Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
62


__ADS_3

"Mas, sudah kamu jangan emosi terus, aku gak apa-apa kok mas", Ucap Alisa yang kini melihat Fandi yang masih dengan emosinya karena Tania.


Fandi sudah merasa agak tenang setelah Alisa menenangkan nya,


" Muka kamu jangan gitu dong mas???, Nanti kalau Mama lihat kamu yang kayak gini nanti dikirain kamu marah sama aku ", Ucap Alisa.


" Iya sayang??, Aku senyum nih ", Ucap Fandi yang sudah menunjukkan gigi putihnya.


" Hahaha", Alisa pun tertawa melihat Fandi yang sudah tersenyum pepsodent kepada dirinya.


" Ya sudah lebih baik kita bicarain masalah lain, jangan wanita itu ", Ucap Fandi.


" Iya mas ku sayang ", Ucap Alisa yang sudah memeluk lengan suaminya.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai dirumah Fandi, Alisa langsung saja masuk tanpa menunggu fandi karena ia sudah teramat kangen dengan Mama mertua nya.


Saat Ia sudah mengucapkan salam, tak lama kemudian Bibi sudah membuka pintu,


" Assalamualaikum Bi?? ", Ucap Alisa sambil tersenyum.


" Waalaikum salam Non?? ", Jawab Bibi.


" Silahkan masuk Non ", Ucap Bibi yang sudah celingak celinguk.


" Bibi caru siapa?? ", Tanya Alisa.


" Itu Non, Bibi cari Den Fandi ", Ucap Bibi.


" Oh, kirain cari siapa Bi, Mas Fandi masih ada di depan, habis ini langsung nyusul kesini kok ", Ucap Alisa.


Alisa kemudian masuk kedalam rumah bersama dengan Bibi, Saat melihat Mama mertuanya yang sedang menonton Televisi, Alisa segera menghampiri dan langsung mencium tangannya.


" Mah?? ", Panggil Alisa kepada Mama mertuanya.


Mama Mira pun nampak kaget dengan kehadiran menantunya yang secara tiba - tiba dan sendirian.


" Lho sayang kapan kamu datang nya?? dan Fandi kemana kok gak sama kamu ", Tanya Mama kepada Alisa.


Alisa bukannya menjawab, ia malah mengambil tangan Mama mertuanya dan langsung mencium punggung tangannya.


" Mas Fandi lagi di depan Ma??, Habis ini nyusul kemari kok ", Ucap Alisa kepada Mama Mertuanya.


" Oh..., Mama kira kamu kesini sendirian ", Ucap Mama Mira.


" Ayo duduk sini sayang ", Ajak Mama Mira sambil menggandeng tangan menantunya tersebut


Tak lama kemudian Fandi datang dengan membawa sebuah Paper bag ditangannya.


" Assalamualaikum Ma??? ", Ucap Fandi sambil mencium tangan dan pipi Mamanya.

__ADS_1


"Waalaikum salam Sayang???, Mama kira jamu gak nganter Alisa kesini ", Ucap Mama kepada Fandi.


" Ya gak mungkin lah mah, Fandi biarin istri Fandi kesini sendirian ", Ucap Fandi yang membuat Alisa fan Mama Mira tersenyum.


" Oh iya Mah, Ini tadi Alisa beliin Mama kue pas berangkat kesini ", Ucap Fandi yang sudah menyerahkan paper bag yang berisi kue.


Mama Mira dengan senang hati menerima pemberian dari menantunya ini


" Makasih ya sayang ", Ucap Mama Mira.


"Iya Mah?? ", Jawab Alisa.


Mama Mira kemudian mengajak Alisa dan Fandi untuk duduk bersamanya, Dan Mama Mira juga sudah meminta Bibi untuk membuatkan teh hangat sebagai pelengkap untuk memakan kue yang sudah di bawakan oleh menantunya tersebut.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 Malam, Fandi pun mengajak Alisa untuk segera pulang ke Apartemen nya karena besok ia sudah mulai bekerja lagi setelah ia mengambil libur.


" Mah kita mau pamit pulang dulu udah malam ", Ucap Fandi kepada Mamanya.


" Lho, Mama kira kalian bakalan menginap disini", Ucap Mama yang sedikit ngambek.


" Lain kali aja ya mah, Pasti Alisa dan Mas Fandi bakalan nginap disini, tapi besok mas Fandi harus pergi ke Resto", Ucap Alisa.


" Lho, memangnya kalian gak bulan madu fand?? ", Tanya Mama.


" Nanti aja mah, Fandi masih sibuk ", Ucao Fandi .


Alisa menjadi malu dengan perkataan suaminya tersebut, dengan reflek Alisa langsung mencubit perut Fandi.


" Aw.., sakit sayang ", Ucap Fandi.


" Kamu ngomong apa sih mas, malu tau sama Mama", Ucap Alisa yang sudah memerah wajahnya menahan malu.


Mama Mira pun tersenyum melihat Fandi dan Alisa.


" Ya sudah nggak apa-apa, Lebih baik kalian cepat pulang, cepet buatin Mama cucu ya??", Ucap Mama Mira.


" Beres Ma, Fandi dan Alisa akan secepatnya kasih Mama cucu, Masih proses Ma ", Ucap Fandi yang membuat Mama Mira tertawa dan membuat Alisa lebih malu lagi.


Mereka pun akhirnya berpamitan, Mah kita pulang dulu ya


"Assalamualaikum ", Ucap Mereka sambil mencium tangan Mama Mira.


" Waalaikum salam , Hati - hati sayang ", Jawab Mama Mira yang melihat Alisa dan Fandi sudah memasuki mobilnya.


Di dalam mobil Alisa tidak henti Hentinya bicara, " Mas, kenapa kamu bicara seperti itu ke Mama, Aku malu tau mas ", Ucap Alisa.


Alisa sudah mengerucut kan bibirnya saat ini, Fandi yang melihatpun jadi tertawa.


" Kamu kenapa sayang, Ayo dong senyum", Ucap Fandi.

__ADS_1


Alisa masih saja diam, Fandi pun semakin ingin menggoda istrinya tersebut.


" Kalau bibirmu seperti itu mas akan mudah untuk menciummu ", Ucap Fandi.


Fandi kemudian menepikan mobilnya, " Mas, ngapain kita berhenti ", Tanya Alisa.


Fand pun tidak menghiraukan pertanyaan Alisa, malah dia semakin memajukan wajahnya.


" Mas stop, ini dijalan!!, Kamu mau nanti ada polisi yang datang ", Ucap Alisa.


Fandi pun hanya tertawa kecil, " Aku kan mau mencium istriku yang sudah ngambek ini ", Ucap Fandi.


" Dasar kamu mas, Kamu makin kesini makin mesum", Ucap Alisa.


" Kan mesum sama istri sendiri gak apa-apa sayang ", ucap Fandi.


" Terserah kamu mas, ayo kita jalan, aku takut disini ", Ucap Alisa yang melihat jalanan gelap didepannya.


Fandi pun dengan segera menyalakan mobilnya dan melanjutkan perjalanan pulang.


Tak sampai 30 nenit mereka sudah sampai di depan Gedung apartemen mereka.


mereka kemudian berjalan beriringan menuju kedalam apartemen mereka.


Setelah masuk kedalan kamar, Alisa langsung mengganti pakaiannya dengan baju tidur dan bersiap untuk tidur.


" Ayo mas kita tidur, besok kamu harus berangkat pagi ", Ucap Alisa.


Fandi pun segera menuju tempat tidurnya dan segera tidur,


Malam ini tidak ada aktifitas apa-apa , mereka langsung tidur dengan saling berhadapan.


Fandi yang sedari tadi belun bisa memejamkan matanya tiba - tiba berkata " Sayang, kamu besok gak apa-apa kan aku tinggak sendiri disini ", Tanya Fandi.


Alisa kemudian membuka matanya kembali, ia lihat wajah cemas suaminya yang masih menatapnya.


" Kamu kenapa mas, aku tidak apa - apa ", Ucap Alisa.


" Aku takut Tania akan datang kesini dan berbuat hal yang tidak tidak terhadap mu, aku takut dia mencelakaimu ", Ucap Fandi yang masih kelihatan cemas.


" Kamu tenang aja mas, aku bisa jaga diri ", Ucal Alisa.


" Tetap saja aku tidak tenang sayang, apa kamu ke rumah Papa aja, nanti pas pulang kerja aku jemput kamu ", Ucap Fandi.


" Iya mas, aku nurut aja apa kata mas", Ucap Alisa yang kini memeluk suaminya dengan erat.


Fandi pun kemudian mencium kening Alisa dalam - dalam.


" Ya sudah ayo kita tidur ", Ucap Fandi.

__ADS_1


__ADS_2