Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
23. Jalan jalan


__ADS_3

Hari pun sudah terlihat menampakkan rona kemerahan nya, Fandi yang sudah menunggu Alisa sedari tadi untuk mengajaknya keluar untuk me refresh kan pikiran masing - masing.


*Flashback on.


Didalam Ruangan nya Fandi kini sedang mengecek beberapa laporan keuangan Bulanan Restonya, tiba - tiba ia teringat akan Alisa yang sedang berada dirumahnya. "Sedang apa dia??", Gumam Fandi dalam hatinya.


Lalu terbesit di pikiran nya untuk menghubungi Alisa, dengan cepat Fandi segera mengambil ponselnya dan segera mencari kontak telepon Alisa, Nada tunggu ponsel pun terdengar dan tak lama kemudian Alisa pun menerima panggilan dari Fandi.


" Assalamualaikum Al", ucap Fandi sambil bersandar di kursi kebesarannya.


" Waalaikum salam Mas ", jawab Alisa yang kini sedang berada di dalam kamarnya.


"Kamu sedang apa sayang??" Tanya Fandi.


" Aku baru aja selesai makan siang mas sama kakek, dan sekarang lagi rebahan dikamar. Kamu sendiri sudah makan apa belum mas??", Tanya Alisa yang sambil melirik jam weker yang ada di dalam kamarnya tersebut.


"Belum sayang, lagi sibuk nih ", ucap Fandi sambil yang kini sudah membolak-balik kan kertas yang ada dimeja nya.


" Hmmm... Kalau kamu lagi sibuk ngapain kamu telfon aku sekarang Mas ??", tanya Alisa.


Fandi pun langsung tertawa, " Kamu kok tertawa sih Mas, emang ada yang lucu ya??, tanya Alisa lagi.


"Aku tu lagi kangen sama kamu Al", ucap Fandi .


" Ya Allah mas, kamu kok jadi tukang gombal gini ", ucap Alisa heran.


" Ya udah kamu cepetan makan dulu nanti sakit lagi", ucap Alisa.


" Siap sayang", ucap Fandi kepada Alisa.


"Oh iya sayang jadi lupa, nanti sore aku jemput ya", ucap Fandi.


Alisa pun mengerutkan dahinya, " Emang mau kemana mas??, tanya Alisa penasaran.


"Aku mau ngajak kamu jalan - jalan aja Al, sambil merefresh kan pikiran", ucap Fandi.


"Mau jemput jam berapa Mas ?? ", tanya Alisa.


"Jam 3 aja sayang, takut nanti kesorean, Ya udah kalau gitu sampai ketemu nanti sayang", ucap Fandi.


" Iya mas, Dan jangan lupa kamu belum makan siang mas ", Ucap Alisa mengingatkan.


"Iya sayang, makasih ya udah sangat perhatian ", ucap Fandi sambil tersenyum.


Fandi pun mengakhiri panggilannya dengan Alisa.


*Flashback off


"Ayo mas aku sudah siap", ucap Alisa yang sudah keluar dari dalam kamarnya.


Mereka pun keluar dari rumah Alisa,


Dan Fandi pun segera membuka pintu samping mobilnya untuk diduduki oleh Alisa, "Terimakasih mas" , ucap Alisa.


Fandi berlari lari kecil untuk kembali menuju kemudinya saat ini dan segera berangkat.

__ADS_1


"Kita mau kemana mas ??", tanya Alisa.


" Rahasia dong Al, aku mau kasih kejutan buat kamu ",Ucap Fandi yang masih menatap lurus kearah jalan didepan nya.


Alisa kini hanya terdiam, " Percuma terus bertanya jika masih tetap rahasia", Ucap nya dalam hati.


Tiga puluh menit kemudian mereka tiba di pantai yang ada di kota tersebut, hamparan pasir yang sangat luas dan laut yang biru seakan memanjakan semua mata yang berada pesisir pantai tersebut.


"Mas ini kejutan yang kamu maksud??", tanya Alisa yang merasa takjub dengan keindahan laut yang ada dihadapannya sekarang.


"Iya Al, apa kamu suka??", Tanya Fandi yang melihat Alisa tersenyum senang.


" Aku suka sekali mas", Ucap Alisa dengan mata berbinar - binar.


Alisa pun segera berlari ke tepi pantai, sepatu yang dia pakai pun dilepas dan di jinjing agar dia bisa leluasa berjalan di atas pasir putih itu.


Fandi yang melihat Alisa berlari ikut mengejarnya, mereka berlari lari seperti anak - anak yang sedang bermain kejar kejaran.


Alisa pun tertawa lepas, ada rasa bahagia yang ia rasakan saat ini bersama dengan Fandi.


Setelah merasa sudah lelah, Fandi pun melihat dari jauh ada kedai yang buka di pinggir pantai tersebut.


" Sayang, Ayo kita kesana " , ucap Fandi sambil menunjuk kearah penjual kelapa muda.


Fandi dan Alisa pun berjalan beriringan menuju kedai tersebut.


Setelah mereka duduk di kedai tersebut,


Seorang wanita setengah baya tiba-tiba saja menghampiri mereka.


" Saya mau pesan kelapa mudanya dua Bu ",Ucap Fandi kepada ibu tersebut.


Setelah menulis pesanan Fandi, ibu itu segera pergi untuk menyiapkan pesanan Fandi.


Tak lama kemudian Kelapa muda yang ia pesan tadi sudah tersaji di meja mereka,


Fandi dan Alisa pun segera meneguk manisnya air kelapa muda yang langsung membuat tenggorokan nya menjadi basah kembali.


"Ah,... segarnya", ucap Alisa yang telah menghabiskan separuh lebih minumannya.


"Apa kamu suka disini Al??", tanya Fandi.


" Aku sangat sangat menyukainya mas, terimakasih sudah mengajakku kemari", ucap Alisa senang.


" Aku suka melihatmu tersenyum seperti ini, hati ku rasa nya damai sekali ", ucap Fandi yang melihat senyum Alisa sedari tadi.


Alisa hanya tersenyum dan mengalihkan pandangannya ke semua penjuru pantai.


"Aku tau kamu sedang malu ketika aku puji Al, tapi aku suka jika melihatmu seperti itu ", Gumam Fandi dalam hatinya.


"Mas ayo kita kesana lagi", rengek Alisa seperti anak kecil.


Fandi pun menuruti semua keinginan Alisa, yang ada dalam hatinya adalah bisa membuat wanita tercintanya itu bahagia.


Apalagi mengingat kejadian yang baru saja menimpa dirinya, bisa melihat Alisa kembali tersenyum saja ia sudah merasa senang.

__ADS_1


Dengan berjongkok Alisa memainkan air yang datang dan pergi di pantai tersebut, Fandi pun tak mau kehilangan momen tersebut, ia segera mengeluarkan ponselnya dan segera memotret tanpa sepengetahuan Alisa tentunya.


Fandi pun tersenyum setelah melihat hasil jepretan nya tadi, "Kamu terlihat sangat lucu sekali Al ", ucap Fandi sambil melihat hasil jepretannya.


Fandi pun berbicara dalam hatinya, " kalau aku sudah menikah dengan Alisa pasti aku akan mengajakmu ketempat tempat yang lebih indah dari ini", Gumam Fandi dalam hatinya.


Sejenak lamunannya tersadar karena Alisa sudah memanggil nya kembali.


" Mas ayo kesini", ajak Alisa sambil berlari kecil menjauh dari Fandi.


Fandi pun segera memasukkan kembali ponselnya dan segera mengejar Alisa yang sudah berlari.


" Mas, kamu copot dong sepatumu, masak di pantai masih aja pakai sepatu", ucap Alisa kesal.


Fandi pun segera melepas sepatu nya karena Alisa kini tengah memintanya untuk melepaskan sepatunya.


Lalu Fandi segera menghampiri Alisa yang tengah berlari kecil ke arah pantai, Fandi pun merasakan dinginnya air pantai dan segera merentangkan tangan mereka.


" Pejamkan matamu mas, dan rasakan hembusan anginnya ", ucap Alisa Kepada Fandi.


Fandi pun menurut saja, lalu ia memejamkan matanya dan Fandi pun merasakan ketenangan di dalam hati nya.


"Gimana mas rasanya ??", Tanya Alisa.


" Rasanya sangat tenang sayang, aku merasa sedikit lebih bisa menenangkan pikiran ku ", Ucap Fandi yang masih memejamkan matanya.


Kemudian Fandi pun membuka matanya kembali, ia melihat Alisa yang masih saja memejamkan matanya.


"Sayang, apa yang kamu rasakan sekarang ??", Tanya Fandi.


" Aku merasa baik-baik saja mas, kamu tidak perlu kuatir lagi ", Ucap Alisa sambil membuka matanya kembali.


Rasa lelah pun sudah menghampiri mereka berdua,


" Ayo kita istirahat Sayang", ajak Fandi sambil menggandeng tangan Alisa.


Mereka pun akhirnya beristirahat di bawah pohon yang ada di sekitar pantai tersebut.


" Sayang, ada satu lagi kejutan untuk mu ", Ucap Fandi kepada Alisa.


Alisa pun mengerutkan dahinya lagi, sejenak ia berpikir, " Kejutan apa lagi yang Mas Fandi berikan untukku ", Gumam Alisa dalam hatinya.


Mereka pun berjalan meninggalkan pantai, hari sudah terlihat gelap, terlihat rona merah yang menampakkan keindahan sore hari ketika matahari sudah ingin kembali ke peraduannya.


Hari pun sudah semakin gelap, terdengar suara adzan Maghrib dari masjid terdekat dari sekitar pantai tersebut.


Setelah itu mereka pun menuju ke mobilnya dan Fandi pun segera melajukan untuk membelah kepadatan jalan raya diwaktu senja ini.


" Mas kita ke masjid dulu, udah Maghrib ", Ujar Alisa kepada Fandi.


Sudah hampir Lima belas menit mereka berada di jalan, sampai akhirnya mereka berhenti di salah satu masjid di kota ini.


Mereka pun segera turun dan menuju tempat wudhu di bagian masing - masing.


Kemudian mereka pun segera menunaikan kewajiban nya sebagai seorang muslim.

__ADS_1


Setelah mereka selesai sholat Maghrib Mereka pun melanjutkan perjalanan ke suatu tempat yang lagi - lagi masih dirahasiakan oleh Fandi.


__ADS_2