Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
58.


__ADS_3

Degup jantung Alisa semakin tidak menentu ketika berada didekat Fandi, bahkan jika sedang seperti saat ini, tidak ada jarak sedikitpun antara mereka berdua.


Tanpa berpikir lagi Fandi langsung mendekatkan wajahnya, Bibirnya pun telah menyatu dengan Alisa, Ada rasa tak menentu di dalam hati mereka.


Fandi pun semakin memperdalam ciumannya, Sampai akhirnya Fandi melepas pagutannya tersebut karena Alisa sudah kehabisan nafasnya.


Alisa pun mengalihkan pandangannya, Ia teramat malu akan kejadian yang baru ia alami.


Alisa hendak membangkitkan tubuhnya tapi tubuhnya saat ini sedang berada dibawah Fandi, " Mas, aku mau mandi dulu ", Ucap Alisa yang ingin segera mengalihkan perhatian Fandi.


Fandi yang merasa tak rela Alisa pergi darinya seketika mengurung tubuh istrinya dalam pelukannya.


" Disini saja sayang, aku masih ingin memelukmu", Ucap Fandi.


Alisa pun hanya menurut saja, mereka berdua kini masih saling memandang satu sama lain, Fandi kemudian mencium bibir Alisa lagi, mereka pun sudah saling membalas ciuman satu sama lain, nafas mereka kini menderu nderu.


Fandi kemudian mencium semua wajah Alisa hingga membuat Alisa geli.


" Mass..???" Ucap Alisa yang sedikit lirih membuat Fandi semakin terus menciumi wajah Alisa.


Mereka pun sudah saling menyatukan tubuh mereka, Fandi tak henti-hentinya menciumi seluruh wajah Alisa, " Terimakasih sayang ", Ucap Fandi kepada Alisa sambil tersenyum. Dan pada akhirnya Mereka kini tengah tidur berpelukan karena lelah dengan aktifitas yang ia lakukan.


Pagi harinya, Mereka bangun karena mendengarkan suara adzan subuh, Alisa yang masih mengumpulkan kesadarannya langsung saja bangun dan memunguti semua bajunya yang sudah berserakan dilantai.


Kini ia juga merasakan badannya sudah sakit semua akibat ulah Fandi yang melakukannya sebanyak dua kali.


" Mas, bangun ???", Ucap Alisa yang sudah menggoyangkan tubuh Fandi sedari tadi.


Fandi masih enggang membuka matanya karena ia amat kelelahan dengan aktifitasnya bersama Alisa malam tadi.


Alisa masih mencoba kembali membangun kan suaminya tersebut," Mas, ayo bangun ?? sudah subuh " Ucap Alisa yang masih terus menggoyangkan tubuh Fandi.


Fandi pun mencoba membuka matanya perlahan, Ia kemudian tersenyum ketika melihat istrinya disampingnya.


Fandi yang sudah membuka matanya, kini sudah duduk dan bersiap untuk bangun.


Alisa kemudian berjalan menuju ke arah Kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, dirasakan perih di bagian bawahnya membuat ia berjalan agak sedikit pelan - pelan.


" Sayang kamu kenapa ??", Tanya Fandi khawatir.

__ADS_1


" Aku nggak apa-apa mas, cuma Sedikit


perih ", Ucap Alisa yang sedikit malu.


Fandi pun kemudian turun dan berjalan mendekati Alisa, ia berniat untuk menggendong Alisa untuk pergi ke kamar mandi.


Alisa yang merasa tubuhnya diangkat oleh Fandi seketika meronta ingin diturunkan.


" Mas, kamu mau ngapain ??? Turunkan


aku ",Ucap Alisa malu yang melihat badan Fandi yang terlihat kekar menurutnya.


" Aku mau mengantarmu Kekamar mandi sayang, bukannya kamu tadi kesakitan, jadi aku gak tega lihat kamu yang kesakitan kayak gini ", Ucap Fandi.


Setelah menurunkan Alisa di bathtub, Fandi juga ikut masuk kedalam bathtub tersebut.


" Kamu mau ngapain lagi mas ", Tanya Alisa heran.


" Aku juga mau mandi sayang", Ucap Fandi.


Alisa pun hanya pasrah, Mandi nya kali ini akan memakan waktu lama karena Fandi juga ikut mandi bersamanya saat ini.


Mereka tak hanya mandi, tapi Fandi menginginkan nya lagu dan membuat Alisa mau tidak mau mengiyakan saja.


Setelah mereka selesai sholat, mereka segera keluar dan pergi menuju Resto hotel untuk sarapan pagi mereka,


Mereka pun menyantap sarapan pagi nya dengan penuh bahagia, Alisa terlihat sangat bahagia dengan status barunya sebagai istri Fandi.


" Mas kita habis ini mau kemana ??", Tanya Alisa yang masih mengunyah sarapannya.


" Kita ke Resto dulu sayang, habis itu kita kerumah buat ambil baju kamu, Kita gak apa-apa kan pindah sore ini ??", Tanya Fandi yang tak ingin Alisa merasa keberatan.


" Nggak mas, aku gak apa-apa, aku akan ikut kemana suamiku pergi ", Ucap Alisa kepada Fandi.


Fandi tersenyum bahagia, " Kamu juga gak perlu khawatir sayang, kita akan sering - sering mengunjungi Papa dan Kakek, kalau kamu ingin menginap pun aku akan selalu menemanimu", Ucap Fandi kepada Alisa.


Alisa pun merasa senang, dia amat bahagia telah menikah dengan Fandi yang amat menyayangi dan mengerti Alisa.


" Makasih ya mas", Ucap Alisa tersenyum.

__ADS_1


Fandi dan Alisa pagi ini segera check out dari hotel, Mereka kini tengah menempuh perjalanan menuju Resto Fandi untuk memonitoring karyawannya.


Setengah jam kemudian mereka sudah sampai di depan Resto, dengan berjalan bergandengan tangan mereka masuk kedalam Resto dengan senyum yang lebar.


" Selamat pagi semua", Ucap Fandi kepada semua karyawan nya.


Alisa yang berada di samping Fandi hanya tersenyum kepada semua teman kerjanya.


Semua yang melihat mereka berdua terus merasa kagum akan keserasian pasangan yang baru menikah ini.


" Wah... Beruntung banget Alisa udah kaya dapat suami Ganteng seperti Pak Fandi", Ucap salah satu karyawan.


"Iya nih, Mereka serasi banget ya ", Ucap karyawan yang lainnya.


Fandi dan Alisa langsung menuju ruangan Fandi, " Sebentar sayang, aku akan mengecek laporan keuangan dulu sebentar", Ucap Fandi.


Alisa yang menunggu Fandi, tiba - tiba saja tertidur di atas sofa, Fandi yang melihat Alisa tertidur akhirnya menyudahi pekerjaannya dan menghampiri Alisa yang tengah tertidur pulas di sofa ruangannya.


Fandi kemudian duduk disebelah Alisa dan mengatur posisi tubuh Alisa, Ia pandangi wajah Alisa dan kemudian ia usap lembut kepala Alisa" Maaf kan aku sayang, telah membuatmu lama menunggu ", Ucap Fandi.


Fandi masih terus memandang wajah istrinya tersebut, gak henti-hentinya Fandi memandang wajah cantik Alisa, Kemudian satu kecupan mendarat di kening Alisa.


Alisa yang merasa wajahnya tersentuh tiba- tiba saja bangun dari tidurnya.


" Mas maaf aku ketiduran", Ucap Alisa sambil bangun dan duduk bersandar di sofa.


" Tidak apa - apa Justru aku yang harus minta maaf sayang karena sudah membangunkan mu ", Ucap Fandi


" Tunggu sebentar aku akan panggil pelayan untuk mengantarkan makan siang untuk


kita ", Ucap Fandi yang beranjak dari duduknya.


" Mas, kenapa harus repot-repot panggil pelayan, aku kan bisa ke dapur sendiri ", Ucap Alisa.


" Jangan sayang, aku tidak mau kamu kelelahan, kamu sekarang adalah istri ku, aku hanya ingin kamu disini, Biarlah pelayan nanti yang akan mengantarkan makanan untuk kita", Ucap Fandi yang meraih gagang telfon nya.


" Tolong bawakan 2 porsi makanan, dan bawa ke ruangan ku", Ucap Fandi dari balik telfon.


Alisa pun hanya diam menunggu makanan yang sudah dipesan oleh Fandi.

__ADS_1


__ADS_2