Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Alisa kesal


__ADS_3

Saat ini mereka bertiga tengah sampai di basemen mall ternama di kotanya, Fandi turun dan berlari kecil untuk membukakan pintu mobil untuk istrinya, Rafa terlihat senang, anak itu sudah mengerti jika diajak kesuatu tempat oleh orang tuanya.


Rafa terlihat ingin minta turun dan anak itu ingin berjalan dengan di gandeng oleh Daddy nya.


Fandi dengan senang hati meraih tangan putranya, dan Rafa berjalan diantara Daddy dan Mommy nya membuat keluarga tersebut terlihat sangat bahagia.


Alisa segera menuju ke tempat tujuannya untuk mencarikan kado untuk Disya, ia kini tengah sibuk memilih, banyak sekali barang-barang dan baju-baju yang membuat Alisa ingin mengambil semuanya, baju anak perempuan yang lucu dan membuat Alisa ingin membeli semuanya.


Alisa kini tengah memilih dan ini adalah kesempatan Fandi, Fandi sudah izin kepada Alisa untuk pergi sebentar dan ia juga mengajak Rafa juga.


Fandi segera menuju ke tempat pakaian perempuan, Fandi sudah berniat membeli lingerie untuk istrinya sesuai janjinya beberapa hari yang lalu,


Fandi kini menjadi pusat perhatian, Papa muda itu kini terlihat memilih lingerie tanpa rasa malu sekalipun, ia memilih beberapa model dan warna dari lingerie yang ada dihadapannya.


Para karyawan wanita yang melihat Fandi kini saling berbisik satu sama lain, entah apa yang dibicarakan oleh para karyawan itu membuat Fandi tak mau menggubrisnya.


Rafa juga terlihat diam, ia sama sekali tak mengganggu Daddy nya yang yang sibuk memilih pakaian, anak itu terlihat serius dengan mainan yang ada ditangannya.


Setelah mendapatkan apa yang ia beli Fandi segera menuju kasir, tatapan kasir tersebut juga terlihat aneh melihat lingerie yang dibawa oleh Fandi.


" Semuanya Satu juta rupiah Mas ", Ujar kasir tersebut, Fandi kemudian segera mengeluarkan golden card nya dan menyerahkan kartu tersebut ke mbak kasir yang sedang bertugas.


5 setel lingerie yang sudah berada di meja kasir segera di bungkus, nantinya Fandi akan memberikan lingerie tersebut untuk istrinya.


Fandi keluar dari toko pakaian itu dengan menenteng paper bag besar, di sampingnya masih ada Rafa dan Fandi mulai menggendong putranya Kembali untuk kembali menuju toko yang menjual perlengkapan bayi.


Fandi dan Rafa duduk di tempat duduk yang disediakan, mereka masih menunggu Alisa yang masih belum selesai, Keduanya kini juga menjadi pusat perhatian karena papa dan anak wajahnya sama-sama sangat tampan, banyaknya wanita muda yang ingin mendekat kini para wanita tersebut terlihat mendekat dan menghampiri Fandi.


" Selamat siang mas, lagi main sama keponakan nya ya ??", Tanya salah satu wanita yang menghampiri Fandi.


Fandi pun menatap para wanitanya tersebut, Mereka semua cantik dan terlihat penasaran dengan sosok Fandi.


" Lihat deh, keponakan nya lucu banget ya gaes, aku mau dong jadi tantenya ", ujar salah satu dari mereka.

__ADS_1


Fandi pun bingung dari mana datangnya para wanita yang sedang mengerumuni dirinya ini.


Dari arah kejauhan Alisa melihat Suami dan anaknya sedang dikerumuni oleh banyak wanita dan membuat Alisa memelototkan matanya.


" Mas, ternyata kamu cari kesempatan disana ??", Ujar Alisa meninggalkan barang belanjaannya.


Alisa semakin mendekat, dan Fandi pun tahu jika istri nya sedang melihat dirinya.


" Aduh gawat nih, bisa salah paham", Gumam Fandi dalam hatinya.


Alisa melihat dari arah jauh, ia ingin mendengar kan jawaban dari Suaminya kepada para wanita tersebut.


" Maaf semua, seperti nya kalian salah orang, ini anak saya, dan itu istri saya ", ujar Fandi sambil menunjuk Alisa yang menatap ke arah dirinya.


Tatapan Alisa sangat tajam membuat para wanita tersebut mundur beberapa langkah,


" Maaf mas, saya kira belum punya istri, maaf ya mbak ", Ujar para wanita tersebut dan langsung meninggalkan Fandi.


Alisa masih kesal, ia kemudian kembali untuk membayar semua barang belanjaannya.


Alisa pun sudah selesai, ia kemudian berjalan dan memanggil Rafa, dan bocah itu langsung saja berlari menghampiri Mommy nya.


" Rafa lapar, ayo kita makan sayang", Ajak Alisa kepada Rafa, Alisa sama sekali tidak melirik ataupun memanggil Fandi.


" Tuh kan marah ", Ujar Fandi sambil menepuk keningnya.


Fandi pun berjalan mengikuti dan segera menyusul istrinya, ia masih mencari keberadaan istrinya, " tadi kayaknya belok kesini deh, tapi dimana ???", Tanya Fandi tapi tak melihat sosok Istrinya.


Tak lama kemudian Fandi melihat Alisa yang baru saja duduk di area food court sambil membawa nampan berisi nasi dan lauk, Alisa juga membeli ice cream untuk dirinya dan Rafa


Fandi pun segera menghampiri istri dan anaknya,


" Sayang, mas cari kamu dari tadi , Kamu kemana?", Tanya Fandi.

__ADS_1


Alisa hanya diam, kini ia tengah menikmati makan siangnya sambil menyuapi Rafa putranya.


." Rafa makan yang banyak ya , biar cepat besar ", Bayi itu tersenyum, berbeda dengan Mommy nya, kini Mommy nya sedang kesal terhadap Daddy nya karena perempuan-perempuan tadi yang mendekati nya.


Fandi masih menunggu Alisa membuka suaranya, " Sayang, kamu marah sama mas ??, maafin mas, beneran tadi itu gak sengaja, wanita-wanita itu yang mendekati mas ", Ujar Fandi.


Alisa hanya diam ia sama sekali tidak menjawab, Tak lama kemudian Alisa sudah selesai dengan makanan nya, ia melirik sekilas ke arah Suaminya yang masih menatap dirinya dengan tatapan memohon.


" Kamu senang kan mas didekati banyak wanita??", Tanya Alisa.


" Nggak sayang, mas nggak suka, mas hanya suka saat dekat kamu saja ", Jawab Fandi.


" Bohong, buktinya kamu gak nolak sama sekali tadi ", Ujar Alisa melanjutkan.


" Beneran sayang,kamu gak percaya sama mas", Ujar Fandi.


Fandi pun kehabisan akal, bagaimana caranya meluluhkan hati Istrinya yang tengah cemburu itu.


Kemudian Fandi teringat dengan paper bag yang ia bawa, lalu ia akan mencoba untuk merayu Istrinya dengan cara ini.


" Sayang, mas punya hadiah buat kamu ", Fandi meletakkan paper bag Tersebut di atas meja,


" Kamu nyogok aku mas ??,Tanya Alisa.


"Nggak sayang, kamu jangan berpikiran buruk sama mas dong sayang, itu semua hanya karena wanita-wanita itu yang tiba-tiba datang dan mendekati mas ", Jawab Fandi.


"Ya sudah kali ini aku maafin, tapi nanti malam gak ada jatah apapun ", ujar Alisa yang membuat mata Fandi melotot.


Alisa kemudian beranjak pergi, Fandi segera mengikuti istrinya dari belakang,


Mereka kini berjalan menuju basemen mall, barang belanjaan Alisa sudah sampai di duluan di samping mobilnya sehingga Fandi hanya tinggal memasukkan nb ya kedalam mobil.


Aliaa segera masuk begitu juga Fandi,

__ADS_1


Fandi segera mengemudikan mobilnya dan menuju ke arah tujuan utama mereka yaitu rumah Denis, Mereka akan memberikan kado untuk baby Disya yang membuat Fandi dan Alisa tak mampu melupakan wajah bayi cantik tersebut.


__ADS_2