Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
43. Kebaya Dari Mama


__ADS_3

Setelah berjalan melewati tangga kini Alisa sudah berjalan bersama Mama mertuanya, tampak ia melewati beberapa kamar yang ada dilantai atas.


Kamar - kamar yang berada di lantai atas berjumlah 4 kamar, Alisa sudah berjalan melewati 3 kamar, dan kemudian dia berhenti di salah satu kamar paling ujung, Mama Mira pun membuka kamar tersebut, setelah Alisa memasukinya, didalamnya terdapat ranjang yang berukuran king size, mata Alisa pun kini mengarah ke almari besar yang sedang berdiri disamping ranjang tersebut.


" Sayang, ayo kemari ", ajak Mama Mira kepada Alisa.


Mama Mira pun menepuk ranjang yang ia duduki saat ini, Alisa yang mengerti akan isyarat yang diberikan oleh Mama mertuanya langsung saja ia menghampirinya.


Mama Mira kemudian berdiri, dibukanya salah satu pintu besar Almari tersebut, kemudian Mama Mira seperti tengah mencari sesuatu, Alisa yang melihatnya tiba - tiba saja mengerutkan dahinya.


" Sebenarnya Mama mau cari apa ??? ", Gumam Alisa dalam hatinya.


Setelah sekian lama Mama Mira menyingkap beberapa bajunya yang digantung di lemari tersebut, akhirnya apa yang ia cari sudah di temukan.


Mama Mira kini mengeluarkan sebuah kebaya putih dari dalam lemarinya, " Sayang coba lihat ini ", Pinta Mama Mira kepada Alisa.


Alisa kemudian berdiri dan menghampiri Mama Mira yang sedari tadi masih di depan lemarinya.


" Ini kebaya siapa Ma ??", tanya Alisa kepada Mama Mira.


" Ini kebaya Mama sayang ", ucap Mama Mira sambil menyerahkan kebaya tersebut kepada Alisa.


Alisa kemudian mengambil kebaya dari Mama Mira, ia tempelkan kebaya tersebut kebadan nya saat ini, kebaya tersebut saat menempel pada tubuh Alisa semakin terlihat indah dan pas.


" Sayang lihatlah, kebaya ini sangat pas di badan kamu ", ucap Mama Mira bahagia.


Alisa yang melihat nya pun juga ikut tersenyum " Iya ma ", ucap Alisa.


" Mama minta nanti kalau kamu nikah sama Fandi kamu pakai kebaya ini ", ucap Mama kepada Alisa.


" Iya Ma, Alisa mau Makai kebaya ini ", Ucap Alisa dengan senang.


Mama pun langsung memeluk Alisa karena keinginannya di penuhi oleh Alisa.


Mama kemudian berjalan ke arah lemari lain untuk membuka pintu lemari tersebut.


Dikeluarkannya sebuah kotak dari dalam laci lemari tersebut, dan Mama langsung mengambilnya dan membawanya kearah Alisa lagi.


Mama duduk tepat disamping Alisa, lalu segera ia buka kotak yang ia bawa tadi.


Sebuah gelang emas yang sangat cantik yang berada di dalam kotak tersebut, Mama pun langsung mengambilnya dan segera memberikannya ke Alisa.

__ADS_1


" Sayang, ini ", ucap Mama sambil memberikan gelang tersebut ke tangan Alisa.


" Apa ini ma ", Tanya Alisa kebingungan.


" Ini gelang turun temurun dari keluarga Mama, dulu Mama Memakai ini sewaktu Mama mau menikah, Sekarang Mama akan kasih ke kamu karena kamu akan menikah dengan Fandi ", Ucap Mama menjelaskan.


" Ma, bukannya ini sangat berlebihan ", Ucap Alisa yang tidak enak kepada Mama.


Mama Mira pun tersenyum, " Sayang ini tidaklah berlebihan, ini sudah menjadi hak mu ", ucap Mama Mira meyakinkan.


" Sudahlah lebih baik Mama pasangkan gelang ini di tanganmu ", ucap Mama Mira sambil meraih tangan Alisa.


Alisa yang merasa tangannya di pegang oleh Mama Mira hanya bisa pasrah karena tidak mau mengecewakan Mama mertuanya tersebut.


Alisa pun memperhatikan tangannya, kini gelang tersebut sudah melingkar di pergelangan tangan Alisa.


" Pas sekali ", Ucap Mama Mira yang tampak bahagia.


Setelah itu Mama memasukkan kembali kebaya tersebut kedalam lemarinya, dia akan memberikannya jika waktu pernikahan Fandi dan Alisa sudah semakin dekat.


" Ayo sayang ikut mama lagi ", ajak Mama e kepada Alisa.


Alisa masih tetap mengekori Mama Mira dari belakang.


" Ma, ini kamar siapa ??? ", Tanya Alisa kepada Mama Mira.


" Ini kamar Fandi sayang ", ucap Mama Mira.


Mama Mira dan Alisa pun masuk kedalam kamar tersebut, kamar tersebut tampak begitu dingin menurut Alisa, dengan semua dekorasi yang berwarna abu - abu.


Setelah Alisa berjalan agak ke dalam terdapat beberapa foto Fandi yang bersandar di tembok, Dan ada juga foto Fandi yang sedang diwisuda, Alisa memperhatikan semua sudut kamar tersebut.


Terlihat dari sudut kamar tersebut terdapat sebuah lemari kaca yang berisikan berbagai piala.


Terdapat juga Rak buku yang sangat besar, banyak berbagai buku berjejer rapi di rak tersebut.


Alisa masih menatap sekeliling kamar tersebut, Lalu Alisa duduk di tepi ranjang bersama dengan Mama Mira.


" Fandi jarang sekali tidur disini , dia lebih nyaman tinggal di Apartemen nya semenjak ia kuliah ", ucap Mama Mira.


Alisa hanya mengangguk saja, kemudian Mama Mira beranjak dari tempat tidur tersebut.

__ADS_1


" Yu sudah Mama keluar dulu ya sayang ", ucap Mama Mira kepada Alisa,


Alisa kemudian mengikuti langkah Mama Mira dari belakang.


" Kamu mau kemana sayang ??", tanya Mama Mira.


" Alisa mau ikut Mama keluar ", ucap Alisa.


" Sekarang Mama minta kamu istirahat saja disini, biar Fandi nanti yang berada di kamar tamu ", ucap Mama Mira menjelaskan.


" Tapi kan mah ", Ucap Alisa terpotong karena Mama Mira ingin Alisa tetap berada di kamar Fandi.


" Kamu disini aja sayang", Ucap Mama Mira melarang Alisa untuk keluar.


Alisa hanya mengangguk pasrah, Kemudian Mama Mira keluar dari kamar Fandi.


" Ya udah kamu istirahat saja ya sayang, Mama mau kebawah dulu ", ucap Mama Mira.


" Iya Ma ", Ucap Alisa.


Saat Mama Mira turun kebawah Mama Mira masih melihat Fandi yang berada di sofa tersebut, Fandi kemudian sadar akan kedatangan Mama nya yang sendirian,


" Ma, Alisa kemana, kenapa Mama turun sendirian ??", Tanya Fandi kepada sang Mama.


" Alisa Mama suruh istirahat dikamar kamu Fand ", ucap mama kepada Fandi.


" Kalau begitu Fandi mau nyusulin Alisa dulu Ma ", ucap Fandi kepada sang Mama yang langsung mendapat tatapan tajam dari sang Mama.


" Aku mau lihat Alisa aja ma , gak macam macak kok ", ucap Fandi sambil mengangkat kedua jarinya.


" Sudahlah Fand, lebih baik kamu istirahat aja dikamar tamu , Mama sudah terlanjur menyuruh Alisa untuk istirahat di kamarmu ", ucap Mama Mira kepada Fandi.


" Kayaknya Alisa lagi kecapean dan kurang istirahat ", ucap Mama Mira.


" Emang iya Ma ", ucap Fandi keceplosan.


" Maksud kamu apa Fand ??" tanya Mama Mira menyelidik.


" Eh nggak ma, cuma aku asal ngomong aja ", ucap Fandi.


" Awas ya kalau kamu macam - macam sama Alisa sebelum kamu nikah ", ucap Mama mengancam.

__ADS_1


" Iya ma tenang aja, aku masih bisa menahannya kok ma ", ucap Fandi sambil menutup mulutnya.


" Fandi kamu ", ucap sang Mama yang sudah mengambil kemoceng dari laci untuk memukul Fandi yang kini tengah berlari.


__ADS_2