
Setelah melepas pelukannya, Fandi segera mengajak Alisa untuk ke atas, untuk melihat kamar utama, kamar yang akan mereka tempati malam ini.
" Sayang, mulai malam ini kita sudah pindah kesini ", Ucap Fandi.
" Maksud mas apa ??, Bukannya barang-barang kita masih ada di apartemen semua ??", Tanya Alisa.
Fandi kemudian membuka lemari pakaian mereka, " Barang-barang kita sudah tertata rapi disini sayang ", Ucap Fandi.
" Kapan mas memindahkannya???", Tanya Alisa penasaran.
" Rahasia sayang, kan mas sudah bilang mas mau kasih kamu kejutan ", Ucap Fandi yang langsung membuat Alisa tersenyum.
" Iya mas, terimaksih ya , Aku sangat senang sekali", Ucap Alisa senang.
Alisa dan Fandi pun memutuskan untuk istirahat, sedang kan Papa Ardi dan kakek sudah pulang sejak setengah jam yang lalu, jarak dari rumah Papa Ardi tidak terlalu jauh dari rumah Fandi dan Alisa yang sekarang, hanya butuh lima belas menit mereka sudah sampai kerumah Papa Ardi.
Sedangkan Mama Mira dan Papa Dimas pun juga sudah pulang bersama dengan Papa Ardi dan Kakek Bagas.
Dirumah ini hanya ada Bi Jum yang juga mulai malam ini dia akan benar-benar menginap disini untuk membantu Alisa mengerjakan pekerjaan rumah.
Setelah mereka selesai mandi, Alisa dan Fandi segera naik keatas tempat tidur karena mereka merasa badannya sangat lelah sekali, apalagi Alisa yang kandungannya sudah mencapai Lima bulan, Alisa sekarang sudah mulai merasakan cepat lelah, jadi tak butuh waktu lama Alisa akhirnya tertidur dengan sangat pulas disamping Fandi.
Fandi yang melihat istrinya tertidur langsung saja mengusap kepalanya dan mencium keningnya, Lalu dengan cepat Fandi juga menarik selimutnya untuk menyusul Alisa yang sudah terbawa oleh mimpi nya sejak tadi.
***
Keesokan paginya, mereka kini sudah bersiap-siap untuk keluar dan sarapan,
Alisa pun kini sedang memasungkan dasi ke leher suaminya.
" Sayang, Bukannya sekarang jadwal kamu ke dokter ??", Tanya Fandi.
" Iya mas, seharusnya sekarang ", Ucap Alisa.
" Ya sudah, jam makan siang nanti mas akan pulang dan menemanimu untuk pergi ke dokter, nanti mas akan membuat janji dulu sama dokter Tamara ", Ucap Fandi.
" Iya mas, Ayo kita kebawah, kita sarapan ,nanti kamu kesiangan lagi ", Ucap Alisa.
__ADS_1
Mereka pun segera turun kebawah dan benar saja sarapan untuk mereka sudah tersaji di meja makan yang besar tersebut.
Mereka pun memulai sarapan mereka, dan tak lupa juga Bi Jum juga ikut sarapan bersama mereka, " Mulai saat ini Bi Jum harus makan bersama kami ", Ucap Fandi kepada Bi Jum.
"Anggap saja keluarga sendiri Bi ", Ucap Alisa.
" Iya Den, Non, Terimakasih ", Ucap Bi Jum senang.
Alisa kini tengah merebahkan tubuhnya di sofa sambil ia menonton televisi, tak lupa juga dengan berbagai macam camilan yang ada di meja nya tersebut.
Saat jam makan siang, Fandi benar-benar menepati janjinya untuk pulang dan mengantar Alisa untuk ke dokter, untuk memeriksakan kandungannya.
" Sudah siapa sayang ??", Tanya Fandi kepada Alisa.
"Iya mas, aku sudah siap, ayo kita berangkat ", Ucap Alisa.
Mereka pun kini tengah menyusuri panas nya kota Jakarta saat tengah hari, udara panas mampu membuat sebagian orang orang enggan untuk keluar di saat cuaca seperti ini.
Setelah hampir satu jam perjalanan, Mereka akhirnya sampai di depan rumah sakit, Fandi pun segera mencari tempat parkir.
Alisa kini sudah berbaring di Ranjang periksa dokter Tamara, dokter Tamara pun juga sudah mengecek detak jantung bayi , kini giliran perut Alisa yang akan diolesi oleh gel agar Mereka dapat melihat perkembangan bayi mereka dilayar monitor.
Alisa pun terlihat sangat bahagia ketika melihat bayinya yang bergerak sangat aktif didalam perut nya, begitupun juga Fandi, ia juga sangat bahagia karena sebentar lagi ia akan menjadi seorang Ayah.
Setelah melakukan pemeriksaan, Fandi dan Alisa kini melajukan mobilnya ke arah kafe terdekat, karena perut Alisa sudah sangat lapar sekali sehingga Alisa sudah merengek minta makan kepada suaminya tersebut.
Setelah tiba di kafe, Fandi langsung mencari tempat yang tidak terlalu ramai agar mereka tidak merasakan kebisingan,
Setelah mendapatkan tempat duduk, salah satu karyawan pun langsung menghampiri mereka, dan dengan sangat antusias Alisa memilih berbagai makanan yang akan Alisa makan hari ini untuk mengisi perutnya yang sudah lapar semenjak tadi.
Badan Alisa pun semakin berisi, perutnya pun sudah jelas terlihat bahwa ia kini tengah hamil.
Setelah makanan yang dipesan datang, Alisa segera menyantap makan siangnya, Fandi begitu sangat bahagia melihat istrinya begitu lahap sekali memakan makanannya.
" Makan yang banyak sayang, biar anak kita sehat ", Ucap Fandi.
Alisa pun tersenyum, ia tahu bahwa Fandi tidak pernah protes dengan nafsu makannya yang bertambah sekarang, malah Fandi sangat bahagia sekali jika melihat Alisa makan dengan lahap.
__ADS_1
" Sayang, setelah ini mau kemana ??", Tanya Fandi kepada Alisa.
" Aku mau pulang aja mas, aku mau istirahat, pinggang aku udah sakit ini ", Ucap Alisa.
" Ya sudah, lebih baik cepat habiskan makanannya, terus kita pulang ", Ucap Fandi.
Satu jam kemudian Fandi dan Alisa sudah tiba di rumahnya, Fandi mengantar Alisa untuk pergi ke kamarnya, setelah melepas hijabnya dan berganti pakaiannya dengan daster yang agak terbuka, Alisa kini berjalan menuju ranjangnya untuk segera merebahkan tubuhnya.
Fandi yang melihat istrinya memakai daster terlihat sangat sexy menurut Fandi, apalagi dengan daster tanpa lengan dan pernjang daster sampai lutut membuat Fandi terus menelan saliva nya agar ia bisa mengontrol dirinya sendiri.
Fandi kemudian berjalan menuju ke lemarinya untuk mengambil kaos dan celana pendek, setelah berganti pakaiannya Fandi segera menyusul istrinya untuk istrinya bersama dengan Alisa.
" Lho mas , kamu gak balik ke Resto???", Tanya Alisa.
" Nggak sayang, mas mau nemenin kau tidur", Ucap Fandi sambil mengelus perut buncit istrinya.
Alisa pun terlihat senang karena siang ini Alisa tidak tidak tidur sendiri,
Mereka pun segera memejamkan mata mereka.
Saat pukul empat sore, Alisa terbangun dan segera turun dari tempat tidurnya,
Terlihat Fandi masih saja enggan untuk membuka matanya.
Alisa pun segera berjalan menuju kearah kamar mandinya untuk segera membersihkan dirinya sebelum sebelum suaminya bangun.
Setelah Alisa keluar dari kamar mandi, Fandi pun mencium bau wangi dan segera membuka matanya perlahan.
Setelah mengetahui istrinya sudah mandi Fandi kemudian segera bangun dan duduk bersandar diranjangnya.
" Sayang, kamu sudah mandi ??", Tanya Fandi.
" Iya mas, aku sudah mandi, badanku jadi cepat gerah sekarang mas jadi aku tadi cepat-cepat mandi ", Ucap Alisa.
" Kalau gitu mas mau mandi dulu, tapi kamu jangan kemana-mana sayang, tunggu mas selesai ", Ucap Fandi.
Fandi masuk kedalam kamar mandi sedangkan Alisa kini merebahkan tubuhnya kembali sambil memainkan ponselnya.
__ADS_1