Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
163


__ADS_3

Alisa kemudian turun dari kamarnya dan segera membantu Bi Jum menyiapkan sarapan pagi.


Dan Fandi sudah mendapat tugas dari Alisa untuk menjaga Rafa yang masih tertidur pulas dalam kamarnya.


Rafa memang beberapa hari ini sudah tidur terpisah dari Alisa dan Fandi, dan bi Jum sangat senang sekali jika ia harus menemani Rafa tidur bersama dengannya.


Tak lama kemudian terdengar tangis dari Rafa, pertanda anak itu sudah bangun dan mencari seseorang untuk menggendong dirinya dan mengajak keluar dari dalam kamar tersebut.


Setelah melihat Daddy nya yang menggendong nya Rafa kini mulai tersenyum, dan Fandi pun segera membawa Rafa menuju ruang tengah yang terletak bersebelahan dengan dapur.


" Selamat pagi Mommy ", Ujar Fandi sambil menggendong Rafa.


" Waalaikum salam sayang, wah anak Mommy sudah bangun ya, Rafa sama Daddy aja ya, Mommy mau bantuin Mbah masak dulu ya ", Ujar Alisa kepada Rafa yang sedari tadi memandang kerahnya.


Rafa terlihat duduk dengan nyaman di pangkuan Daddy nya sambil menonton film kartun di televisi yang membuat Rafa seketika tertawa.


Entah bocah itu sudah mengerti atau belum, tapi jika melihat kartun yang sedang kejar-kejaran membuat ia langsung saja tertawa dengan sangat keras.


Fandi pun terlihat sangat bahagia kala melihat perkembangan putranya yang dapat ia lihat setiap hari, ia patut bersyukur karena bisa berkumpul dengan anak istrinya setiap hari dan tak perlu berjauhan karena masalah pekerjaan.


Alisa Kemudian datang dengan secangkir kopi untuk Fandi, dan Alisa Kemudian mengambil Rafa dan mengajak putranya untuk mandi.


Betapa lincahnya Rafa saat berada di gendongan Mommy nya membuat Alisa sangat bahagia sekali.


Setengah jam kemudian Alisa sudah kembali dengan berpakaian rapi dan juga Rafa yang juga sudah tampan.


" Hai sayang, Hm... sini Daddy mau cium dulu", Ujar Fandi yang ingin mencium pipi Rafa yang kini penuh dengan bedak bayi yang sangat khas bau bayi.


Rafa kini didudukkan di kereta dorongnya dan Alisa kemudian segera menyuapi MP ASI untuk Rafa.


" Makan yang banyak ya sayang ??, biar cepat besar, biar bisa temenin Mommy ", Ujar Alisa kepada Rafa.

__ADS_1


Rafa terlihat sangat lahap sekali memakan sarapannya, sesudah selesai Rafa kini di bawa Bi Jum dan kemudahan Alisa dan Fandi segera sarapan sebelum berangkat ke kantor.


Meskipun Alisa harus kekantor, sebisa mungkin pagi harinya Alisa harus sudah selesai dengan tugas mengurus suami dan putranya, ia tak mau jika ia hanya mementingkan pekerjaan nya saja tanpa mengurus semua keperluan suami dan putranya.


Alisa kembali mengajak putranya ke kantor karena Mama Mira hari ini sedang ada arisan bersama ibu-ibu komplek perumahan nya, jadi Alisa pun dengan dengan senang hati mengajak putranya tersebut.


" Maaf ya sayang, mas gak bisa temenin kami di kantor, mas lagi banyak sekali pekerjaan ", Ujar Fandi kepada Alisa.


" Iya mas, gak apa-apa, kamu tenang aja mas kan ada Nisa , kami gak perlu khawatir ", Ujar Alisa meyakinkan.


Fandi dan Alisa pun kemudian berangkat menuju kantor dan terlebih dahulu fandi mengantar istrinya.


" Nanti kamu kerumah Papa aja sayang, kayaknya mas pulang malam lagi ", Ujar Fandi.


" Iya mas, tapi pulangnya ??", Tanya Alisa yang meminta kepastian.


" Nanti malam mas akan jemput kamu, kamu tenang aja sayang ", Jawab Fandi.


" Ya sudah kamu hati-hati ya mas, jangan lupa sholat, makan ",


" Iya sayang, mas berangkat dulu, Assalamualaikum ", Ucap Fandi lalu meninggalkan area kantor Bachtiar Group.


Alisa langsung saja masuk dan semua pandangan para karyawan tertuju pada Rafa yang tengah di dorong oleh Alisa dengan kereta bayinya.


Banyak pegawai wanita yang langsung mendekat ke arah Rafa dan mulai menyentuh pipi gembul Rafa,


" Lucu banget ya ", Ujar salah satu pegawai waniat di situ, tak cukup hanya satu wanita yang mendekat, setiap kali Alisa berjalan di dalam gedung tersebut semuanya pun langsung menghampiri Rafa karena terlihat sangat menggemaskan sekali.


Alisa kini sudah sampai di lantai 15, lantai dimana terletak ruangannya yang biasanya ia tempati.


Nisa yang melihat Alisa langsung saja menghampirinya, begitu juga dengan Nisa ia langsung saja tersenyum senang kala melihat bosnya datang dengan membawa putranya yang sangat lucu tersebut.

__ADS_1


" Rafa ikut juga sayang ??", Tanya Nisa langsung berjongkok menatap wajah Rafa yang sangat lucu pagi ini.


Nisa teramat sayang kepada Rafa karena di sampai saat ini belum juga di karuniai momongan, ia dan suaminya berharap agar secepatnya di berikan keturunan agar dapat merubah suasana rumah mereka menjadi ramai.


"Nis, tolong bantu aku jagain Rafa ya ", Ujar Alisa kepada Nisa.


" Iya Mbak, kok Rafa ikut mbak hari ini ??", Tanya Nisa yang penasaran, biasanya jika Rafa ikut pasti Fandi juga ikut ke kantor ini menanti istri dan anaknya tentunya.


" Iya Nis, Omanya Rafa lagi ada acara, terus Daddy nya lagi banyak kerjaan ", Ujar Alisa yang pasti Nisa tahu karena pasti Denis juga ikut lembur bersama dengan Fandi.


" Iya mbak, Bang Denis juga lembur tadi malam, dan nanti malam juga lembur lagi kayaknya ", Ujar Nisa yang sedikit agak kurang bersemangat karena Denis mengatakan jika malam ini ia akan lembur lagi.


" Kita sama-sama sabar ya Nis, kan suami kita bekerja juga buat kita buat membahagiakan kita ",


" Iya Mbak, kita harus tetap doain mereka agar mereka selalu sehat ".


Untung saja hari ini tidak ada pekerjaan yang terlalu penting sehingga membuat Alisa lebih leluasa menjaga Rafa bersama Nisa.


Berbeda hal nya dengan Fandi, kini ia bersama dengan Denis tengah serius di dalam ruang meeting untuk membahas rencana kerja sama dengan PT. Surya bakti indah.


"Bos kayaknya kita harus pergi ke Bandung ", Ujar Denis Setengah berbisik.


Fandi kemudian mengangguk, Benar kata Denis jika ia harus pergi ke Bandung dalam kurun waktu satu Minggu bersama dengan Denis tentunya.


" Mau tak mau kita harus pergi den, Dan semoga semua berjalan dengan lancar ", Harap Fandi dalam doanya.


Fandi kini sedang berbicara dengan Pak Surya, CEO dari PT. Surya Bakti indah.


" Saya akan menunggu kedatangan Pak Fandi", Ujar Pak Surya tersenyum ramah kepada Fandi.


" Terimakasih Pak, saya sangat berterima kasih jika nantinya Pak Surya menerima saya dengan baik disana",.

__ADS_1


Pak Surya masih belum mengetahui jika Fandi sudah memiliki seorang istri dan putra, yang ia tahu jika Fandi baru saja menggantikan posisi Pak Dimas yaitu Papanya sebagai CEO di Wiratama Corp.


Pak Surya akhirnya berpamitan dan segera pergi menuju ke bandara karena ia harus segera sampai di kantornya lagi karena masih bentak pekerjaan yang harus ia selesaikan.


__ADS_2