
Tatapan kedua mata mereka tengah memancarkan kebahagiaan setelah status mereka sudah sebagai suami dan istri, Ada pancaran kebahagiaan dari manik mata Alisa.
Sesaat Alisa sudah sadar dengan tatapan yang masih ia lakukan kepada Fandi.
" Pasti jika aku belama lama disini mas Fandi akan melakukan hal yang lebih dari ini ", Gumam Alisa dalam hatinya.
" Mas, aku mau melepas mukena ku dulu ", Ucap Alisa yang ingin mengalihkan perhatian Fandi.
Fandi pun tersadar dan ia beranjak menuju sofa yang ada di kamar Alisa.
Setelah Alisa selesai melepas mukena nya Alisa kemudian berjalan menuju ke arah pintu kamar, " Sayang, kamu mau kemana ??", Tanya Fandi.
" Aku mau ambil makan buat kamu mas, bukannya kamu belum makan sedari tadi ", Ucap Alisa.
" Baiklah, tapi jangan lama-lama sayang ", Ucap Fandi.
" Iya mas ??" Ucap Alisa.
Alisa kemudian turun dan masih melihat para maid yang membersihkan rumahnya yang masih banyak barang - barang setelah acara tadi pagi.
Bibi pun tiba - tiba menghampiri Alisa yang sedang berjalan mmenuju dapur ", Ada yang bisa saya bantu mini ??", Tanya bibi yang masih berjalan dibelakang Alisa.
" Saya cuma mau ambil makan untuk mas Fandi bi, Jadi Bibi lanjutkan saja pekerjaan Bibi ", Ucap Alisa
Bibi pun kemudian berlalu dari hadapan Alisa, kemudian ia mengambil makanan yang sudah dipanaskan oleh Bibi tadi, Ia mengambil satu piring yang berisikan nasi dan lauk nya beserta dua sendok untuk ia makan berdua dengan Fandi.
Setelah selesai Alisa langsung berjalan kembali menuju kamarnya karena ia tidak mau jika Fandi akan menunggunya terlalu lama.
Alisa masuk kedalam kamarnya tersebut, nampak Fandi yang sudah menunggunya sedari tadi, tampak seulas senyum sudah tersirat dari bibir Fandi.
" Mas, Ayo makan ", Ajak Alisa yang sudah duduk disamping Fandi.
Fandi melihat di piring yang dibawa Alisa, ada dua sendok di piring tersebut.
"Sayang, kok sendoknya dua ??", Tanya Fandi.
" Iya mas, aku maunya sepiring berdua denganmu", Ucap Alisa sambil tersenyum.
" Tapi aku tidak mau sayang ", Ucap Fandi yang membuat Alisa tidak jadi menyendok kan makanannya di mulutnya.
__ADS_1
Wajah Alisa nampak cemberut " Ya udah mas aku ambil lagi makanannya ", Ucap Alisa yang sudah ingin berjalan menuju pintu kamarnya.
" Sayang kamu kenapa??", Tanya Fandi.
" Aku cuma tidak ingin kita memakai sendok yang berbeda, aku hanya ingin berbagi sendok dengan mu ", Ucap Fandi.
"Alisa kemudian berbalik, ia tersenyum kepada Fandi, Ia nampak merasa bersalah karena sudah berprasangka buruk terhadap Fandi.
Kemudian Fandi meraih tangan Alisa dan menariknya kembali untuk duduk disamping dirinya.
Tanpa Alisa sangka kini Fandi sudah menyuapkan makanan di mulutnya ", Ayo sayang buka mulut mu " Ucap Fandi kepada Alisa yang seketika di respon oleh Alisa.
Setelah menyuapkan makanan ke mulut Alisa,
Suapan kedua nya kini, Fandi menyendok kan makanannya ke mulutnya sendiri.
Alisa yang melihatnya menjadi tersenyum sendiri.
Mereka pun kini tengah asyik makan siang pertama mereka dengan berbagi piring dan sendok, Mereka amat bahagia dengan apa yang mereka lakukan saat ini.
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan dari balik pintu kamar mereka , Tampak Bibi sudah berdiri di balik pintu tersebut.
" Non, waktu nya anda dengan Den Fandi berangkat ke hotel ", Ucap Bibi.
Bibi pun kembali melanjutkan pekerjaannya untuk menyiapkan segala keperluan untuk majikannya dan semua maid yang berada disini.
Alisa dan Fandi kini tengah berada didalam mobil mereka, ia sengaja mengendarai mobilnya sendiri karena ingin menikmati perjalanan pertama mereka sebagai suami istri.
Papa Ardi dan Kakek juga sudah berada didalam mobil yang sudah berangkat terlebih dahulu.
Acara resepsi pernikahan mereka akan dimulai selepas isya'.
Alisa dan Fandi kini berada di ruangan yang berbeda, Alisa berada di ruangan yang hanya khusus untuk tempat make up wanita.
Mama Mira dan Ayu pun juga sudah sampai nampak mereka juga sudah duduk di depan cermin dan juga sudah mulai untuk didandani.
Dan sedangkan untuk para lelaki, mereka juga disediakan ruangan tersendiri untuk mereka berbincang bincang sambil menunggu para wanita selesai di make up.
Setelah semua siap acara pun siap dimulai, Terlihat di ballroom hotel milik keluarga Fandi, sudah dihias dengan hiasan yang sangat mewah,
__ADS_1
Tamu undangan pun sudah banyak yang berdatangan , mulai dari karyawan kantor, relasi bisnis kedua keluarga tersebut dan tak lupa juga teman - teman Alisa dan Fandi.
Mereka pun nampak menanti kedatangan pengantin baru tersebut, Tak lama kemudian terlihat Alisa dan Fandi dengan di dampingi kedua keluarga besar masing-masing datang dan menuju ke tempat acara dengan melewati red karpet yang sudah terpasang di lantai.
Fandi nampak gagah dengan menggunakan tuxedo berwarna hitam dan Alisa juga sangat terlihat cantik dengan menggunakan gaun berwarna salmon dan dibaluti dengan hijab yang sudah dihias dengan cantik di kepala Alisa.
Para tamu nampak kagum melihat pengantin yang sudah duduk di pelaminan tersebut, senyum mereka terus saja terukir ketika para tamu sudah silih berganti menyalami mereka berdua secara bergantian.
Rasa lelah sudah tampak di wajah cantik Alisa, Dia kini tengah duduk bersandar di kursi pelaminan nya.
" Sayang, kamu tidak apa-apa ??", Tanya Fandi yang melihat wajah Alisa yang sudah kelelahan.
Alisa hanya tersenyum tipis, dia berusaha untuk menguatkan tubuhnya agar dia bisa kuat sampai acara selesai, namun raut wajahnya tidak bisa membohongi Fandi.
Fandi kemudian turun dan mengambil minum untuk Alisa, Alisa yang merasa diperhatikan oleh suaminya tersebut nampak sangat bahagia.
" Terimakasih mas", Ucap Alisa .
Kini giliran pegawai Resto Fandi, mereka sangat antusias sekali dengan pernikahan Atasannya tersebut, Satu persatu kini mereka tengah bersalaman dengan Alisa dan Fandi.
" Selamat ya Pak", Ucap Dina kepada Fandi.
" Terimakasih Din ", Jawab Fandi tulus.
Kini Dina sudah beralih ke Alisa.
" Selamat ya Al " Ucap Dina sambil memeluk Alisa.
" Makasih ya kak ", Ucap Alisa kepada Dina.
Mereka pun satu persatu sudah bersalaman dengan Fandi dan Alisa.
Satu jam kemudian tamu undangan sudah mulai sepi, kedua orang tua mereka juga sudah kembali kerumah masing-masing.
Hanya tinggal Fandi dan Alisa yang malam ini menginap di hotel milik keluarga Fandi.
Merek kini sudah berada kamar hotel yang berfasilitas Mewah, Kamar yang sangat luas dan sudah dihias khusus untuk pengantin baru tersebut.
" Mas aku mau mandi dulu ", Ucap Alisa yang ingin beranjak dari meja rias yang ada dikamar tersebut.
__ADS_1
Saat Alisa ingin melangkah tangan Fandi langsung memegang tangan Alisa dan seketika menariknya hingga kini Alisa jatuh tepat di atas Fandi.
Mata mereka pun saling memandang satu sama lain, Jantung mereka pun kini sudah berdetak dengan sangat kencang.