
Denis kini sudah berada di loby perusahaan Bachtiar Group, Denis kini sedang menunggu Alisa yang belum datang
Tak lama kemudian seseorang yang ditunggu pun datang, Alisa masuk kedalam kantornya dan langsung disambut oleh Denis,
Alisa pun menyuruh Denis untuk mengikutinya masuk kedalam ruangan nya.
Denis pun mengangguk dan mengikuti Alisa dari belakang.
Setelah sampai di depan ruangannya Denis pun dipersilahkan masuk kedalam, Denis pun duduk tepat dihadapan Alisa dan langsung mengeluarkan surat pengunduran diri dari istrinya.
" Ini surat pengunduran diri Nisa", Alisa pun menerimanya dan membukanya.
Alisa pun tersenyum, " Bagaimana keadaan nya sekarang ??", Tanya Alisa kepada Denis.
" Masih mual Bu bos, masih gak bisa aku dekati ", Ujar Denis.
" Yang sabar ya, kamu harus jadi suami siaga ", ujar Alisa.
Alisa Kemudian meraih gagang telepon dan menghubungi bagian keuangan.
Beberapa saat kemudian Salah satu staf keuangan pun masuk dan menyerahkan sebuah amplop yang cukup tebal.
" Terimakasih, anda boleh kembali ke ruangan anda ", Ujar Alisa.
Alisa kemudian menyerahkan amplop tersebut ke Denis,
" Ini gaji Nisa dan ini ada sedikit uang dari perusahaan, semoga bermanfaat buat Nisa ", Ujar Alisa kepada Denis.
" Terimakasih Bu bos, akan saya serahkan kepada Nisa, dan saya minta izin untuk mengemasi barang-barang Nisa yang ada di mejanya ", Ujar Denis meminta izin.
" Iya Silahkan ", Jawab Alisa disertai dengan senyumannya.
Denis Kemudian keluar dari ruangan Alisa dan berjalan menuju ke meja istrinya, Denis kemudian mengambil barang pribadi Nisa termasuk foto Nisa dan dirinya yang ada di meja tersebut.
Setelah semuanya sudah terkumpul Denis pun segera meninggalkan kantor tersebut, segera ia turun kebawah dan menuju ke mobilnya, sudah hampir satu jam ia telat masuk ke kantor dan untung saja ia sudah mendapat izin dari bosnya.
Segera ia memutar kunci mobilnya dan mobil pun berjalan dengan kecepatan sedang, 45 menit kemudian Denis sudah sampai dan segera pergi menuju ke ruangan bosnya dan juga ruangannya.
Denis Kemudian segera melanjutkan pekerjaannya, dan Fandi yang mengetahui kedatangan Denis langsung saja memanggil nya.
" Den, keruangan saya ", Perintah Fandi dari balik telfon kantor.
" Baik bos ", Jawab denis dan langsung pergi keruangan Fandi.
Fandi ingin berbicara masalah pengganti Nisa kepada Denis, beharap Denis mempunyai rekomendasi untuk itu.
__ADS_1
" ada yang bisa aku bantu bos ??", Tanya Denis kepada Fandi.
" Hmm... kira-kira kamu punya rekomendasi untuk pengganti istrimu ??", Tanya Fandi kepada Denis, Fandi tidak mau jika istrinya harus bekerja sendirian tanpa bantuan Sekertaris.
" Maaf bos sepertinya kali ini aku tidak punya orang yang bisa menggantikan istriku bos ", Jawab Denis.
Fandi pun sedikit berpikir, kali ini istrinya harus membuka lowongan pekerjaan agar istrinya segera mendapatkan seorang sekretaris pengganti Nisa.
" Ya sudah kami boleh kembali ke tempat mu ", Ujar Fandi.
Denis pun segera Kembali, ia ingin segera menyelesaikan pekerjaan nya yang sempat tertunda tadi.
Fandi akhirnya menelfon istrinya, ia berniat akan mencarikan sekertaris baru untuk istrinya tersebut.
Ponsel Alisa tiba-tiba berbunyi dan setelah dilihat suaminya lah yang kini tengah menelfonnya.
" Halo mas, Assalamualaikum ", Ucap Alisa kepada Fandi.
" Waalaikum salam sayang, bagaimana pekerjaan kamu ??, lancar ??", Fandi sedikit khawatir dengan pekerjaan istrinya, rasanya tidak mempunyai seorang sekretaris sangat membuat repot tentunya.
" Alhamdulillah mas, hari ini lancar ", Jawab Alisa.
" Kamu gak butuh Sekertaris baru sayang ??", Tanya Fandi kepada istrinya.
" Lebih baik kamu segera mencarinya sayang, mas tidak mau kamu bekerja sendirian ", Ujar Fandi.
" Iya mas, ya sudah aku tutup ya , masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan ", Ujar Alisa.
Alisa Kemudian menutup ponselnya, ia kembali mengangkat gagang telpon kantor dan menyuruh salah satu staf HRD untuk datang menemuinya di ruangannya.
Tak lama setelah itu, datanglah satu staf HRD, " Permisi Bu, anda memanggil saya ??", Tanya staf tersebut.
" Iya Bu, saya mau anda mencarikan saya sekertaris baru, dan harus perempuan", Ujar Alisa.
" Baik Bu, secepatnya saya akan memasang iklan untuk perusahaan kita ", Jawab staf tersebut.
Kemudian staf bagian HRD itu pun berpamitan keluar dan kembali menuju ruangannya, ia harus segera memasang iklan agar Bu bosnya tersebut segera mendapat pengganti sekertaris nya yang lama.
Pada saat jam makan siang Alisa keluar dari ruangannya sendiri, biasanya ia akan ditemani Nisa ke masjid kantor untuk melaksanakan sholat dhuhur, tapi kali ini Alisa harus berjalan sendirian.
Nantinya ia akan mulai membiasakan lagi dengan sekertaris baru yang akan membantunya dalam bekerja.
Setelah selesai sholat dhuhur, Alisa tiba-tiba mendapat kiriman makan siang yang Alisa kira pasti dari Suaminya, Alisa pun menerima dengan tersenyum, lalu ia segera masuk kedalam ruangannya dan membuka bungkus makanan tersebut.
Didalam nya tak hanya ada makanan, ada secarik kertas memo yang ada di sana lalu Alisa ambil dan segera Alisa buka memo tersebut.
__ADS_1
*Untuk istriku yang sangat cantik, semoga makanan ini bisa mengurangi rasa lelahmu,
Dari suami mu
Fandi❤️❤️❤️*
Alisa pun tersenyum membaca memo yang dikirim oleh suaminya,
Tak lama kemudian ponsel Alisa pun berbunyi, ada pesan masuk yang sengaja dikirim oleh suaminya.
~Suami ku
" Sudah kamu terima sayang ???",
~ Alisa
" Sudah mas, Terimakasih, aku suka, Makasih makannya ",
~Suamiku
I" Iya,dimakan ya, aku gak mau kamu sakit ",
Tulis Fandi seperti anak SMA yang sedang jatuh cinta.
Alisa Kemudian membuka kotak makanan tersebut lalu segera memakannya.
Fandi sengaja mengirimkan makanan kesukaan istrinya membuat Alisa sangyt senang kali ini,
Ada tambah martabak manis kesukaan Alisa membuat Alisa membulat kan matanya dan tak sabar untuk memakannya.
Setelah makanannya sudah habis, Alisa dengan segera mencoba martabak manis yang dikirim kan Suami tersebut, Alisa sangat menyukai martabak manis, apalagi sewaktu hamil dulu Fandi sering membawakan dia martabak manis saat berada di apartemen milik suaminya .
Tepat pukul 3 sore Fandi sudah tiba di kantor istrinya, Fandi segera memencet angka 15 dan lift pun segera membawa Fandi menuju ke tempat istrinya.
Suara lift pun terdengar dan Fandi pun segera keluar dari dalam lift tersebut.
Fandi segera masuk dan melihat istrinya yang tengah menatap laptopnya dalam-dalam.
Alisa sangat sibuk hari ini sampai-sampai ia tidak tahu jika Fandi sudah berada di hadapannya Sekarang.
"Assalamualaikum sayang ", Ucap Fandi yang membuat Alisa kaget.
" Waalaikum salam, kamu kapan datangnya mas ??, kok aku nggak tahu ", Alisa pun bertanya.
" Baru aja sayang, kamu sibuk banget ya hari ini ??", Tanya Fandi yang melihat istrinya masih menatap layar laptopnya dengan serius.
__ADS_1