Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
82


__ADS_3

Malam harinya mereka makan malam bertiga, tentu saja dengan Bi Jum pastinya, Setelah selesai Alisa mulai untuk membantu Bi Jum untuk membereskan semua sisa makanan yang ada dimeja.


" Gak usah Non, Biar Bibi aja ", Ucap Bibi melarang Alisa yang kini tengah sibuk mencuci piring.


" Gak apa-apa Bi, Aku senang melakukannya, jadi Biar cepat selesai dan Bibi bisa segera istirahat", Ucap Alisa kepada Bibi yang tengah mengelap meja.


Bibi terlihat tersenyum, ia tidak menyangka bahwa Nona kecilnya yang dulu sempat ia rawat sejak umur 10 tahun kini sudah tidak lagi manja dan merepotkan orang lain.


Bi Jum sudah bekerja dengan kakek Bagas semenjak Alisa masih kecil, tapi ada yang lebih lama lagi dari Bi Jum, yaitu Bi Minah yang masih tetap berada di rumah besar milik Bachtiar, Bu Minah sudah sangat lama sekali bekerja di sana , bahkan bisa dikatakan Bi Minah adalah yang paling senior.


Setelah semua selesai Alisa segera mencari keberadaan suaminya yang tengah berada di halaman samping, menatap luasnya kolam renang yang ada di depannya tersebut.


" Mas, kamu lagi ngapain disini ??", Tanya Alisa yang langsung menghampiri Fandi yang tengah duduk bersandar di ayunan yang ada di sekitar kolam renang tersebut.


" Sini sayang" Ucap Fandi sambil menunjuk tempat ayunan yang ada didepannya tersebut.


Dengan sangat hati-hati Alisa kemudian naik ke ayunan tersebut dengan di bantu oleh Fandi.


" Pelan-pelan sayang ", Ucap Fandi sambil memegang tubuh istrinya agar semakin mudah untuk mendudukkan tubuhnya.


Mereka pun duduk di ayunan tersebut, setelah beberapa lama Fandi kemudian pergi sebentar untuk masuk kedalam rumah,


" Sayang, tunggu sebentar, jangan turun, tunggu aku kembali ", Ucap Fandi melarang Alisa agar tidak bergerak dari ayunan tersebut.


" Iya mas ", Jawab Alisa sambil melihat suaminya masuk kedalam,


Fandi kemudian pergi menuju kearah dapur untuk membuatkan Susu untuk istrinya tersebut.


Tak lama kemudian Fandi pun segera kembali menuju halaman samping, Fandi kemudian menyerahkan segelas susu yang ia buatkan khusus untuk istrinya.


" Sayang, Ayo cepat diminum ", Ucap Fandi kepada Alisa agar cepat meminum susu yang ia buatkan tadi.


Alisa pun segera meminum susu tersebut hingga habis, Fandi pun tersenyum melihat istrinya begitu penurut.

__ADS_1


" Makasih ya Mas ", Ucap Alisa sambil menyerahkan kembali gelas tersebut kepada suaminya.


Fandi pun kemudian mendekatkan wajahnya ke arah wajah Alisa, kemudian tangannya mengusap sisa susu yang tersisa di bibir istrinya.


Alisa pun tersenyum senang, " Mas aku sekarang gendutan ya ", Ucap Alisa yang merasa tubuhnya semakin berat menurut nya.


" Nggak kok sayang, kamu gak gendut, kamu itu sekarang tambah cantik dan tambah sexy menurut mas ", Ucap Fandi sambil tersenyum.


" Masa kayak gini dibilang sexy ", Ucap Alisa heran.


Fandi pun terkekeh mendengar ucapan istrinya tersebut.


" Sayang, mau kamu gendut atau nggak yang penting kamu selalu sehat dan anak kita juga ikut sehat ", Ucap Fandi sambil mengelus perut buncit istrinya.


" Mas akan tetap cinta dan sayang sama kamu ", Ucap Fandi kepada istrinya.


" Kamu gak bohong kan mas ??", Tanya Alisa kepada Fandi.


" Aku juga sangat mencintaimu mas", Ucap Alisa sambil terus menatap suaminya.


" Ayo sayang, ini sudah malam, gak baik buat kamu kena angin malam ",Ucap Fandi mengajak Alisa untuk segera istirahat.


Alisa pun segera turun dan dibantu oleh Fandi, mereka pun berjalan ke arah kamar mereka, setelah sampai di kamar Alisa segera membuka lemarinya dan segera mengambil dasternya.


" Mas kesini deh, bantuin aku ", Ucap Alisa kepada Fandi.


" Iya sayang ada apa ??", Tanya Fandi sambil berjalan mendekat kearah istrinya yang berada di dekat lemari pakaian.


" Tolong bukain resleting baju ku ", Ucap Alisa sambil berbalik badan.


Fandi kemudian segera menurunkan resleting baju istrinya dan tampak punggung istrinya yang sangat putih dan mulus, seketika Saliva Fandi terdorong keras saat melihat tubuh istrinya.


Fandi kemudian memeluk istrinya dari belakang, " Sayang bolehkah malam ini aku mengunjungi bayi kita ??", Tanya Fandi kepada Alisa untuk meminta persetujuan.

__ADS_1


Alisa kemudian melepas pelukan suaminya dan segera membalik badannya menghadap ke arah suaminya, Alisa pun segera mengangguk memberi tanda bahwa suaminya boleh untuk berolah raga malam ini.


Dengan cepat Fandi segera melepas baju dan bagian lainnya yang ada ditubuh istrinya tersebut, Fandi segera membaringkan tubuh istrinya secara perlahan dan terjadilah olahraga cinta mereka malam ini.


Dengan mengusap lembut kepala istrinya Fandi kemudian mengecup Bibir istrinya yang sudah sangat kelelahan tersebut.


" Terimakasih sayang ", Ucap Fandi sambil mengakhiri percintaan nya dengan Alisa.


Fandi kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh polos istrinya yang sudah tertidur lelap.


Fandi pun kembali mengenakan bajunya dan segera ke kamar mandi, Fandi kini tidak mengikuti istrinya untuk tidur, melainkan Fandi kini berjalan ke arah ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi di Resto.


Fandi merencanakan akan membuka cabang restonya di Dua kota sekaligus, dan ini akan membuat Fandi agak sibuk setelah ini, Fandi tidak mungkin tenang jika harus meninggalkan istrinya terlalu lama, jadi Fandi memutuskan untuk membawa pekerjaan nya dirumah, dan sebisanya jika ada waktu luang Fandi akan melanjutkan pekerjaannya.


Dengan mengandalkan orang kepercayaan nya Fandi tidak perlu untuk datang langsung ke lokasi pembuatan Resto nya yang berada diluar kota.


Saat waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, Fandi mulai merasakan ngantuk nya, Fandi kemudian berjalan menuju kearah dapur untuk membuatkan kopinya sendiri.


Setelah selesai, Fandi kemudian segera kembali menuju ruang kerjanya.


Fandi menyelesaikan pekerjaannya tepat pukul 1 dini hari, dengan langkah gontai Fandi kemudian segera menuju kamarnya untuk segera istirahat.


Saat tiba di kamar Fandi melihat istrinya yang masih dalam posisi yang sama saat ia tinggalkan tadi, Terlihat wajah Alisa yang begitu sangat lelah membuat Fandi kembali mengelus pipi chubby istrinya tersebut.


" Maafkan mas yang sudah membuatmu lelah malam ini ", Ucap Fandi yang berada disamping Alisa.


Fandi kini melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya, setelah selesai Fandi segera melepas kaosnya kembali dan ikut berbaring di samping istrinya.


Alisa pun kini merubah posisi tidurnya menjadi menghadap ke arah Fandi, Fandi pun tersenyum dan kembali mendaratkan satu kecupan lembut di bibir istrinya.


" Selamat tidur sayang ", Ucap Fandi.


Fandi pun kembali menarik selimut istrinya kembali agar tidak kedinginan, dan Fandi juga ikut merebahkan tubuhnya disamping Alisa dan segera menyusul istrinya yang sedang terlelap dalam mimpi nya.

__ADS_1


__ADS_2