Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
49.


__ADS_3

Di sepanjang jalan Tania masih terus mengikuti Taksi online yang di tumpangi Alisa.


Dengan tanpa rasa sabar Tania masih saja terus mengumpat didalam mobilnya, " Kenapa lama sekali ?? ", Ucap Tania yang sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa Sebenarnya Alisa.


Alisa yang masih berada di taksi online tersebut kini sedang menuju ke supermarket terdekat, ia ingin membeli sesuatu yang ia rasa ia akan bisa membelinya sendiri, Beda dengan yang dulu, apapun keperluan Alisa pasti dengan manjanya Alisa akan menyuruh salah seorang dari beberapa maid yang dipekerjakan dirumahnya tersebut.


" Mas, nanti kita berhenti dulu di Supermarket ya ?? ", Ucap Alisa memberi tahu kepada supir taksinya tersebut.


Tak butuh waktu lama Alisa sudah berada di area Supermarket.


" Mas, tunggu sebentar ya, saya gak lama kok ", Ucap Alisa kepada sopir taksi.


" Iya mbak ", Jawab supir taksi tersebut .


Alisa berjalan keluar dan masuk kedalam Supermarket , Tepat di di depan supermarket Tania kini tengah menunggu Alisa yang sedang berbelanja.


" Mau apa sih sebenarnya dia kesini dulu, buang - buang waktu ku saja ", Gerutu Tania dalam hatinya.


" Apa mungkin dia disuruh majikannya ya buat belanja ", Ucap Tania.


" Hm.. Kenapa aku bisa lupa ya, bukannya Alisa tinggalnya di tempat kumuh itu, Pasti dia sekarang lagi kerja sampingan dirumah Orang kaya", Ucap Tania dengan nada mengejek.


Tak lama kemudian Alisa sudah keluar dengan menenteng dua kantung kresek yang ada ditangannya, Kemudian dia segera melanjutkan perjalanan nya untuk pulang ke rumah.


30 menit kemudian, Alisa sudah sampai di depan pintu gerbang utama.


Tania juga sudah sampai di tempat yang agak sedikit jauh dari keberadaan Alisa.


" Apa aku bilang, dia itu sekarang lagi kerja sampingan jadi pembantu, sok sok an aja dia mau merebut Fandi dari ku ", Ucap Tania.


Setelah turun Alisa langsung disambut oleh satpam yang berada di rumahnya, Selamat sore Non ???, "Tumben nih pulang sendiri, biasanya kan Den Fandi selalu mengantar Non pulang ??", Ucap Pak Galih, satpam yang bekerja untuk menjaga rumah Alisa.


" Iya pak, Mas Fandi lagi sibuk jadi gak bisa ngantar saya " Ucap Alisa dengan tersenyum.


" Ya sudah Pak, kalau gitu saya masuk dulu ", Ucap Alisa sambil berjalan menuju rumahnya.


Pak Galih pun tersenyum, "Dulu majikannya itu tak pernah sekalipun berbicara dengan nya, jangankan berbicara tersenyum pun tak pernah", Kenang Pak Galih Sambil tersenyum.


Setelah Alisa masuk kedalam rumah, Tak lama Tania pun turu dari mobilnya dan berjalan ke arah Satpam tersebut.

__ADS_1


Seperti biasanya dengan baju yang sexy, dan dandanan yang sedikit menor membuat Pak Galih menelan ludahnya saat ini.


" Bener nih dugaan aku si Alisa itu cuma pembantu disini, lagak nya aja yang sok Sokan mau jadi istri Fandi yang kaya, Pantesan aja aku " Ucap Tania kepedean.


Tania pun menatap Rumah di depannya ini dengan kagum, "Andai gue bisa punya rumah sebesar ini ", Ucap Tania.


" Pasti yang punya rumah ini sangat kaya raya, Atau mungkin yang punya Rumah ini adalah cowok ganteng yang bisa gue manfaatin ", Ucap Tania dengan masih memandang Rumah Alisa.


" Dari pada aku penasaran lebih baik aku kesana aja , Siapa tau aku bisa mempermalukan Alisa di depan majikannya"


Tania pun mengakhirinya khayalannya tersebut, Ia hampiri Pak Galih dan kemudian bertanya.


" Pak ?? ", Ucap Tania dari balik gerbang.


" Iya Non, ada apa ?? Tanya Pak Galih.


" Saya mau bertemu dengan pemilik rumah


ini ", Ucap Tania kepada Pak Galih.


Pak Galih pun menatap Tania dari atas sampai bawah, ia tidak pernah tahu wanita yang ada didepannya ini, " Sepertinya ini bukan temannya Non Alisa, Tapi mau apa ya ??", Gumam Pak Galih dalam hatinya.


Akhirnya Tania pun dipersilahkan masuk, sesampainya didepan pintu utama, Tania langsung memencet bel rumah Alisa dan tidak Beberapa lama salah seorang maid sudah membuka pintu tersebut.


" Cari siapa Nona ??", Tanya maid tersebut yang merasa tidak pernah melihat Tania.


" Saya mau cari pemilik rumah ini ", Ucap Tania kepada maid tersebut.


Tanpa berpikir panjang maid tersebut mempersilahkan Tania untuk masuk,


" Silahkan masuk Nona ", Ucap Maid tersebut.


Tania kemudian masuk dan duduk di salah satu sofa tamu yang berada di situ, " Maaf Nona, Tuan tidak ada dirumah sekarang", Ucap maid tersebut.


" Saya mau bertemu, anak pemilik rumah ini ", Ucap Tania.


" Baiklah Nona, Sebentar saya panggilkan ", Ucap maid tersebut.


" Nona mau minum apa ?",

__ADS_1


" Terserah, lebih baik kamu segera panggil majikanmu ", Ucap Tania.


" Baik Nona" , Akhirnya maid tersebut pun pergi meninggalkan Tania, Sambil berjalan maid tersebut terus saja mengumpat.


" Dasar wanita aneh, sudah seperti majikan saja, Baru datang aja sudah seenaknya sendiri", Ucap maid tersebut .


Setelah ditinggal maid tersebut, Tania terus saja melihat seluruh penjuru rumah Alisa dengan kagum, Ia merasa takjub dengan keindahan rumah Alisa.


Tak berapa lama pun Dari arah luar Pak Ardi datang dan berjalan menuju ke dalam rumahnya,


Setelah ia masuk, Ia melihat Tania yang sedang duduk di rumah tamunya tersebut,


Tania pun berdiri ketika ia melihat Pak Ardi yang datang , Ia langsung tersenyum dan ingin melangkah menghampiri Pak Ardi, tapi sebelum itu, Alisa sudah berjalan menuruni tangga untuk menemui Papa nya,


Alisa juga nampak kaget dengan kehadiran Tania dirumahnya, " Sedang apa dia disini ??", Ucap Alisa dalam hatinya.


Sebelum ia sampai didekat Papanya, Tania pun langsung angkat bicara.


" Eh kamu, Mana minuman saya kenapa lama sekali, ", Ucap Tania kepada Alisa.


Pak Ardi pun kaget dengan perkataan perempuan yang bertamu dirumahnya tersebut,


Wajah Pak Ardi pun langsung berubah menjadi merah padam, Ia sangat marah kepada tamu yang tak diundang tersebut.


Alisa yang melihat Papa nya yang sedang marah, kemudian langsung memberi isyarat agar Papanya tetap tenang, dan melihat sejauh mana Tania menghina dirinya.


" Om, bukannya Om adalah pemilik rumah ini, sebaiknya Om tegur pembantu Om ini yang tidak menghormati tamu dirumah ini ", Ucap Tania kepada Pak Ardi.


Pak Ardi pun hanya diam, Tania pun semakin geram, " Wah wah wah, Majikan mu saja yang melihatmu enak - enakan tidak berani memarahi dirimu, Pasti kamu juga merayu nya sama seperti kamu merayu Fandi, iya kan???",


" Ternayata kamu pintar sekali, kamu melakukan hal yang sangat memalukan, Aku teramat kasihan dengan Fandi yang begitu saja memilihmu untuk menjadikan kamu istrinya, Dia tidak tahu jika kelakuanmu sangat menjijikkan disini ", Ucap Tania yang semakin memojokkan Alisa.


Alisa yang sudah geram dengan Tania pun akhirnya melangkahkan kakinya dan tanpa diduga ia langsung menampar wajah Tania dengan sangat keras,


" PLAAKKK .. PLAKKK.!!!",


Alisa menampar wajah Tania dua kali, ia sudah tidak dapat menahan amarahnya sekarang,


Tania sekarang tengah meringis menahan kesakitan diwajah nya, Ia masih menatap Alisa dengan penuh kemarahan.

__ADS_1


__ADS_2