Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Pesan Dari Yukimura


__ADS_3

Sinar mentari yang begitu hangat sudah mulai memancarkan dan menyinari dunia dengan begitu hangatnya. Langit juga terlihat begitu cerah hari ini. Daun-daun mapel terlihat sudah mulai memerah dan mulai berjatuhan tertiup semilir angin.


Di dalam kediaman keluarga besar Kagami, tepatnya di sebuah kamar, terlihat seorang wanita dewasa yang masih terbaring di atas ranjang dengan sebuah selimut putih yang menutupi anggota tubuhnya.


Sementara seorang pria dewasa terlihat sudah berpakaian begitu rapi sedang berdiri di hadapan sebuah cermin untuk memeriksa kembali penampilannya.


"Ugh ..." wanita dewasa itu kini sedikit merubah posisi tidurnya dan perlahan mulai membuka matanya.


Wanita yang tak lain adalah Yuna itu, kini terlihat sedikit terkejut ketika menyadari dirinya sudah tidak mengenakan pakaian sehelaipun, dan kini hanya memakai selimut untuk menutupi anggota tubuhnya.


Yuna terlihat begitu kebingungan dan berusaha untuk mengingat-ingat sesuatu.


"Selamat pagi ..." sapaan hangat dari Kagami Jiro yang masih berdiri di hadapan cermin namun sedikit melirik me arah Yuna yang masih terlihat begitu kebingungan.


"Pagi ... sayang ... itu ... eehm ..." ucap Yuna yang terlihat begitu kebingungan.


"Terima kasih untuk pelayanan spesial tadi malam, Sayang." ucap Kagami Jiro dengan senyum lebar dan manatap Yuna dari kejauhan. Kali ini dia sedikit mengencangkan dasinya seperti layaknya gaya Kagami Jiro yang sesungguhnya.


Tapi Yuna masih terlihat begitu kebingungan, keningnya berkerut menatap suaminya dari kejauhan.


Apakah malam itu aku dan suamiku benar-benar sudah melakukannya? Tapi mengapa aku tidak mengingat apapun? Apa karena aku sedikit mabuk?


Batin Yuna yang masih begitu kebingungan dan sedikit mengusap pelipisnya.


"Aku sangat menyukainya ... terima kasih." ucap Kagami Jiro lagi yang masih tersenyum berbinar.


"Tapi ... mengapa aku tak mengingat apapun?" ucap Yuna mengkerutkan keningnya.


"Mungkin karena kau sedikit mabuk, jadi tidak mengingatnya dengan baik." jawab Kagami Jiro yang masih saja tersenyum dan terlihat begitu bahagia.


"Ah ... begitu ya ..." gumam Yuna pelan dan masih terlihat begitu ragu akan ingatannya.


"Hhm. Tentu saja. Baiklah, aku akan pergi sebentar menemani papa bertemu beberapa klan."


"Jangan pulang terlambat. Karena siang ini kita akan berangkat ke Beijing."


"Hhm. Aku akan pulang tepat waktu. Sekarang mandi dan segeralah memakan sesuatu untuk sarapan."


"Baiklah ... hati-hati ..."


"Hhm ..."

__ADS_1


Setelah itu Kagami Jiro mulai mengambil sebuah tas pipih dan melenggang dan meninggalkan kamar besar itu. Sementara Yuna mulai menuruni ranjangnya dan segera membersihkan dirinya di kamar mandi.


...⚜⚜⚜...


Kagami Jiro yang masih melenggang menyusuri rumah besar itu kini bertemu dengan Yukimura di lorong ujung, dengan menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan bersandar pada didnding. Atau sebenarnya Yukimura sudah menunggunya dari tadi. Entahlah ...


"Selamat pagi, Pam ... oh ... Yukimura!" ucap Kagami Jiro karena menyadari ternyata ada seorang pengawal yang sedang berdiri tak jauh dari Yukimura.


Yukimura sedikit menarik sudut-sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman dan kini berjalan mendekati Kagami Jiro. Kemudian merangkul Kagami Jiro dan mulai menggiringnya menjauhi pengawal itu.


"Kau melakukannya dengan baik, Li Zeyan! Kau cukup pandai berakting. Ternyata kau benar-benar seorang Idol luar biasa!" ucap Yukimura dengan penuh kepuasan.


"Tidak, Paman. Aku tidak sebaik itu ..." ucap Kagami Jiro merendahkan diri.


"Kau anak yang baik dan tidak suka menyombongkan diri! Mengapa kau berusaha mengakhiri hidupmu saat itu? Jiro sudah menceritakan semuanya tentangmu ..."


"Ah ... itu ... itu karena ..."


"Karena kamu terlalu baik! Hatimu sungguh luar biasa baik! Mulai sekarang kau tidak boleh menjadi terlalu baik! Kau harus bisa tegas! Jangan biarkan orang meremehkan dan menindasmu lagi! Kau harus tunjukkan kepada semua orang kalau kau kuat!"


"Ba-baiklah, Paman ..."


"Suatu saat jika kau sudah kembali pada ragamu lagi, ingat semua pesanku itu! Apa kau paham?!" ucap Yukimura sambil sedikit memperkuat rangkulannya dan melirik Kagami Jiro.


"Bagus!!" Yukimura tersenyum lebar dan menepuk-nepuk bahu Kagami Jiro.


Keduanya mulai melenggang bersama dan akhirnya bertemu dengan tuan besar Kagami Gumi dan Kagami Yosuke di ruang tengah. Setelah itu mereka melakukan sarapan bersama sebelum akhirnya mereka meninggalkan rumah besar Kagami.


...⚜⚜⚜...


Sebenarnya apa yang sudah terjadi tadi malam adalah tidak ada! Tidak ada hal apapun yang terjadi antara Kagami Jiro dan Yuna. Semua hanyalah sebuah drama yang sudah di siapkan oleh Kagami Jiro atas saran dari Yukimura.


Malam itu setelah Yuna Kagami Jiro memberikan red wine untuk Yuna, sedikit demi sedikit Yuna mulai mengantuk dan mengantuk. Karena Kagami Jiro sudah mencampurkan obat tidur di dalam red wine itu.


Sebelum Yuna tertidur, Kagami Jiro membuatnya seolah-olah mereka sedang akan melakukan sesuatu seperti layaknya sepasang suami istri.


Okay, rewind ...


Kagami Jiro semakin mendekati Yuna dan perlahan mendorong dan membaringkan tubuh Yuna di atas pembaringan bernuansa putih itu.


Disaat Kagami Jiro semakin mendekati Yuna, Yuna mulai memejamkan matanya. Dan ternyata Yuna sudah tertidur begitu saja.

__ADS_1


"Ah syukurlah ... tepat waktu!" gumam Zen lalu mundur kembali dan segera meminta tolong kepada salah satu asisten rumah tangga perempuan untuk datang dan melepas semua pakaian Yuna dengan alasan pakaian itu terkena red wine.


Setelah melepaskan semua pakaian Yuna, asisten rumah tangga itu segera pamit meninggalkan kamar dari tuannya itu. Kagami Jiro kembali menarik selimut itu untuk menyelimuti tubuh Yuna dan menatap nanar Yuna yang sudah tertidur itu.


"Maafkan aku. Aku melakukan semua ini karena ingin menjaga cinta kalian berdua. Kak Yuna sangat mencintai tuan Kagami Jiro, begitu juga dengan tuan Kagami Jiro, yang tentunya juga sangat mencintai kak Yuna. Aku ingin ... kak Yuna dan tuan Kagami Jiro terus bersama. Aku tidak ingin hubungan kalian rusak. Jika aku menuruti kemauanmu, mungkin aku akan menghancurkan bahtera rumah tangga kalian yang sudah susah payah kalian bangun selama ini. Maafkan aku, Kak Yuna ..." gumam Kagami Jiro begitu lirih.


...⚜⚜⚜...


Bonus part :


Reader : Jadi kau memberikan obat tidur untuk Yuna, Jiro Zen? Kau sungguh kejam!


Jiro Zen : Aku hanya melakukan ide dan saran dari Paman Yukimura ... jangan salahkan aku ...


Reader : Saran seperti apa? Cepat jelaskan kepada kami!


Jiro Zen : Sebenarnya malam itu tidak terjadi apapun diantara aku dan kak Yuna. Paman Yukimura memintaku memasukkan obat tidur di dalam red wine itu. Sebelum kak Yuna tertidur, aku membuatnya seolah-olah kita sedang akan melakukan sesuatu. Maafkan aku semuanya ...


Zen Jiro : Jadi kau memberikan obat tidur untuk istriku? Hah? Mau mati kau, Jiro Zen?! (berkata dengan suara begitu menggelegar namun masih terdengar begitu menawan)


Jiro Zen : Tuan Kagami Jiro, maafkan aku. Ini semua saran dari paman Yukimura ...


Yukimura : Kau lebih memilih yang mana, Zen Jiro. Antara istrimu yang diberi obat tidur atau istrimu yang ditiduri?


Sungguh pertanyaan yang membuat Zen Jiro tak berkutik lagi.


Zen Jiro : Haishhh .... awas saja kalian berani macam-macam lagi.


Yukimura : Jika mau marah, marah saja sama author-nya! Dia yang membuat hidupmu menderita, Zen Jiro!


Zen Jiro : Author! Kau sungguh menyebalkan! Selalu saja membuat hidupku menderita! Apa kau tak tau bagaiamana rasanya suami istri yang saling berjauhan?


Author : Tentu saja aku tau! Makanya aku ingin membuat kalian merasakan apa yang aku rasakan ... kabur ... 🏃‍♀️🏃‍♀️


Zen Jiro : Jangan kabur dan cepat selesaikan ceritanya! ( berbicara dengan suara menggelegar)


Jiro Zen : Benar. Cepat selesaikan ceritanya kak author ... tolong jangan biarkan semua menjadi semakin runyam.


Author : tenang saja. Aku akan berusaha membuat ending yang bagus untuk kalian. Tetapi aku akan membuat kalian menderita dulu. Kabur ...


Zen Jiro : Kejar dan tangkap dia, Yukimura!

__ADS_1


Yukimura : Okay! Sekalian aku mau request dipertemukan dengan jodohku. Gyahahaha ...


Sekian behind the scene receh dari beberapa tokoh NSGB ... terima kasih ♡♡


__ADS_2