Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
Tak menyangka


__ADS_3

Alisa menoleh, ia sungguh kaget dengan apa yang ia lihat saat ini, Sahabatnya yang dulu kini tengah berjalan dengan Anton, Melly dialah yang menepuk bahu Alisa tadi dan melihat Alisa sedang duduk sendirian.


Alisa masih belum merespon, pikiran nya kini kemana-mana, sedang apa Melly kini berjalan berdua dengan Anton di mall saat ini, apakah mereka??, Ah tak mungkin, Alisa menepis semua pemikiran nya, tapi jika iya dimana Wina, apakah hubungan Anton dengan Wina sudah berakhir??.


"Melly", Ucap Alisa untuk pertama kalinya, Melly kemudian tersenyum kepada Alisa, sudah lama mereka tak bertemu, dan ini pertama kalinya Alisa bertemu dengan Melly semenjak Melly datang kerumahnya bersama dengan para sahabatnya.


"Boleh kami duduk Al??",Tanya Melly, memang kursi yang ada di meja tempat Alisa makan ada 4 kursi jadi Alisa pun mengangguk.


"Silahkan duduk Mel, An", Ujar Alisa mempersilahkan.


Dari arah jauh terlihat Fandi sudah datang dengan membawa satu cup penuh ice cream sesuai pesanan Alisa, Fandi ingin cepat bergegas, ia tak mau ice cream yang ia beli meleleh sebelum istrinya mencicipi nya.


Fandi pun mengerutkan keningnya dari arah kejauhan, ia melihat istrinya yang sedang berbincang dengan seorang wanita dan ada satu lagi, ada laki-laki nya juga,


Fandi pun semakin memperlebar langkah nya, ia ingin segera sampai dan ia juga penasaran siapa yang sedang bersama dengan istrinya tersebut.


"Sayang",Panggil Fandi kepada istrinya, Alisa pun menoleh dan kedua orang tersebut juga menoleh, terlihat anginlah yang ada di sana, dan wanita tersebut sekilas Fandi mengingat siapa wanita yang bersama dengan istrinya.


"Mas, kamu sudah datang??", Tanya Alisa, Alisa bersyukur akhirnya Fandi datang juga.


"Pak Fandi", Ucap Anton sambil mengulurkan tangannya.


Anton pun masih memberi rasa hormatnya kepada atasannya tersebut, meskipun ia kini tidak berada di kantor tapi Anton masih memiliki rasa hormatnya kepada Fandi.


"Anton", Ucap Fandi tak kalah kaget, ia tak menyangka jika akan bertemu dengan Anton disini, dan ternyata dua sedari tadi sedang bersama dengan istrinya.

__ADS_1


Fandi pun duduk di samping Alisa, mata Alisa dan Fandi saling bertemu, keduanya seolah penasaran dengan hubungan kedua orang yang ada didepannya.


Melly yang melihat Alisa dan Fandi tampak kebingungan kini mulai akan menjelaskannya.


Begitu juga dengan Alisa, ia terlihat tidak sabar untuk mengetahui apa yang sebenarnya yang terjadi diantara mereka berdua.


"Al, aku tahu kamu pasti bingung melihat aku dan Anton", Ucap Melly, bukannya Alisa cemburu, tapi ia hanya penasaran dengan apa yang ia lihat saat ini.


Alisa pun mengangguk, begitu juga dengan Fandi, Fandi sangat antusias sekali ingin mendengar kan apa yang akan dikatakan oleh Melly.


"Al, sebenarnya kita mau menikah",Ujar Melly, Mata Alisa pun membulat, ia tidak menyangka, apa yang terjadi sehingga mereka berdua mengatakan jika ia akan menikah.


"Maksud kamu Mel, maaf aku sama sekali belum mengerti", Ujar Alisa yang benar-benar ia tidak mengerti sama sekali dengan perkataan Melly kepadanya.


"Iya kami mau menikah, kami tak sengaja bertemu dan kami terjebak dalam satu situasi yang mengakibatkan kita harus menikah", Ucap Melly.


"Aku hamil anak Anton Al, tapi kami tidak sengaja melakukan nya", Alisa pun kaget, ia tak menyangka sahabatnya bis seperti ini.


" Kenapa bisa sampai seperti ini??",Tanya Alisa lagi.


Waktu itu.....


Flash back on


Hari itu, dimana aku sangat terpuruk,aku ditinggal pergi oleh Vian kekasih ku, aku pergi menuju ke tempat hiburan malam, aku disana banyak minum, aku tidak tahu sudah berapa banyak wine yang sudah aku minum, kepalaku terasa pusing dan sangat berat waktu itu.

__ADS_1


Setelah itu aku berjalan lagi, aku melihat Anton, samar-samar dengan pandangan ku yang sedikit kabur aku berjalan menghampiri dirinya, aku hanya ingin sekedar menyapanya, tak lebih, Anton tidak sendirian,banyak teman-teman nya juga disana, tak lama kemudian aku pun tak bisa mengimbangi tubuhku, Badanku terhuyung jatuh tepat mengenai tubuh Anton, Anton yang melihat ku bersiap menangkap tubuhku sehingga tubuh ku tidak sampai jatuh ke lantai.


Aku pun tersenyum, tapi setelah itu aku melingkarkan tanganku dengan manja di leher Anton, Anton pun semakin bingung ia bingung membawaku kemana, dan sampai akhirnya Anton membawaku ke suatu kamar, awalnya niat anton ingin menolong ku, tapi tak tahu kenapa Anton meminum sesuatu yang diberikan oleh teman-temannya, minuman yang diberikan teman-temannya ternyata mengandung obat yang bisa mengurangi kesadaran Anton dan membuat badan Anton seketika tidak bisa di kontrol, Badan Anton semakin panas, ia kegerahan, dan pada saat ia melihatku ia seperti sedang kelaparan, Aku dapat melihatnya, aku masih bisa mengumpulkan kesadaran ku sedikit demi sedikit, tapi untuk menahan Anton tenaga ku tidak cukup kuat, Anton kemudian memelukku, ia mencium ku, aku tidak menolak, jujur saja aku menikmatinya, dan sampai akhirnya Anton pun tidak bisa menahannya dan terjadilah sesuatu diantara kami berdua malam itu.


Jujur itu bukan rencana kami, awalnya aku niat ingin menghilangkan rasa stres ku karena Vian meninggalkan ku, aku membenci laki-laki itu, sehingga aku lari menuju tempat yang seharusnya tak aku masuki.


Flash back Off


Wajah Alisa seakan tak percaya, Melly tidak mungkin melakukan hal tersebut.


"Terus bagaimana dengan Wina??",Tanya Alisa yang sudah mengetahui hubungan Anton dengan wina. yang sudah cukup Lama.


"Aku juga sudah lama putus dengan Wina, dia dijodohkan, dan aku mau tidak mau harus menerima semua ini", Ucap Anton.


Fandi kemudian menepuk bahu Anton, seakan menguatkan dirinya.


"Jadi kalian berdua sudah memutuskan untuk menikah??",Tanya Fandi, Anton pun mengangguk, sejujurnya ia masih menganggap Melly teman, tapi setelah apa yang ia lakukan kepada Melly Anton pun bersikeras untuk bertanggung jawab dengan apa yang Anton lakukan kepada Melly, lebih-lebih sekarang Melly sudah hamil, jadi Anton akan segera meresmikan hubungannya dengan Melly dalam waktu dekat ini.


"Kita akan menikah Minggu depan",Ucap Anton sambil menatap Melly, Melly pun tersenyum penuh arti, lalu dari dalam tasnya ia keluarkan sebuah undangan khusus untuk Alisa dan Suaminya.


"Jika berkenan datanglah Al, aku pasti sangat senang sekali", Ujar Melly.


Alisa menerimanya undangan tersebut.


"Pastinya, kami akan datang, iya kan mas??",Tanya Fandi yang masih menggendong Rafa yang kini sudah tertidur di pangkuan Fandi.

__ADS_1


"Pasti, kami akan datang", Ucap Fandi dan membuat Anton dan Melly tersenyum senang.


__ADS_2