
Benar saja mandi nya sore ini menjadi sangat lama hampir satu jam, Alisa keluar dari kamar mandi dengan bibir yang sudah di kerucutkan.
Fandi yang mengikuti istrinya hanya melempar senyum manisnya karena ia sudah berbuka puasanya yang ia jalani hampir 10 hari ini.
Sebenarnya Alisa sudah selesai datang bulan sejak 3 hari lalu, tapi melihat Fandi yang tak menanyakannya Alisa memilih untuk diam terlebih dahulu, Alisa hanya ingin dia bisa istirahat cukup pada malam hari tanpa gangguan suaminya jika sedang meminta haknya mereka hampir tidur pukul 2 pagi.
Tapi apa yang ia alami sore ini tanpa Alisa duga tiba-tiba saja suaminya masuk kedalam kamar mandi dan langsung menguncinya dari dalam.
Alisa segera menunaikan sholat ashar nya yang hampir habis waktunya dan setelah itu segera menyusul putranya yang sedang di gendong oleh Mama mertuanya.
Entah apa yang ada dipikiran Mama Mira saat menunggu Alisa dan Fandi yang sedang mandi.
" Mah, maafin Alisa ya, Alisa lama banget ", Ujar Alisa sedikit tak enak dengan Mama mertuanya.
" Iya gak apa-apa sayang, Mama ngerti kok ", Ujar Mama Mira sambil menyerahkan Rafa ke gendongan Alisa.
" Maksud Mama apa ??", Tanya Alisa.
" Kamu kan yang mengerti sayang ", ujar Mama Mira tersenyum.
Mama Mira tau ini semua karena putranya, dia pasti mengganggu mandi sore istrinya sehingga membuat Alisa yang seharusnya selesai dari tadi sampai hampir satu jam belum turun juga.
Wajah Alisa kemudian langsung bersemu merah karena sangat malu karena perkataan Mama mertuanya.
Alisa kemudian segera duduk di sofa bersama dengan Mama Mira dan memangku Rafa , ia sangat merindukan Rafa, Alisa masih belum pernah meninggalkan Rafa sampai sesore ini, biasanya ia akan bersama putra nya seharian sebelum Alisa mempunyai pekerjaan seperti ini di kantor Papa nya.
Tak lama kemudian Fandi datang dan ikut bergabung dengan kedua wanita yang amat ia cintai tersebut.
" Fand, habis ini Mama pulang ya ", Ujar Mama Mira.
" Loh, Mama kok pulang??, aku kira Mama nginap sini ", Ujar Alisa.
" Nggak sayang Mama pulang, kasihan Papa kan sendirian ", Ujar Mama Mira.
" Biar mas Fandi antar ya mah, ini kan udah sore hampir Maghrib ", Ujar Alisa yang melihat ke arah jendela sudah menampakkan rona merahnya.
" Gak usah sayang, Pak Rizal habis ini datang, Mama sudah telfon Papa tadi ", Jawab Mama Mira.
__ADS_1
Tak lama kemudian pak Rizal sudah Sampai di depan rumah Fandi, segera pak Rizal masuk dan menjemput Majikannya untuk segera pulang.
" Assalamualaikum ", Ujar Pak Rizal ketika masuk kedalam rumah Fandi.
Pak Rizal terus berjalan ke ruang tengah untuk menemui majikannya yang berada disana.
" Waalaikum salam ", Jawab mereka semua.
Alisa kemudian mempersilahkan Pak Rizal duduk terlebih dahulu tapi sepertinya pak Rizal menolak karena hari sudah semakin sore.
" Mau pulang sekarang Nyonya ??", Tanya pak Rizal kepada Mama Mira.
" Iya Pak, saya sudah menunggu bapak dari tadi ", Ujar Mama Mira.
" Ya sudah Mama pamit dulu".
Mama Mira kemudian mencium Rafa terlebih dahulu, Rafa terlihat memandangi Omanya yang akan pulang.
" Hati-hati ya mah, dan terimaksih mau menjaga Rafa hari ini ", Ujar Alisa sambil meraih tangan Mama mertuanya lalu menciumnya.
" Iya sayang sama-sama, Mama senang kok bisa jaga cucu Mama ", Ujar Mama Mira tersenyum.
" Hati-hati ya mah ", Ujar Fandi dan kemudian. juga mencium punggung tangan Mama nya.
Pak Rizal pun juga sudah siap, setelah memasang seat belt pak Rizal kemudian segera menyalakan mesin mobilnya.
" Mama pulang dulu, Assalamualaikum ", Ujar Mama Mira sambil membuka kaca jendela mobilnya.
" Waalaikum salam ", Jawab Fandi dan Alisa bersamaan.
Setelah mobil Mama nya sudah tak terlihat lagi, Fandi dan Alisa segera masuk kedalam rumah nya kembali karena hari sudah mau memasuki waktu Maghrib.
Alisa segera kembali ke kamarnya bersamaan dengan Fandi yang mengikutinya dari belakang,
" Biar mas yang gendong Rafa sayang, mas udah kangen banget nih ", Ujar Fandi.
Alisa dengan senang hati menyerahkan Rafa, mereka kemudian berjalan bersamaan menuju kamar mereka.
__ADS_1
" Kamu sholat duluan aja sayang, biar mas yang jaga Rafa", Ujar Fandi yang saat ini masih menggendong Rafa dan menciumi pipi putranya tanpa henti.
Rafa masih tetap tenang berada di pangkuan Daddy nya, meskipun ia melihat Mommy nya tengah mondar-mandir di depannya tak membuat Rafa merengek minta Mommy nya menggendongnya.
Kini giliran Fandi yang menunaikan kewajibannya, selagi Fandi sholat Alisa langsung saja menyusui Rafa karena Rafa sudah merengek karena sudah mulai mengantuk.
Setelah setengah jam menunggu akhirnya Rafa sudah tidur, kini Alisa beralih untuk memindahkan Rafa kedalam box bayinya.
Rafa terlihat lucu kala ia tidur membuat Alisa ingin sekali menciumnya terus, tapi ia tak mau mengganggu tidur putra nya tersebut karena jika Rafa sampai terbangun maka dia akan rewel nantinya.
Fandi kemudian mendekat kearah istrinya, ia kemudian menenggelamkan kepalanya di leher Alisa dengan manja,
" Mas lapar sayang ", Ujar Fandi yang sedang bermanja-manja dengan istrinya.
" Apa mas mau makan leherku, kenapa mas masih tidak melepaskan aku dan malah menempelkan wajah mas dileherku ", Ujar Alisa.
" Maaf sayang, ayo kita kebawah mas sudah sangat lapar ".
Dengan bergandengan tangan Fandi dan Alisa kini keluar dari dalam kamarnya dan tak lupa menutup pintu kamar mereka dengan pelan agar Rafa tidak terbangun.
Mereka berjalan beriringan menuruni tangga dan Alisa langsung menuju dapur, sedangkan Fandi sudah duduk di meja makan untuk menanti makanan ditata di meja tersebut.
Alisa yang sedang membantu Bi Jum kini mulai menata makan malam mereka,
" Mau jus atau Kopo mas ??", Tanya Alisa yang masih sibuk dengan berbagai macam makanan yang sedang ditata oleh Alisa.
" Jus aja sayang, kayaknya seger nih malam-malam minum jus, tapi gak usah kasih batu es ya sayang ", ujar Fandi.
" Iya mas, tunggu sebentar ya, aku buatin dulu",
Alisa kemudian segera melangkahkan kembali kakinya menuju kearah dapur, ia tengah membuka lemari es untuk mengambi
buah yang akan ia buatkan jus untuk suaminya.
Setelah jus yang diinginkan Fandi selesai, Alisa segera menaruh di meja di hadapan Fandi.
" Makasih ya sayang ", Ucap Fandi yang langsung meminum jus buatan istrinya tersebut.
__ADS_1
Mereka tengah makan malam bersama, tak lupa terlebih dahulu Alisa mengambilkan nasi dan lauk khusus untuk suaminya terlebih dahulu.
Setelah selesai Alisa segera membereskan Kembali dan segera mencuci piring sisa makanan yang ia pakai bersama dengan suami nya.