Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
54


__ADS_3

Hari - hari pun kian berlalu, kurang lebih satu Minggu lagi pernikahan Fandi dan Alisa akan dilaksanakan, semua persiapan pun sudah hampir 99%,


Fandi dan Alisa pun sudah jarang bertemu, ia hanya berkomunikasi dengan ponsel saja, Kakek dan Papa nya kini juga tengah sibuk untuk mempersiapkan pernikahan yang akan diselenggarakan di rumahnya tersebut.


" Bi ", Panggil kakek Bagas, " Iya tuan sepuh ", Ucap Bibi sambil berjalan menghampiri Kakek Bagas.


"Bagaimanapun Bi persiapannya, apakah semua yang saya suruh sudah terlaksana dengan baik ", Tanya Kakek Bagas.


" Semua sudah siap tuan, kita tinggal menunggu hari H saja ", Ucap Bibi.


" Kalau begitu saya permisi dulu tuan ", Ucap Bibi.


Kakek Bagas pun hanya mengangguk, kemudian dia berjalan ke arah sofa untuk menghampiri Papa Alisa yang tengah menelfon seseorang.


" Ya sudah , Saya minta kalian perketat penjagaan dirumah ini sampai hari pernikahan putriku " Ucap Papa Ardi kepada seseorang yang tengah ia telfon.


" Ar, Siapa yang sedang kamu telfon ", Ucap kakek Bagas.


" Saya sedang menyuruh anak buah ku untuk memperketat penjagaan dirumah kita pah , Papa tau sendiri banyak yang menginginkan pernikahan Alisa hancur ", Ucap Papa Ardi.


" Iya aku tau Ar, Lebih baik harus semakin waspada, banyak kemungkinan akan terjadi sedikit masalah nantinya, Tapi aku berharap itu tidak terjadi ", Ucap kakek Bagas.


" Aku juga berharap seperti itu Pah ??, Aku juga sudah berbicara dengan Fandi jauh - jauh hari tentang masalah ini, Fandi juga sangat setuju dengan semua rencana kita", Ucap Papa Ardi yang lalu di angguki oleh kakek Bagas.


Tak lama kemudian, Teman - teman Alisa sudah sampai di depan gerbang rumah Alisa, penjaga pun memeriksa satu persatu barang - barang bawaan teman - temannya tersebut, setelah dirasa tidak ada yang mencurigakan


baru mereka akan dipersilahkan untuk masuk.


" Terimakasih pak ", Ucap mereka bersamaan.


Tak perlu melewati barbagai pemeriksaan lagi, teman - teman Alisa sudah di perbolehkan masuk karena para maid dirumah itu sudah banyak yang mengenali mereka.


" Silahkan masuk Nona - Nona, Nona Alisa sedang berada di dalam kamarnya, jadi Nona bisa langsung menemuinya di kamarnya", Ucap salah satu maid.


" Terimakasih ya Bi, kalau begitu kami ke atas dulu ", Ucap Vina.


Mereka pun segera berjalan menaiki tangga untuk menuju kamar Alisa, Tak perlu waktu lama mereka sudah sampai di depan kamar Alisa.


" Al, boleh kita masuk ", Ucap Shinta dari balik pintu.


Alisa yang mendengat suara temannya segera membukakan pintu untuk mereka.


" Akhirnya kalian datang juga, gue udah nungguin kalian dari tadi ", Ucap Alisa.


" Iya Al maaf, tadi kita terjebak macet jadi lama benget untuk kita sampai Dirumah Lo", Ucap Vina.


" Iya, nggak apa-apa, Yang penting kalian udah disini, gue Bosan banget harus dikurung disini sampai hari pernikahan gue " Ucap Alisa.


" Al, Lo harus sabar dong, ini demi calon suami Lo yang gantengnya kayak Oppa Korea itu ", Ucap Melly.

__ADS_1


" Iya , iya gue tau, ini juga demi mas Fandi ", Ucap Alisa.


Tak lama kemudian Bibi pun sudah datang dengan membawa berbagai camilan khusus untuk tamu Nona nya tersebut.


" Silahkan Nona", Ucap salah satu maid.


" Terimakasih ya Bi ", Ucap Alisa.


Bibi pun akhirnya keluar dari kamar Alisa meninggalkan Alisa dan teman- temannya yang sedang asik mengobrol.


Tak lama kemudian ponsel Alisa pun berbunyi, Tertera nama Fandi yang sedang melakukan panggilan video kepadanya.


Tanpa menunggu lama Alisa langsung mengangkat panggilan tersebut .


" Halo sayang, Assalamualaikum", Ucap Fandi.


" Waalaikum salam mas", Jawab Alisa.


Fandi yang melihat teman-teman alisa dari balik telfon langsung bertanya kepada calon istrinya tersebut.


" Sayang kenapa dikamarmu ramai sekali ", Ucap Fandi.


" Iya mas, teman - teman aku kesini semua " Ucap Alisa.


Fandi pun menampakkan wajah lesunya,


" Gimana gak lesu sayang, aku kan kangen sama kamu, Eh ternyata lagi banyak teman-teman mu, jadi aku tunda dulu kangennya" Ucap Fandi yang sudah seperti anak kecil.


" Kamu ada - ada aja mas, " Ucap Alisa.


" Kamu lagi dimana mas ??", Tanya Alisa yang melihat Fandi sedang berada diluar ruangan.


" Aku lagi dirumah Mama, aku juga sama Denai mu sayang, Gak boleh keluar, ini aku lagi di taman belakang ", Ucap Fandi sambil mengarahkan ponselnya agar Alisa tahu keberadaan nya.


" Ya sudah mas, aku tutup dulu ya telfonnya, nabati aku telfon lagi ", ucap Alisa.


" Tolong sampaikan salam ku kepada Mama mas ", Lanjut Alisa.


" Iya sayang ", Jawab Fandi.


" Ya sudah, Assalamualaikum mas ", Ucap Alisa mengakhiri panggilan Fandi.


" Waalaikum salam sayang, jangan lupa makan ", Ucap Fandi disela panggilannya berakhir.


Alisa pun akhirnya kembali ke tempat teman - temannya berada, Mereka akhirnya mengobrol sampai sore hari.


" Al, udah sore nih, kita pamit dulu ya ", ucap Vina.


" Ya udah, makasih ya kalian udah datang kesini", Ucap Alisa.

__ADS_1


" Iya Al, Sama - sama ", Ucap mereka bersama.


Akhirnya mereka pergi meninggalkan Alisa sendiri di dalam kamarnya.


" Jangan lupa kalian harus datang ke acara pernikahan ku ", Ucap Alisa berteriak dari balkon kamarnya.


Teman - temannya hanya mengangguk sambil tersenyum.


Setelah Kepergian teman-teman nya , Alisa segera menuju kamar mandi untuk segera menyegarkan badannya.


Setelah melaksanakan ritual mandinya, Alisa segera melaksanakan kewajibannya, ia segera melaksanak ibadah sholat ashar nya,


Setengah jam kemudian Alisa batu teringat jika ia harus menelfon Fandi untuk sekedar memberinya kabar, kemudian Alisa segera meraih ponselnya kembali untuk menghubungi Fandi yang sudah menantinya sedari tadi.


Setelah panggilan nya terhubung, dengan wajah ceria Alisa tersenyum yang melihat wajah Fandi dari balik ponselnya tersebut.


" Halo mas, Assalamualaikum ", Ucap Alisa.


" Waalaikum salam sayang ", Jawab Fandi.


Fandi kini tengah mengenakan baju Koko, "Kamu sudah sholat mas ??",Tanya Alisa.


" Sudah sayang, Kamu sendiri ", Tanya Fandi.


" Alhamdulillah aku juga sudah mas, " Jawab Alisa.


Mereka pun kini tengah asyik berbincang dari balik telfon, melepaskan kerinduan yang sudah berhari - hari tidak bertemu.


"Sayang, kamu harus jaga pola makan kamu agar pas kita nikah nanti kamu gak sakit ", Ucap Fandi kepada Alisa.


" Iya mas, aku akan jaga selalu kesehatanku", Ucap Alisa.


" Aku sudah tidak sabar lagi untuk segera menikahimu sayang ", Ucap Fandi yang membuat pipi Alisa kembali merona.


" Iya mas, aku juga ", Ucap Alisa.


" Aku sudah menantikan ini sejak lama, sekarang kita hanya tinggal menunggu hari saja untuk kita bersama selamanya sayang ", Ucap Fandi.


"Aku juga berharap begitu mas, Aku ingin selalu berada didekatmu, menemanimu sampai kita tua ", Ucap Alisa.


Mereka pun tengah asyik melepas kerinduan mereka dari balik telfon, Dan tak lama lagi mereka akan dipersatukan dalam sebuah ikatan pernikahan yang akan membuat cinta mereka semakin kuat dan tak akan terpisahkan.


***


Aku kasih dua part hari ini, maaf kemarin gak bisa up, jaringannya lagi eror, jadi aku udah ganti dengan aku up 2 Part sekaligus, aku harap kalian semua suka.


Dan jangan lupa Like Vote Coment dan Rate Bintang 5 nya.


😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2