
"Wanita itu adalah ibuku ..." ucap Xia Feii begitu lirih dan terdengar sedikit bergetar. "Aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengannya lagi seperti ini. Bahkan aku tidak pernah menyangka jika kita akan bertemu di Jepang seperti ini!" ucapan Xia Fei mulai terdengar sedikit menekan namun begitu memilukan.
"Setelah apa yang telah dia lakukan kepada ayah dan kepadaku di masa lalu ... wanita itu membuang dan meninggalkan kami begitu saja ... aku ... aku masih begitu benci kepadanya!! Aku masih tak bisa memaafkannya!! Ayahku begitu sakit dan terluka karena wanita itu ..." ucap Xia Feii yang mulai terdengar begitu parau hingga akhirnya dia menangis dan terduduk saat itu juga.
BRRUUKK ...
Tangis itu pecah begitu saja, karena Xia Feii tak bisa membendungnya lagi. Gadis itu masih membungkam dirinya dengan punggung telapak tangannya. Air mata hangat itu kini sudah jatuh membasahi wajah ayu dokter yang berasal dari Beijing itu.
Dan kejadian itu sungguh membuat Yukimura merasa begitu kebingungan. Karena dia tak pernah menghadapi seorang gadis / wanita yang menangis di hadapannya sebelumnya.Yukimura tak pernah tau bagaimana cara untuk menenangkan ketika seorang gadis sedang bersedih dan menangis di hadapannya seperti Xia Feii saat ini.
Yukimura mengusap tengkuknya dan masih masih memperlihatkan ekspresinya yang begitu kebingungan.
"Uhm ... Xia ... Xia Fei ..." ucap Yukimura masih tak tau harus berbuat apa saati ini.
Jiro! Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku sangat membutuhkan bantuanmu saat ini! Aku tak tau harus bagaimana untuk menghadapi Xia Feii saat ini ...
__ADS_1
Batin Yukimura masih terlihat begitu kebingungan, hingga akhirnya pintu elevator itu kini mulai terbuka. Dan terlihat ada beberapa pengunjung yang sudah berdiri di depan elevator dan menatap Yukimura dengan tatapan yang begitu aneh. Karena mungkin saja mereka berpikiran jika Xia Feii menangis karena perbuatan Yukimura. Karena perselingkuhan, karena kekerasan, atau entah karena apa!
Seperti biasa! Natizen hanya menilai sesuka jidat mereka sendiri tanpa mau mengetahui apa dan bagaimana? Tanpa mau mengetahui seperti apa yang sebenarnya terjadi, mereka hanya akan menilai sesuai dengan argumen mereka sendiri hanya sebatas dengan melihat sekilas! Kejam!
Yukimura yang menyadari hal itu kini segera jongkok dan meraih kedua bahu Xia Feii dan membantunya untuk segera berdiri, dan tentunya untuk menyelamatkan harga diri seorang Yukimura!
"Xia Feii, ayo bangun ..." ucap Yukimura begitu pelan dan berharap Xia Feii akan menurutinya dengan mudah.
Tak banyak membujuk, kini Xia Feii segera menuruti Yukimura begitu saja. Yukimura masih membantu Xia Feii untuk berjalan dan segera keluar dari elevator bersama. Setelah itu barulah pengunjung lainnya mulai memasuki elevator itu.
Kini mereka berdua sudah berada di halaman dasar dari gedungTokyo Tower dan duduk bersama di sebuah bangku panjang. Xia Feii masih saja sedikit terisak, dan Yukimura benar-benar tak tau harus berbuat apa saat ini! Oh My! Paman!! Kau juga membuat author geleng-geleng kepala karena pusing!!
Yeap, balon lucu itu berbentuk seperti mickey mouse di dalamnya, sedangkan balon di luarnya bentuknya seperti balon biasa dan berwarna bening. Lucu sekali!
Melihat semua ini, akhirnya Yukimura memiliki sebuah inisiatif untuk melakukan sesuatu hal yang sama untuk Xia Feii. Kini Yukimura mulai beranjak dan mendatangi seorang penjual balon yang berada tak jauh darinya. Dia membeli sebuah balon mickey mouse yang begitu lucu dan menggemaskan lalu segera bergegas kembali untuk menghampiri Xia Feii.
__ADS_1
Di tengah-tengah kesedihan dan dinginnya malam ini yang sedikit bersalju, tiba-tiba saja sebuah balon mickey mouse mulai tersembul di hadapan Xia Feii. Gadis itu seketika berhenti menangis dan menatap balon di hadapannya itu dengan sedikit bingung. Sementara Yukimura sudah berdiri tepat di belakang balon itu.
"Xia Feii ... aku tidak tau harus bagaimana? Aku tidak tau harus bagaimana? Aku tidak tau cara untuk menenangkan seseorang yang sedang bersedih. Dan aku juga tidak pernah tau cara membuat seseorang menjadi nyaman dan merasa lebih baik. Tapi aku mohon, berhentilah menangis ... air matamu sangat berharga." ucap Yukimura seadanya.
Bahkan kali ini pria dewasa yang berpenampilan begitu sangar ini mengatakannya dengan jujur dan sepenuh hati. Yeap, kata-katanya berasal dari lubuk hatinya yang paling dalam, tanpa sebuah latihan atau rekayasa seperti saat dia yang sudah mempersiapkan sesuatu untuk melamar Xia Feii.
Xia Feii yang sudah tersadar jika dia sudah terlalu lama menangis, kini akhirnya mulai menyeka air matanya dengan sapu tangannya.
"Maaf ..." ucap Xia Feii begitu pelan dan merasa tak enak dengan Yukimura.
"Mengapa minta maaf? Kau tidak salah apa-apa." ucap Yukimura sambil menyodorkan balon Mickey Mouse itu untuk Xia Feii. "Balon ini ... untukmu."
Xia Feii mengkerutkan keningnya untuk beberapa saat, namun akhirnya Xia Feii menerima niat tulus dari Yukimura.
"Terima kasih ..." ucap Xia Feii dengan pelan dan tak sadar gadis cantik itu juga tersenyum samar.
__ADS_1
Mungkin terlihat sedikit lucu ketika seorang pria dewasa yang sangar seperti Yukimura tiba-tiba memberinya sebuah balon yang begitu lucu dan begitu manis.
"Aku tidak tau dengan pasti kehidupan di masa lalumu seperti apa. Namun satu hal yang ingin aku katakan kepadamu ... setiap orang memiliki masa lalu. Sepahit apapun masa lalu itu, janganlah kamu begitu terjebak di dalamnya. Kamu masih mempunyai masa depan. Kamu masih memiliki orang-orang di sekitar yang menyayangimu. Kamu tak sendirian, Xia Feii." ucap Yukimura dengan lirih. "Apa kamu tau, Xia Feii? Aku kehilangan kedua orang tuaku 3 tahun yang lalu, di depan mataku sendiri. Rasa sedih, sesal selalu menghantuiku karena aku belum pernah menjadi seorang putra yang baik untuk mereka. Aku menyesal karena aku belum bisa membanggakan mereka. Andai aku diberi kesempatan sekali lagi ... aku akan berbuat baik dan berbakti kepada mereka, Xia Feii. Ibumu mungkin saja pernah melukai dan menyakiti hatimu dan ayahmu, namun ... biar bagaimanapun dia adalah wanita yang sudah mengandung dan melahirkanmu. Jangan sampai kau menyesal seperti aku ... jangan sampai kau mengalami hal yang begitu menyesakkan seperti yang telah aku alami selama ini. Memaafkan itu indah dan akan membuat hati menjadi tenang dan damai. Jangan kotori hatimu dengan dendam dan kebencian, Xia Feii. Aku tau, kau gadis yang baik." imbuh Yukimura yang membuat hati Xia Feii sedikit bergetar dan merasa begitu ngilu.