
Rafa dan Disya saat ini masih berada di lokasi perbelanjaan, mereka saat ini tengah berjalan sambil membawa beberapa kantung belanjaan yang ada di tangan kanan dan kiri Rafa, banyak sekali barang yang mereka beli, setelah Disya menanyakan barang itu semua untuk apa Rafa hanya bilang semua itu akan digunakan untuk persiapan nanti, itu saja dan tak ada kata-kata lainnya.
Rafa sudah merencanakan jika nanti setelah pulang dari sini ia akan mengajak Disya pergi ke apartemen milik Daddy nya, apartemen yang sudah lama tidak ia kunjungi, terakhir kali sebelum menikah dengan Disya dan kondisinya masih sangat bersih karena setiap Minggu ada petugas kebersihan yang di pekerjakan untuk membersihkan apartemen tersebut.
Mereka kini sudah berada di dalam mobil dan barang belanjaan mereka pun sudah di masukkan di dalam mobil tersebut.
Mobil Rafa pun berjalan meninggalkan area perbelanjaan tersebut, dan Disya pun seketika menoleh saat rute jalan yang diambil oleh Rafa tak searah dengan jalan mereka pulang menuju ke rumah orang tua Mereka.
"Kita mau kemana kak??" Tanya Disya, dan Rafa pun hanya diam saja, ia berniat untuk memberikan kejutan kepada istrinya dengan menunjukkan apartemen yang akan mereka tempati, sebenarnya ia ingin membeli rumah, tapi untuk saat ini Rafa urungkan karena jika ia membeli rumah yang cukup besar dia akan merasakan kesepian karena disana mereka hanya akan tinggal berdua, jadi Rafa putuskan untuk tinggal di apartemen untuk Sementara.
Disya pun tak lagi bertanya, ia hanya menunggu saja kemana Suaminya ini akan membawanya saat ini.
__ADS_1
Satu jam kemudian mobil mereka berhenti di salah satu gedung yang cukup besar, Disya dapat mengenali gedung itu dan dia juga mengetahui jika dia saat ini tengah berada di apartemen yang cukup besar di kota tersebut.
"Ayo turun sayang" Ajak Rafa setelah membukakan pintu untuk Istrinya, Disya pun tersenyum sambil turun, barang-barang mereka di tinggal disana dan Rafa tak membawanya satu pun.
Mereka berdua masuk gedung itu dan di depan ia berpapasan dengan satpam yang selalu berjaga dan satpam itu pun tersenyum kepada Rafa.
"Selamat malam mas Rafa, tumben mas Rafa datang ke sini??" Tanya satpam tersebut.
"Selamat malam juga Pak, Iya pak lagi ada perlu" Ucap Rafa kepada satpam tersebut.
keduanya memasuki lift dan naik menuju ke apartemen milik Daddy nya, Rafa kemudian mengeluarkan card nya dan masuk kedalam apartemen tersebut, untuk pertama kalinya Disya masuk disana dan ia takjub melihat ruangan tersebut.
__ADS_1
"Ini apartemen milik siapa kak??" Tanya Disya yang masih belum mengetahui.
"Ini milik Daddy, kita akan tinggal disini, kami mau sayang??" Tanya Rafa, sekilas mendengar pernyataan tersebut Disya pun seketika tersenyum.
"Aku mau kak, kita tinggal berdua Di sini", Ujar Disya senang, ia memang menginginkan untuk tinggal berdua saja bersama dengan Rafa, merasakan suka dan duka bersama dengan suami nya itu.
Rafa Kemudian mengelus pucuk kepala Istrinya, tak menyangka jika Disya seantusias ini.
"Ya sudah kalau begitu setelah kita dari Surabaya kita langsung pindah kesini" Ucap Rafa dan Disya pun mengangguk, dia sangat senang sampai ia langsung menghambur ke pelukan Rafa.
"Makasih ya kak" Ucap Disya yang masih berada di pelukan Rafa, Kemudian setelah melepas pelukannya mereka kini melihat ke arah seluruh ruangan disana, termasuk Disya yang sangat penasaran dengan semuanya yang ada di apartemen ini.
__ADS_1
Setelah berlama-lama di dalam akhirnya mereka kemudian keluar dari dalam apartemen tersebut dan segera pulang, mereka berdua masih belum pulang sampai jam 8 malam, dan Rafa yakin jika Mommy nya pasti nya sangat menghawatirkan nya saat ini.
Dikit dulu ya, maaf lagi sibuk beneran