Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
156


__ADS_3

Keluarga kecil tersebut terlihat sangat bahagia saat ini sehingga membuat sepasang mata yang melihatnya begitu terharu.


Air matanya seketika menetes tak terbendung lagi,


" Kenapa kamu sayang ??", Tanya Niko yang heran melihat Tania menangis melihat orang Alisa dan Fandi yang tak jauh dari tempat keberadaan Tania.


" Kamu lihat disana nik ??", Tanya Tania sambil menunjuk ke arah Fandi Alisa dan Rafa.


" Iya, kenapa ??, apa kamu menginginkan keluarga seperti mereka ??", Tanya Niko yang masih belum mengerti dengan apa yang dikatakan Tania.


" Bukan itu nik, tapi..., aku minta maaf sama kamu kalau aku tidak pernah jujur sama kamu, begitu banyak masa laluku yang kelam dan aku ini orang jahat ", Ujar Tania.


" Maksud kamu apa Tan, aku tidak mengerti ", Ujar Niko yang kebingungan dengan kata-kata Tania.


"Dia mantan kekasih ku nik, dan aku sempat ingin merusak hubungan mereka berdua, aku malu jika bertemu dengan mereka nik, aku malu, aku menyesal ", Ujar Tania.


" Hey sayang??, Tatap mata aku, aku tidak perduli dengan masa lalu mu, yang terpenting kamu sekarang sudah berubah, dan aku akan membantumu melupakan semua masa lalumu ", Ujar Niko memberi semangat.


" Kamu tidak marah sama aku nik ??", Tanya Tania menatap manik mata Niko dalam-dalam.


" Sayang, aku tidak marah dengan apa yang kamu lakukan dulu, sekarang kita lihat kedepan, tinggal kan yang lama, sekarang aku akan berada disampingmu ", Ujar Niko.


" Makasih nik, aku beruntung bisa memiliki mu, dan aku beruntung bisa dicintai oleh mu",


"Apa kamu mau membantuku nik ??", Tanya Tania.


" Apapun sayang, apa yang bisa ku bantu untuk mu ?? Tanya Niko.


" Aku ingin meminta maaf kepada mereka ", Ujar Tania.


"Baiklah sayang, aku akan membantumu, dan aku akan mendampingimu ", Ujar Niko.


Niko tahu jika Tania bekerja sebagai baby sitter di tempat mantan kekasih nya dulu, tapi baru hari ini Niko melihat wajah mantan kekasih Tania.


Alisa dan Fandi tidak menyadari jika Tania juga berada ditempat itu, mereka tengah asyik dengan piknik kecilnya hari ini, dan Rafa pun juga terlihat sangat bahagia sekali karena baru pertama kalinya kedua orang tuanya itu membawanya ke tempat ramai seperti ini.


"Kamu haus sayang ??", Tanya Fandi kepada istrinya.


" Aku lapar dan haus mas, tapi aku mau maka disini ", Ujar Alisa.

__ADS_1


" Baiklah tunggu sebentar, aku akan pesankan lewat aplikasi online ", Ujar Fandi yang kini mengambil ponselnya dan memesankan makanan untuk dirinya dan istrinya.


" Kamu mau makan apa sayang ??", Tanya Fandi.


" Apa aja mas,yang penting enak ", Ujar Alisa tersenyum.


" Baiklah tunggu sebentar ".


Setelah memesan makanan Fandi kemudian memasukkan kembali ponselnya kedalam sakunya kembali.


" Sayang, kamu suka hari ini ??", Tanya Fandi kepada Alisa.


" Suka sekali mas, makasih sudah mengajakku ketempat ini bersama dengan Rafa ", Ujar Alisa.


Tak lama kemudian makan. yang Fandi pesan sudah datang dan mereka langsung menyantap makanan tersebut, terasa sangat nikmat makanan yang mereka beli karena mereka makan di taman yang sangat sejuk ini dan pastinya membuat pikiran mereka juga seketika rilex.


" Habis ini kita kemana sayang ??",Tanya Fandi kepada istrinya.


"Terserah kamu mas, aku ikut aja ", Ujar Alisa.


" Baiklah kita ke mall ya ", Ujar Fandi.


Setelah menghabiskan makanan mereka, kini mereka segera pergi menuju mall, Fandi sudah lama sekali tidak mengajak keluarga kecilnya jalan-jalan seperti ini.


Setelah melihat kepergian Fandi dan Alisa, Tania dan Niko juga ikut pergi meninggalkan taman tersebut, ia ingat ditempat ini juga ia pernah mendorong Alisa sampai Alisa terjatuh, dan ia juga amat kesal saat itu karena Fandi lebih membela Alisa dari pada dirinya.


" Nik, kita kerumah papa ya, kamu mau anterin aku ??", Tanya Tania.


" Apapun sayang, ayo kita pergi ", Ujar Niko sambil mengandeng tangan Tania dan pergi menuju ke tempat mobilnya berada.


Mobil mereka kini sudah sampai di depan gerbang rumah yang cukup besar, memang keluarga Tania orang yang bisa dibilang cukup kaya, tapi entah mengapa Tania bisa mempunyai sifat matre dahulunya.


Tania pun segera turun dari mobil Niko, ia tatap gerbang tersebut dan kembali berkaca-kaca,


" Ayo sayang ??", Ajak Niko kepada Tania.


" Aku takut nik, aku takut orang tuaku tidak menerima ku ", Ujar Tania.


" Percayalah sayang, tidak ada orang tua yang tak mau melihat anak nya Kembali, orang tuamu pasti sangat merindukanmu saat ini, apapun yang terjadi nanti kamu harus hadapi, minta maaf lah dengan sungguh-sungguh kepada mereka ", Ujar Niko menasihati.

__ADS_1


Tania pun segera melangkahkan kakinya dan membuka gerbang rumah itu, entah kemana satpam yang biasa berjaga di depan rumah tersebut.


Tania kemudian membuka gerbang tersebut dengan dibantu Niko, terlihat Tania sangat ragu-ragu saat ingin melangkah kakinya masuk menuju ke rumahnya.


" Ayo, tenang kan hatimu, yakinlah semua akan baik-baik saja ", Ujar Niko.


Tania dengan Berani melangkahkan kakinya menuju ke pintu rumahnya, terlihat mobil Papa nya dan mobil yang pernah ia naiki dulu berada di garasi rumah itu.


Tania kemudian mengetuk pintu tersebut secara pelan, " Assalamualaikum "Ujar Tania memberi salam berharap ada yang menjawab dan membukakan pintu untuknya.


" Waalaikum salam ", Jawab seseorang yang tengah berjalan dari dalam dan akan membuka pintu tersebut.


Terlihat wanita paruh baya yang sangat cantik sedang kaget dengan kedatangan putrinya tersebut,


" Assalamualaikum Ma ", Ucap Tania yang sudah berkaca-kaca dan ingin memeluk Mama nya.


" Waalaikum salam, Tania ??", Jawab Bu Rika tak percaya dengan kedatangan putrinya.


Bu Rika segera mendekat ke arah putrinya dan langsung memeluk nya,


" Mam kangen sama kamu sayang, kamu kemana aja, kenapa kamu gak pernah pulang", Ujar Bu Rika sambil mendekap tubuh putrinya yang satu tahun ini tak bisa ia peluk.


" Maafin Tania ma, Tania malu sama Papa sama Mama,Tania merasa Tania hanya membuat Papa sama Mama malu dengan kelakuan Tania ", ujar Tania sambil terisak.


Bu Rika Kemudian melepas pelukannya kepada Tania,


" Ayo masuk dulu, kita bicara didalam ", Ujar Bu Rika sambil menatap laki-laki yang sedang bersama dengan putrinya tersebut.


" Siapa ini sayang ??", Tanya Bu Rika.


" Ini Niko ma, Nik ini mamaku ", Ujar Tania yang ingin memperkenalkan Niko kepada Mama nya.


" Saya Niko Tante ", Ujar Niko mencium punggung tangan Bu Rika dengan sopan.


" Ayo silahkan masuk nak Riko ", Ajak Bu Rika.


Niko dan Tania pun segera masuk dan tak lama kemudian pak Danu pun turun dari lantai dua rumahnya.


Tania pun seketika menjadi takut kepada Papa nya, terakhir mereka bertemu kemarin saat pak Danu berada di sekitar area apartemen yang Tania tinggali.

__ADS_1


" Papa ", Ucap Tania memanggil Papanya.


__ADS_2