
Alisa mengedarkan pandangannya ke penjuru arah ruangan Papa nya, terdapat banyak foto dirinya yang ada di dalam ruangan ini bersama sang papa, bahkan ada satu foto yang membuat Alisa langsung mendekat ke arah nya, foto dirinya berserta Mama nya, membuat Alisa ingin sekali meraba foto tersebut.
Mata Alisa pun sudah berkaca-kaca, Fandi yang melihat istrinya langsung saja mendekatinya,
" Kenapa sayang ??", Tanya Fandi saat air mata Alisa mulai menetes .
" Aku kangen Mama mas ", ujar Alisa sambil menatap foto Mama nya yang selalu Papa nya pasang di ruangan tersebut.
Fandi kemudian menatap ke arah mata istrinya, Fandi selama mengunjungi ruangan Papa mertuanya tidak menyadari jika ada banyak foto terpajang disitu.
" Sabar sayang, Mama sudah bahagia ", Ujar Fandi.
Papa Ardi kemudian bangkit dari tempat duduknya, ada rasa ngilu dihatinya ketika melihat Alisa menangisi Mama nya kembali.
" Sayang, Papa menyuruh mu kesini bukan buat melihat putri Papa ini menangis ", Ujar Papa Ardi.
Papa Ardi memang sengaja memasang foto mendiang istrinya agar ia selalu ingat dengan istri yang teramat ia sayangi, kepergian istrinya sangat membuat hatinya sangat sakit karena ia masih belum bisa membahagiakan istrinya tersebut.
Seketika Alisa sadar dan segera menghapus air matanya.
" Iya Pah, maafkan Alisa ",
" Papa mengerti sayang, papa juga ketika melihat foto Mama mu ada rasa rindu yang mendalam ", Ujar papa Ardi.
" Sudahlah sayang, Jagan di bahas sekarang, ini waktunya kamu mempersiapkan dirimu, buatlah Mama bangga kepadamu ", Ujar papa Ardi.
" Iya Pah, aku akan membuat Mama bangga ", Ujar Alisa yang kini sudah mulai tersenyum lagi.
Mama Alisa pernah bilang sewaktu Alisa kecil jika Alisa harus bisa membuat mamanya bangga nantinya, bisa membuat mamanya tersenyum senang.
" Ayo sebaiknya kita segera memperkenalkan Alisa sebagai CEO baru di kantor ini ", Ujar Papa Ardi.
Mereka melangkah keluar bersama, berjalan di antara Papa dan suaminya membuat Alisa merasa amat di sayangi oleh kedua lelaki tersebut.
Mereka pun kini memasuki lift khusus petinggi perusahaan, Setelah menekan tombol untuk turun ke lantai utama.
Setelah menunggu beberapa menit mereka kini sudah sampai di lantai utama dan pintu lift pun terbuka.
__ADS_1
Sebelumnya pak Ardi sudah menyampaikan kepada seluruh karyawannya untuk berkumpul di loby utama.
Fandi, Alisa dan Papa Ardi sudah berada di antara banyaknya karyawan yang ada di gedung tersebut.
Tak lama kemudian Datang seseorang dari arah pintu utama kantor tersebut, Kakek Bagas terlihat sudah sampai di kantor utama.
Kakek Bagas juga masih memimpin perusahaan cabang keluarga mereka, sejauh ini kakek masih bisa menghandle semua pekerjaan nya.
Setelah kakek Bagas ikut bergabung Alisa dan Fandi langsung menyalami kakek Bagas.
Kakek membuka acara tersebut dan memperkenalkan siapa Alisa dan sebagai apa dia di perusahaan ini, banyak yang tak menyangka jika seorang perempuan yang pagi ini datang adalah pengganti CEO di perusahaan ini, begitu juga dengan kedua resepsionis yang menatap Alisa dengan sinis, mereka sangat kaget karena tidak menyangka bahwa Alisa adalah putri dari pemilik perusahaan ini dan Fandi adalah suaminya.
Mereka langsung gemetar seakan takut jika Alisa mengingat kejadian di bawah tadi, mereka terang-terangan memperlihatkan senyum menggodanya kepada Fandi saat bersama Alisa.
Setelah perkenalan selesai mereka kembali menuju meja kerja masing-masing, Alisa juga kini menempati ruangannya dan ditemani Fandi tentunya.
"Selamat ya sayang ", Ujar Fandi memberi selamat dan menghadiahi sebuah kecupan di kening Alisa.
" Iya mas, makasih ya, selalu bantu aku ya ", ujar Alisa.
" Iya sayang, kamu jangan khawatir ya ", Jawab Fandi.
Jam sudah menunjukkan pukul 4 Sore, Alisa pun juga sudah kegirangan karena ia akan segera bertemu dengan Rafa, segera ia keluar dari ruang kerjanya karena Fandi sudah keluar terlebih dahulu dan sedang menunggu nya di mobil.
Selama Alisa berjalan keluar dari kantornya, banyak karyawan nya yang tersenyum hormat kepada dirinya, bahkan resepsionis tadi juga malu saat bertemu dengan Alisa.
Alisa segera menuju ke mobil Fandi yang sudah menunggu sedari tadi,
Segera ia membuka mobil dan duduk di samping suaminya.
Jalanan sangat lancar hari ini semakin membuat Alisa senang karena ia bisa melihat putranya semenjak pagi tadi ia tinggalkan dirumah bersama Mama mertuanya.
Sebenarnya Alisa ingin mempekerjakan seorang baby sitter untuk menjaga Rafa, tapi karena Mama mertuanya menolak dan ingin menjaga cucunya sendiri maka Alisa hanya bisa menurutinya.
Mereka kini sudah sampai di depan rumahnya, segera Alisa masuk dan segera mencari Rafa,
" Assalamualaikum sayang, Mommy pulang ", Ujar Alisa sambil melihat Rafa sedang dalam gendongan Mama mertuanya.
__ADS_1
" Waalaikum salam, tuh mommy nya udah pulang ", ujar Mama Mira sambil mengahadapkan Rafa kearah Alisa yang baru saja datang.
" Mah, Alisa mau mandi dulu ya, gak enak kalau dari luar langsung dekat Rafa ", ujar Alisa berpamitan.
" Iya lebih baik kamu mandi dulu sayang ",
Tak lama kemudian Fandi pun datang dari arah luar menuju ke arah Mama nya dan Rafa.
" Assalamualaikum ma, Assalamualaikum ganteng ", Ujar Fandi sambil mendekatkan badannya ke Rafa.
" Waalaikum salam Fand, eits... kamu mau ngapain, kamu tuh seharusnya mandi dulu sebelum dekat Rafa, kan banyak kumannya ", Ujar Mama Mira memberitahu Fandi.
Dengan segera Fandi pun menjauhkan badannya dari putranya.
" Alisa mana mah ??", Tanya Fandi.
" Alisa udah ke atas kayaknya mandi ", Ujar Mama Mira.
Fandi yang mendengar istrinya sedang mandi seperti mendapat hadiah, ia langsung saja menyusul istrinya di kamarnya mengingat Rafa masih dalam gendongan Omanya.
" Fandi ke atas dulu mah ", ujar Fandi yang langsung saja menaiki tangga tersebut dengan setengah berlari.
Fandi langsung saja membuka membuka pintu kamarnya dan menguncinya agar tidak ada orang yang masuk kedalamnya.
Fandi pun mengedarkan pandangannya ke penjuru kamarnya untuk mencari istrinya,
Melihat kamar mandinya sudah tertutup rapat Fandi sudah mengira jika istrinya tengah mandi saat ini.
Segera ia melepas sepatu dan kemejanya agar bisa segera masuk kedalam kamar mandi bersama dengan Alisa.
Alisa yang baru saja masuk dikejutkan dengan Fandi yang tiba-tiba masuk kedalam kamar mandi.
" Mas kamu ngagetin aja ", Ujar Alisa kesal.
" Kamu mau ngapain ??", Tanya Alisa yang kini sudah berendam didalam bathtub.
Tanpa menjawab pertanyaan istrinya Fandi langsung melepas celana boxernya dan ikut masuk kedalam bathtub bersama dengan Alisa.
__ADS_1
" Mas kamu tuh ya", Ujar Alisa tak habis pikir dengan suaminya.
Ia tadi memang lupa tak mengunci kamar mandinya, jadinya ya seperti ini mandinya kali ini akan menjadi mandi yang amat panjang jika suaminya berada di sini bersama dengannya.