Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Season 2 Part 46


__ADS_3

Alisa dan Fandi berangkat lebih awal, meninggalkan Ghina karena hari ini mereka harus ke luar kota, entah apa yang akan terjadi nanti, dan pastinya fotonya bersama dengan Daddy nya akan tersebar pagi ini, dan pastinya akan membuat Ghina sangat terkejut.


Ghina kemudian turun dari kamarnya, memakai Celana panjang dan kemeja berwarna peach dan blazer yang senada dengan baju nya.


Ghina melihat jam yang ada dipergelangan tangan nya, ia terlihat kaget, satu jam lagi ia harus sudah sampai ke kantor dan Ghina masih belum memesan taxi onlinenya.


Ghina kemudian keluar dan mendapati Ghani baru saja datang, Ghina sebenarnya tidak tega, tapi ini sangat genting sekali, jarak dari rumah dan kantor cukup lumayan jauh jadi Ghina mau tak mau harus meminta Ghani untuk mengantar nya.


Ghina kemudian mengetuk pintu mobil Ghani, sebelum Ghani keluar dari mobil ia harus menahan nya dulu agar dua tidak keluar terlebih dahulu.


Ghani kemudian menurunkan kaca mobilnya, "Apa sih Ghin??", Tanya Ghani melihat adik kembarnya itu terus mengetuk kaca mobilnya.


"Anterin aku ya kak??", Pinta Ghina dengan sedikit memohon agar Ghani mau mengantarkan dirinya ke kantor.


"Kemana??", tanya Ghani kepada adiknya itu.


"Ya kekantor kak, Daddy sama Mommy lagi ke luar kota, nanti siang batu sampai", Ucap Ghina agar Ghani mengerti jika memang ia benar-benar butuh tumpangan.

__ADS_1


"Ya udah, kali ini kamu beruntung, mumpung aku lagu baik dan aku gak terlalu capek", Ghina tersenyum dan langsung berlari menuju pintu samping dan duduk di samping Ghani.


"Ayo jalan", Pinta Ghina dan Ghan segera melajukan mobilnya keluar kembali dari rumahnya.


Ghina terlihat senang sekali, ia tak perlu mengeluarkan ongkos taxi untuk hari ini.


Tak lama setelah itu Ghina terlihat keluar dari dalam mobil Ghani, ia tak lupa mengucapkan terimakasih kepada kakak kembarnya tersebut.


"Aku keluar dulu, udah telat", Ucap Ghina yang kemudian keluar dari dalam mobil Ghani,


Ghina masuk kedalam kantornya, terlihat banyak orang yang saat ini tengah menatap ia dengan tatapan aneh, Ghina pun menjadi bingung, sebenarnya ada apa??, kenapa banyak yang melihatnya dengan tatapan yang cukup tidak mengenakkan.


"Permisi??",Ucap Ghina yang ingin tahu ada apa, apa yang sedang dilihat oleh para karyawan itu.


Para karyawan yang bergerombol seketika memmberi jalan Ghina, memberi jalan orang yang ada fi foto tersebut.


Ghina yang mengetahui apa yang sedang ia lihat seketika mulutnya terbuka, ia tak percaya degan apa yang ia lihat, Ia sedang di foto bersama dengan Daddy nya dan disitu hanya berdua di dalam ruangan Zian.

__ADS_1


Ghina pun berpikir, siapa yang memotretnya sehingga ia sampai tidak tahu jika ia sedang di Potret.


Semua orang melihat Ghina dengan tatapan anehnya, dan semua orang pastinya berpikir an jika ia bermaksud untuk merayu pemilik perusahaan ini.


"Aku gak nyangka jika dia merayu bos dengan cara seperti ini", Ghina mendengar desas-desus dari arah timur dan terlihat dua orang wanita sedang berbicara dan sambil melihat dirinya.


"Iya, pintar sekali dia merayu pak bos, Sampai psk bos mau dia menemani lembur tanpa sepengetahuan istrinya", Ucap salah satu lagi.


Ghina pun mulai geram,ia merasa di pojokan, mau berterus terang tak mungkin banyak yang percaya,


Didalam mobil Ghani baru menyadari jika ponsel Ghina tertinggal, segera saja Ghani turun dan ingin membawa ponsel tersebut kedalam.


Ghani masuk dan melihat semua orang uang menatap Ghina dengan tatapan menyeramkan itu, dan dia kemudian mendekati Ghina.


"Ghin, ada apa??", Tanya Ghani yang mendekati Ghina.


Ghina kemudian menunjuk foto tersebut, Ghani terlihat ingin tertawa, apa maksud semua ini dan Ghani tidak mengerti.

__ADS_1


"Kamu pasti pacar Ghina ya, dia enak main gila sama bos kamu tidak tahu??, kasihan", Ucap salah satu pegawai perempuan yang ada di situ.


Banyak yang tidak mengetahui siapa Ghina dan Ghani sehingga membuat para karyawan salah paham terhadap keduanya


__ADS_2