
Sesampainya di Apartemen Fandi segera masuk dan menuju ke tempat istrinya berada, setelah satu kali memencet bel terlihat Bi Jum yang sedang membukakan pintu untuk Fandi.
" Assalamualaikum Bi ", Ucap Fandi.
" Waalaikum salam Den ", Jawab Bibi.
Fandi pun segera masuk dan Bibi pun menutup pintunya kembali.
Tanpa bertanya Apapun Fandi segera menuju kamarnya untuk berganti pakaiannya.
Setelah Fandi membuka kamarnya Fandi melihat istrinya yang masih tertidur dengan pulas, Tanpa ingin membangunkan Alisa Fandi secara perlahan mengambil handuk dan segera memasuki kamar mandi.
Samar - samar Alisa mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandinya membuat mata nya seketika mulai terbuka,
Saat Alisa masih dengan setengah sadarnya Fandi tiba-tiba sudah keluar dari dalam kamar mandi.
" Sayang, kamu sudah bangun ", Ucap Fandi yang masih dengan lilitan handuk dan rambut basah nya.
" Mas sejak kapan kamu datang ??", Tanya Alisa.
" Dari setengah jam yang lalu sayang ", Ucap Fandi.
" Hmm.. Mas kok gak bangunin aku ", Tanya Alisa.
" Mas lihat tidur kamu pulas banget, jadi mas gak tega deh buat bangunin ", Ucap Fandi.
" Hm... kalau gitu aku juga mau mandi mas ", Ucap Alisa sambil turun dari ranjangnya.
" Eh... eh... mau kemana ??", Tanya Fandi sambil memegang tangan Alisa.
" Aku mau mandi mas ", Ucap Alisa.
Seketika Fandi menggandeng tangan Alisa menuju kamar mandi,
" Mas kamu mau ngapain, kamu kan udah mandi, sana keluar ", Ucap Alisa yang setengah berteriak.
" Mas gerah lagi sayang, mas mau mandi lagi", Ucap Fandi.
Alisa pun tidak dapat menolak suaminya yang ingin berdua dengannya di kamar mandi,
Terdengar suara Alisa yang sedang dijahili oleh Fandi dari dalam kamar mandi.
Setelah lebih dari setengah jam akhirnya mereka keluar, dengan bibir yang sudah cemberut Alisa kini terlihat sangat kesal kepada suaminya.
" Sayang, aku minta maaf deh ", Ucap Fandi yang memohon seperti anak kecil.
Alisa pun masih memalingkan wajahnya,
" Sayang, jangan cuekin aku dong ", Imbuh Fandi yang sudah merayu istrinya agar memaafkannya.
Alisa kemudian melirik suaminya yang tengah jongkok dihadapannya.
" Ya sudah aku maafin, tapi ada syaratnya ",Ucap Alisa.
" Apa sayang ??", Tanya Fandi penasaran.
__ADS_1
" Nanti beliin aku martabak ya mas ", Ucap Alisa.
Fandi pun mengernyitkan dahinya, " Hm... aku kira syaratnya susah ternyata hanya martabak ", Gumam Fandi dalam hatinya.
" Ok sayang, nanti malam mas akan belikan martabak kesukaan mu ", Ucap Fandi.
Dengan hati gembira Alisa pun langsung memeluk suaminya, " Makasih ya mas ", Ucap Alisa yang sudah seperti anak kecil.
" Iya sayang ", Jawab Fandi sambil mencium kening istrinya tersebut.
***
Setelah makan malam, Sesuai dengan janjinya Fandi kini tengah bersiap untuk keluar membeli martabak kesukaan istrinya.
" Mas ikut ??", Rengek Alisa.
"Kamu disini aja sayang ", Jawab Fandi yang segera akan keluar dari apartemennya.
" Mas???, Pokok nya aku pingin ikut ", Ucap Alisa memaksa kepada sang suami.
Fandi yang melihat istrinya seperti ini jadi tak tega untuk meninggalkannya.
" Ya udah ayo sayang, tapi janji sayang kamu nanti didalam mobil aja, gak boleh ikut turun ", Ucap Fandi.
" Iya mas ", dengan cepat Alisa pun mengangguk kan kepalanya.
Alisa dan Fandi tengah menikmati indahnya perkotaan yang terlihat indah ketika malam hari,
Tak sampai satu jam Mereka akhirnya sampai ke tempat penjual martabak langganan mereka.
Alisa pun hanya mengangguk mengiyakan perintah suaminya.
Alisa memperhatikan suaminya dari dalam mobil,
Fandi terlihat sangat tampan malam ini karena hanya memakai kaos dan celana pendek .
Banyak sepasang mata yang melihat Fandi dengan tatapan kagum, bahkan. siapa yang sangka kalau Fandi sudah mempunyai istri dan Sebentar lagi dia juga akan mempunyai seorang anak.
" Eh lihat deh, ganteng banget ", Ucap salah seorang wanita yang sedang duduk di bangku yang ad di sana.
Alisa yang memperhatikan suaminya sedang diperhatikan banyak wanita kini jadi kesal.
Dengan cepat Alisa pun keluar dan dia melupakan janji kepada suaminya untuk tidak keluar.
Dengan langkah cepat Alisa menghampiri Fandi dan langsung menggandeng tangannya.
" Mas, kok lama banget sih ?? ", Ucap Alisa yang bergelayut manja di lengan Suaminya.
Fandi pun kaget dengan perlakuan istrinya yang secara tiba-tiba muncul di sampingnya.
" Sayang, kenapa kamu turun, bukankah mas sudah menyuruh mu tetap didalam ", Ucap Fandi.
" Mas kenapa lama sekali, aku sudah bosan didalam ", Ucap Alisa.
" Mas kan masih menunggu ini sayang ", Tunjuk Fandi kepada Alisa yang langsung membuat air liur Alisa akan menetes.
__ADS_1
" Hm... harum banget mas, udah gak sabar pingin makan ", Ucap Alisa.
Dua orang wanita yang melihat Fandi dan Alisa seketika terlihat kaget.
" Udah punya istri ternyata ", Ucap salah seorang wanita itu.
" Iya ya, aku pikir masih single ", Ucap wanita satunya yang menunjukkan wajah kecewanya.
Setelah martabak nya dibungkus, Fandi segera mengajak Alisa untuk masuk kedalam mobilnya.
" Ayo sayang ", Ajak Fandi kepada Alisa.
Fandi pun segera membuka pintu samping mobilnya dan Alisa segera memasuki nya.
Setelah mereka sudah berada didalam mobil, Alisa segera meraih bungkus martabak nya.
" Mas aku makan sekarang ya ", Ucap Alisa.
Fandi pun hanya mengangguk saja dan tidak berkata apapun.
" Mas kamu mau ", Tanya Alisa sambil menikmati martabak yang terasa manis di mulutnya.
" Boleh sayang ", Ucap Fandi.
Alisa pun segera menyuapi suaminya yang sedang mengemudikan mobil tersebut.
" Mas, aku mau ice cream ", Ucap Alisa.
" Apa sayang ", Tanya Fandi .
" Aku mau ice cream ", Ucap Alisa yang mengulangi perkataan nya.
" Apa kamu belum kenyang sayang??, dan ini juga sudah malam, gak baik di udara dingin seperti ini kamu malah mau minta ice cream", Ucap Fandi menolak.
Alisa pun seketika mengerucutkan bibirnya, Matanya terlihat berkaca-kaca tapi Fandi tidak menyadarinya karena didalam mobil agak gelap.
Terdengar isakan kecil dari mulut Alisa, Fandi yang mendengar nya segera menepikan mobilnya ", Sayang kamu kenapa ??", Tanya Fandi heran yang melihat istrinya tiba-tiba menangis.
" Kamu tega sekali mas, padahal anak kamu sangat ingin makan ice cream sekarang, tapi kamu malah menolaknya ", Ucap Alisa masih dalam isakannya.
" Ya udah sayang, kita beli sekarang, kamu jangan nangis lagi ", Ucap Fandi yang sedikit frustasi dengan tingkah istrinya saat ini.
Fandi kembali melakukan mobilnya dan mencari supermarket terdekat untuk membeli Ice cream sesuai permintaan Alisa.
Setelah sampai di depan supermarket Alisa segera keluar tanpa meminta izin dari Fandi.
" Sayang ", Belum sempat Fandi meneruskan kalimatnya Alisa sudah masuk kedalam Supermarket tersebut.
Alisa segera menuju ke dalam supermarket tersebut dan segera mengambil ice cream beraneka rasa.
Setelah mendapat apa yang ia dapat kan Alisa segera menuju meja kasir untuk membayar semua ice cream yang ia ambil.
Fandi yang baru saja masuk langsung ditarik oleh Alisa.
"Mas cepat bayar "Ucap Alisa.
__ADS_1
Fandi pun hanya menggeleng kan kepalanya melihat istrinya seperti ini.