Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
158


__ADS_3

Siang ini setelah sholat dhuhur mereka laksanakan mereka bertiga langsung menuju salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota nya, Fandi masih ingin menikmati kebersamaan dengan anak istrinya yang jarang mereka bisa lakukan saat ini.


Saat ini mereka tengah berjalan menelusuri area perbelanjaan dengan Rafa di dorong oleh Fandi di kereta dorongnya.


Alisa kini tengah menoleh ke arah kiri dan kanan sembari memperhatikan barang-barang yang ada di mall tersebut.


" Mas kita ke baby shop ya ", Ujar Alisa saat ingin melihat berbagai macam pakaian untuk Rafa.


Baju Rafa banyak yang sudah tidak muat lagi karena berat badannya akhir-akhir ini cepat naik dan membuat pipi bayi itu semakin gembul.


Alisa langsung saja masuk kedalam baby shop tersebut dan diikuti oleh Fandi dibelakangnya,


Alisa terlihat sibuk memilih dan Fandi masih sibuk dengan mencari mainan Rafa,


" Sayang, aku kesana dulu ", ujar Fandi memberi tahu istrinya jika ia mau mencari mainan untuk Rafa.


" Iya mas, Rafa sama aku aja ", Pinta Alisa yang di tolak secara halus oleh Fandi.


" Gak usah sayang, biar raga sama mas saja, toh mas cuma mau cari mainan buat Rafa ",


" Baik jika kamu memaksa mas, aku kesana dulu ", Jawab Alisa yang kemudian berjalan menuju ke arah pakaian bayi yang ada di ujung tempat tersebut.


Alisa yang tengah sibuk memilih baju untuk Rafa teringat jika ia belum membelikan kado apapun untuk suaminya.


Alisa pun mencoba mencari ide apa yang akan ia beri untuk suaminya tersebut.


Alisa pun mempercepat ia mencari baju Rafa, Setelah itu ia melihat ke arah suaminya yang masih sibuk dengan berbagai macam mainan Rafa, jadi Alisa pun keluar sebentar dan menitipkan barang belanjaan nya di kasir terlebih dahulu.


" Sebaiknya aku lebih cepat agar mas Fandi tidak menyadari jika aku pergi sebentar ", ujar Alisa yang berjalan menuju gerai jam tangan khusus pria.


Alisa kini sedang memilih berbagai macam merek jam tangan yang ada di toko tersebut, lalu, pandangannya tertuju pada jam tangan merk Daniel Wellington yang menurut Alisa sangat bagus dan cocok untuk suaminya.


Alisa segera memberi tahu mbak yang bertugas di toko tersebut untuk segera membungkus jam tangan tersebut, jam tangan tersebut tidak terlalu mewah, tapi Alisa sangat menyukainya dan berharap suaminya juga menyukai kado yang ia berikan.


Setelah mendapatkan jam yang ia beli, Alisa segera kembali menuju tempat asalnya dimana suami dan putranya berada, Alisa terlihat lega saat melihat suaminya masih sibuk dengan memilih mainan untuk putranya tersebut.


Alisa Kemudian segera menghampiri kedua lelakinya tersebut dan mengajak mereka untuk segera pulang.

__ADS_1


" Mas sudah ??", Tanya Alisa yang kini sudah tepat berada di belakang Suaminya.


" Sudah sayang, ayo kita kesana ", Tunjuk Fandi ke arah meja kasir yang sudah ada berbagai macam pakaian yang Alisa ambil untuk Rafa.


Fandi segera membayar tagihan belanja mereka dan sesudah itu segera keluar dari baby shop tersebut.


" Kita mau kemana lagi sayang ???", Tanya Fandi kepada Alisa.


" Kita pulang aja mas, aku udah capek muter-muter dari tadi ", Ujar Alisa.


" Oh ya, kita sekalian beliin Bi Jum sama pak Udin makanan, kasihan mereka ", Ujar Alisa yang langsung di angguki oleh Fandi.


Mereka pun segera keluar dari mall tersebut dan segera menaiki mobilnya menuju ke arah restoran yang mereka tuju.


"Mas kita ke resto kita aja, nanti kita pesan disana aja khusus buat Bi Jum dan pak Udin", Ujar Alisa.


Fandi pun segera menginjak pedal gas dan mobilpun berjalan menuju ke arah resto milik Fandi.


Rafa, bayi itu sudah tidur sedari tadi, kini alisa menggendongnya dan nanti akan ia tidurkan di ruangan milik suaminya.


Mereka kini sudah sampai dan disambut hangat oleh semua karyawan yang sedang bekerja disana, biasanya Fandi dan Alisa akan tiba di resto pagi-pagi sekali, tapi berbeda hati ini, tepat pukul 3 sore mereka datang dan membuat semua karyawan kaget dengan kedatangan bosnya tersebut.


Dina sedang mengecek laporan di laptopnya dan tidak menyadari jika kedua bosnya datang sore ini.


" Iya mbak ada apa ??", Tanya Dina kepada Dewi.


"Pak Fandi dan Alisa datang, pasti kamu nanti akan dipanggil, cepat kamu selesai kan pekerjaan mu ", Ujar Dewi memberitahu Dina.


" Iya Mbak, makasih udah ngasih tahu aku ", Ujar Dina.


Dina mengira bosnya tersebut tidak datang Minggu ini, tapi hari ini bosnya datang saat sore seperti ini.


" Akhirnya selesai ", Ujar Dina sambil menunggu laporan itu tercetak di printer yang berada di hadapannya.


Setelah laporan yang ia print sudah keluar semua, Dina segera mematikan laptop yang ia gunakan tadi dan ia akan berencana menemui bosnya itu sekarang, Dina mau perkejaan nya cepat selesai hari ini dan tak menimbulkan beban baginya.


" Mbak, aku pergi dulu ya ", Ujar Dina sambil berjalan menuju ke arah ruangan bosnya.

__ADS_1


Didalam ruangan Fandi Alisa sudah keluar setelah menidurkan Rafa, tak lama kemudian terdengar suara pintu diketuk dan Fandi pun menyuruh orang tersebut untuk masuk.


Terlihat Dina yang berada di balik pintu dan segera masuk kedalam ruangan tersebut.


" Selamat sore Pak, saya mau menyerahkan laporan keuangan Minggu ini ", Ujar Dian menyerahkan sebuah map kepada Fandi.


Dina pun berencana langsung keluar dari ruangan tersebut karena masih ada pekerjaan yang sedang menantinya saat ini.


" Kalau begitu saya keluar dulu pak, Permisi", Ujar Dina berpamitan.


" Kak Din tunggu ", Ujar Alisa menahan Dina keluar.


" Iya Al, ada apa ??", Tanya Dina kepada Alisa.


" Boleh minta tolong kak ", Pinta Alisa kepada Dina.


" Kakak mau menemaniku keluar ??", Tanya Alisa kepada Dina.


Alisa tadi sudah meminta izin kepada fandtj jika nanti ia akan makan diluar bersama dengan Dina,


" Boleh Al, asal pak Fandi mengizinkan ", Jawab. Dina.


" Kamu tenang aja kak, mas Fandi sudah mengizinkan ", Jawab Alisa.


Segera Alisa keluar dan pergi menuju ke meja yang kosong di depan, Alisa segera memesan makanan begitu juga Dina, Dina sebenarnya juga belum sempat makan siang karena sibuk untuk membuat laporan keuangan yang akan di serahkan kepada Fandi.


" Bagaimana kabar kamu Al ??", Tanya Dina kepada Alisa.


" Alhamdulillah baik kak ", Jawab Alisa.


Tak lama makanan datang dan sudah tersedia dia atas meja mereka berdua.


Alisa kini sudah kembali menemui suaminya dan membawa sepiring makanan untuknya.


"Mas, makan dulu ", Ujar Alisa sambil meletakkan makanan tersebut di atas meja.


" Nanti aja sayang, mas lagi serius nih ", Jawab Fandi.

__ADS_1


" Ya sudah aku suapin ya mas ",


Alisa kemudian menyuapkan makanan ke mulut suaminya, dan Fandi dengan senang hati menerima suapan istrinya.


__ADS_2