh guyuran air shower yang bisa membasahi seluruh badannya.
Setelah selesai Alisa pun keluar, ia pun membuka lemari pakaiannya dan Menganti bajunya dikamar mandi, Setelah selesai ia kembali keluar dan duduk di depan meja towalet nya dan menyapukan sedikit bedak agar tidak tampak pucat.
Alisa pun Kemudian turun, ia menemui Mama mertuanya dan ikut duduk bersama disana, sedangkan Fandi sedari tadi selama Alisa mandi dia sudah berpindah ke ruang kerjanya karena pekerjaan yang tadi malam belum ia selesaikan.
Sore harinya, Mama kira sudah pulang dan Tinggallah Alisa sendiri, Rafa kini tengah bersama dengan Bi sum, dan Fandi masih setia berada di dalam ruang kerjanya tanpa keluar sekalipun.
Aliaa pun mulai bosan ia kemudian berjalan ke arah dapur dan ingin memasak sesuatu untuk makan malam, disana sudah ada Bi Jum, Bi Jum terlihat kaget melihat Alisa memegang pundaknya dari belakang.
" Biar saya bantu bi ", Ujar Alisa.
" Bi Jum pun menyerahkan pisau yang ia bawa, kini Alisa sedang menggantikan ni Jum untuk mengiris beberapa wortel dan sayuran lainnya, Alisa sudah tahu menu malam ini adalah sayur capcay, dan ia kemudian mengambil bakso, sosis dan bahan pelengkap lainnya untuk di campurkan ke masakannya nanti.
Bi jum pun kemudian melaksanakannya perintah Alisa, hari ini pekerjaan nya bisa sedikit ringan karena Alisa membantunya di dapur, sebenarnya bi Jum merasa tidak enak, ini sudah tanggung jawabnya, tapi jika Alisa yang memaksa Bu Jum pun harus melaksanakan perintah Alisa.
Masakan yang di masak Alisa pun sudah matang, Alisa baru teringat jika Suaminya belum ia buat kan kopi, biasanya Fandi akan mendatangi nya dan merengek minta dibuatkan kopi olehnya, tapi saat ini Fandi sama sekali belum keluar dan masih berada di dalam ruang kerjanya, Alisa kemudian segera membuatkan secangkir kopi untuk Fandi dan segera membawanya ke lantai atas.
Saat membuka pintu ruang kerja tersebut terlihat Fandi tertidur di atas sofa yang ada di samping meja kerjanya dan Alisa langsung saja menghampirinya.
" Ya Allah, mas ??... Ternyata kamu ketiduran, pantas aja gak keluar-keluar ", Ujar Alisa.
Aliaa kemudian duduk sambil jongkok dan mengahadapkan wajahnya ke wajah Suaminya, Alisa kemudian mencium pipi Suaminya, dan sesudah itu tangan Alisa pun mulai menggerak-gerakkan badan Suaminya agar cepat bangun dari tidurnya.
" Mas, ayo bangun udah sore ", Aliaa pun masih menggoyangkan tubuh suaminya dengan pelan, Fandi pun kemudian terbangun dan melihat istrinya yang tengah berada di depannya.
__ADS_1
" Jam berapa sayang, udah pagi ya ??", Tanya Fandi membuat Alisa Seketika tertawa.
"Mas-mas, ini tuh udah sore, bukan pagi, kamu sih tidurnya kelamaan sampai sore ", ujar Alisa.
Fandi jenis tersadar dan langsung bangun, mata Fandi Kemudian menatap sekeliling ruangan tersebut dan pandangannya tertuju pada jendela besar yang ada di Samping meja kerjanya.
" Iya udah sore, mas kira ini pagi ", Jawab Fandi.
" Ya sudah mas sebaiknya kaku mandi dulu biar badan kaku segar, nanti biar aku yang beresin meja kerjanya ", Ujar Alisa.
Fandi pun menurut, ia kemudian keluar dengan bertelanjang kaki.
Alisa kemudian mulai membersihkan meja kerja Suaminya, dan laptop yang ada di atas meja tersebut masih menyala, dengan segera Alisa mensave data tersebut terlebih dahulu dan kemudian mematikan nya.
Setelah selesai Alisa pun megambil kembali kopi yang ia bawa dan kemudian ia bawa menuju ke kamarnya,
Dan setelah Alisa masuk ternyata Suaminya sudah selesai mandi dan akan melaksanakan sholat ashar.
Fandi menyeruput kopi yang sudah hangat itu dengan penuh kenikmatan, ia memang membutuhkan kopi sedari tadi karena rasa kantuknya yang membuat ia tertidur di sofa sedari tadi.
" Rafa mana sayang ??", Tanya Fandi Kepada Alisa.
Sebelum masuk kedalam kamarnya Alisa tadi sempat melihat anaknya yang tengah berada di kamar nya sedang meminum susu bersama dengan Bi sum.
" Rafa di kamarnya mas, lagi minum susu, habis ini aku mau ambil Rafa dulu, kamu tunggu disini aja ", Ujar Alisa Kemudian keluar dari kamarnya dan menuju ke kamar sebelah untuk menyusul Rafa yang saat ini tengah bersama dengan bi sum.
5 Menit kemudian Alisa kembali dengan tangannya yang digandeng oleh putranya tersebut, Rafa terlihat semakin lancar berjalan nya dan itu yang membuat Fandi dan Alisa sangat bahagia,
__ADS_1
Rafa kemudian berjalan ke arah Daddy nya yang sedang duduk ditepi ranjang, dan Fandi pun dengan senang nya meraih tangan putranya dan memangku nya sambil duduk di atas ranjang.