Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
149


__ADS_3

Tania dan Niko kemudian masuk kedalam mobil Niko dan segera berangkat menuju ke tempat tujuan mereka, rasa senang terus menyelimuti hati Niko karena Tania mau untuk ia ajak keluar makan malam bersama nya.


Dibelakang mobilnya tanpa mereka sadari sebuah mobil tengah mengikuti mereka dari kejauhan, meskipun jarak diantara mereka sangat jauh dapat dipastikan bahwa ia tak akan kehilangan jejak mobil yang sedang ia ikuti tersebut.


" Fand, agak cepat sedikit nanti kita kehilangan mereka ", Ujar Mama Mira yang tak mau kehilangan mobil yang ada di depannya tersebut.


" Mama sabar dulu, kita perlahan-lahan saja, jangan sampai mereka curiga ", Ujar Fandi.


Beberapa menit kemudian terlihat mobil Niko berhenti di salah satu Resto seafood yang ada di kota tersebut.


Niko segera keluar dan berlari kecil menuju pintu samping mobil untuk membukakan pintu untuk Tania.


" Makasih ya Nik ", Ujar Tania tersenyum dan kemudian segera keluar dari mobil.


Tania dan Niko segera masuk kedalam dan langsung menduduki kursi yang sedang kosong, terlihat pegawai Resto tersebut menghampiri mereka tersebut.


Fandi dan Mama Mira juga memasuki resto tersebut dan duduk di kursi yang tidak bisa terlihat oleh Tania namun bisa jelas terlihat oleh Fandi dan Mama Mira.


Mama Mira dan fandi pun melihat secara intens apa yang di lakukan kedua orang yang sedari tadi ia buntuti.


Niki kini menatap wanita cantik yang ada di hadapannya,


" Tan ", Panggil Niko kepada Tania.


" Iya Nik, ada apa ??", Tanya Tania yang melihat keseriusan di wajah Niko.


" Kamu masih mau jadi baby sitter, apa kamu gak ingin bekerja lainnya ??", Tanya Niko.


" Untuk saat ini nggak Nik, aku nyaman bekerja sebagai baby sitter ", Ujar Tania sambil tersenyum.


"Tan, kan masih banyak pekerjaan yang lain, dan aku bisa mencarikan pekerjaan untukmu",


" Maaf Nik, untuk saat ini biar aku bekerja sendiri ", Ujar Tania yang tak mau merepotkan Niko, Niko sudah terlalu banyak membantunya, apalagi saat ia di luar negri dan tak punya apa-apa, Niko lah yang membantu Tania.


" Baiklah, aku tidak akan memaksamu, tapi sewaktu-waktu kamu memerlukan bantuan dariku, jangan sungkan untuk datang ", Ujar Niko memberitahu Tania.


" Iya Nik, terimaksih ", Jawab Tania tersenyum.

__ADS_1


Makanan pun sudah datang, Tania dan Niko segera menyantap makanan mereka karena mereka merasa perutnya sudah sangat lapar.


"Bu Mira dan Fandi yang mendengar tambah semakin yakin jika yang bekerja dirumahnya adalah Tania,


" Bagaimana mah, apa kita pecat saja Tania langsung ", Ujar Fandi.


" Jangan dulu Fand, kita lihat saja apa yang akan dia lakukan dirumah mu ", Ujar Bu Mira.


" Baik Mah ", Jawab Fandi.


Beberapa jam kemudian Fandi sudah sampai di dalam rumahnya dan terlihat Alisa masih setia menunggu kepulangan suaminya.


" Assalamualaikum sayang ", Ujar Fandi yang langsung menghampiri istri tercintanya.


" Waalaikum salam mas, kamu dari mana, kok lama pulangnya ??", Tanya Alisa.


" Maaf sayang, mas gak sempat ngabarin kamu, Mas tadi sama Mama lagi ngikutin Heni ", Ujar Fandi memberi tahu Alisa agar istrinya tidak salah paham kepadanya.


" Terus gimana mas ??", Tanya Alisa mulai penasaran dengan cerita Suaminya.


" Mas kamu kok bikin aku penasaran sih ??", Tanya Alisa sambil mengikuti langkah suaminya menaiki tangga, sementara itu Rafa kini tengah tidur didalam box bayinya sedari tadi.


Fandi kemudian langsung saja masuk kedalam kamarnya dan Alisa juga ikut masuk, Fandi segera melepas kaos yang ia pakai dan meraih handuk yang sudah tersedia disana,


" Mau tau ceritanya ??", Tanya Fandi kepada Alisa.


" Iya mas ", Jawab Alisa antusias.


" Tapi gak gratis sayang ", Ujar Fandi mulai menatap mesum kearah istrinya.


" Maksud mas, aku harus bayar ", Ujar Alisa kesal.


" Iya dong sayang, mandi bareng yuk ", Ujar Fandi yang kini menarik lengan istrinya dan mendekatkan tubuh mereka.


" Gak mau, aku udah mandi mas ", Ujar Alisa menolak dan ingin pergi dari cengkraman tangan Fandi.


" Yakin ??, nanti nyesel loh gak dapat infonya", Ujar Fandi yang semakin membuat Alisa penasaran.

__ADS_1


" Tapi kan gak gini caranya mas ", ujar Alisa cemberut.


" Ya sudah kalau begitu terserah, mas mau mandi dulu, bye... bye... sayang ",


Fandi pun menutup pintu kamar mandi sambil tersenyum misterius kepada istrinya, Fandi ingin membuat istrinya semakin penasaran dan menuruti permintaannya, biarlah Alisa saat ini merasa penasaran, toh nanti dia akan merengek minta agar Fandi bercerita.


Sungguh pintar Fandi, ia mampu mengambil kesempatan yang bisa menguntungkan dirinya.


Alisa pun duduk di pinggir ranjangnya dan masih menunggu suaminya keluar dari dalam kamar mandi, Alisa masih sangat penasaran dengan cerita Suaminya tapi mengingat syarat yang diajukan seperti nya Alisa akan berpikir dua kali.


Fandi didalam kamar mandi sengaja berlama-lama agar istrinya mau menerima permintaan nya.


Tapi setelah menunggu terlalu lama Fandi pun akhirnya keluar karena ia sudah kedinginan didalam kamar mandinya.


Fandi pun memutar kenop pintu dan segera keluar dari dalam kamar mandi, terlihat Alisa yang sudah terlelap, gagal deh rencana Fandi saat ini,


" Sayang, kamu kok tidur sih, kamu beneran gak mau dengerin cerita mas ", Ujar Fandi yang kini mulai menggoyangkan badan istrinya agar istrinya terbangun,Tapi usaha Fandi tidak berhasil, Alisa masih setia menutup matanya karena rasa kantuk yang sudah melanda sejak tadi,


Salah sendiri Fandi berlama-lama dikamar mandi, jadi kan begini gagal rencana yang ia susun sejak pulang tadi.


Fandi pun merebahkan tubuhnya disamping istrinya dengan hanya menggunakan celana boxer, berharap nanti malam ia bisa melancarkan aksinya.


Fandi masih saja belum bisa terlelap, ia masih teringat apa yang ia lihat tadi bersama mamanya,


" Aku gak nyangka aku bisa terkecoh dengan penampilan Tania", Ujar Fandi.


Fandi kemudian melangkahkan kakinya menuju ke ruang kerjanya, sebelum itu ia mengambil kaos tipis dan segera memakainya.


Fandi kemudian meraih ponselnya dan segera menelfon seseorang untuk ia suruh mengawasi Tania dan mencari tau informasi tentang Tania sekarang ini.


" Kamu awasi wanita yang bernama Tania, korek semua informasi tentang ia beberapa bulan ini, saya mau secepatnya ", Ujar Fandi memerintah kepada orang suruhannya tersebut.


" Baik Pak, saya akan melaksanakan tugas dari Bapak, secepatnya akan saya beri informasi tentang wanita itu ", Ujar Seseorang tersebut.


Fandi Kemudian mematikan ponselnya, ia berharap ia akan mendapat informasi tentang Tania secepatnya,


Fandi kemudian kembali kedalam kamarnya dan segera beristirahat, sebelum Fandi merebahkan tubuhnya ia terlebih dahulu mengecup kening putranya dan tak lupa juga istri tercintanya yang kini sedang tertidur lelap disampingnya.

__ADS_1


__ADS_2