
"Katakan padaku semuanya sekarang!" ucap Kagami Jiro begitu tegas.
Ley Bixing kini malah menarik sudut-sudut bibirnya dan menyunggingkan sebuah senyuman, "Sebaiknya kita menikmati makanan ini terlebih dahulu, Tuan. Jangan terburu-buru. Aku akan memberitahu sesuatu setelah kita menyantap hidangan ini."
Kagami Jiro masih menatap tajam Ley Bixing kemudian memperhatikan makanan yang sudah tersaji di hadapannya.
Apakah aku akan baik-baik saja jika menyantap makanan ini? Bagaimana jika mereka sudah memberikan racun di dalamnya? Aku harus berhati-hati! Jika tidak raga ini akan dalam bahaya.
Batin Kagami Jiro menatap waspada makanan-makanan di hadapannya itu.
"Silakan, Tuan." ucap Ley Bixing lagi dengan ramah.
"Aku tidak lapar. Kamu saja yang makan." Kagami Jiro menolak dengan halus.
"Wah. Sayang sekali. Baiklah aku juga tidak akan makan kalau begitu." ucap Ley Bixing lalu meletakkan sumpitnya kembali.
"Aku tidak punya banyak waktu. Jadi cepat katakan saja padaku!"
"Ehm. Baiklah. Jadi begini tuan ... sebenarnya selama ini telah terjadi salah paham."
"Apa maksudmu?" Kagami Jiro mengkerutkan keningnya dan membuat sepasang alis tegasnya saling berkerut.
"Aku bukannya mengkhianati Doragonshadou, Tuan! Tapi sebenarnya ..."
BRRAAKK ...
BRRUUGGHH ...
Ley Bixing menghentikkan ucapannya karena tiba-tiba mulai tedengar sebuah kericuhan yang berasal dari arah luar.
Dan tak lama kemudian, seorang pria mulai memasuki paksa ruangan reataurant ini. Dia terlihat sedang menghajar beberapa pengawal. Dan tiba-tiba saja seorang pengawal dihempaskannya dan jatuh di bawah kaki Ley Bixing.
Seorang pria yang berbadan besar dan berambut gondrong namun jabrik itu mulai melenggang dengan langkah lebar dan gagah mendatangi Ley Bixing dan Kagami Jiro. Auranya benar-benar sungguh menakutkan. Sepasang matanya menyorot dengan sangat tajam menatap Ley Bixing.
Sementara Kagami Jiro terlihat begitu terkejut melihat kedatangan pria itu. Sepasang mata coklat milik Kagami Jiro kini membulat sempurna menatap pria itu. Namun Ley Bixing masih terlihat begitu tenang melihat kericuhan yang disebabkan oleh pria itu.
Darimana dia tau aku sedang berada disini? Paman ini benar-benar sungguh menakutkan! Bukan hanya badan dan wajahnya yang menakutkan! Namun instingnya luar biasa menakutkan!
Batin Kagami Jiro, atau lebih tepatnya Zen.
__ADS_1
"Ley Bixing! Apa rencanamu kali ini?!" hardik pria berbadan besar yang baru datang itu. "Kali ini aku tak akan membiarkanmu menyentuh Kagami Jiro!"
Ley Bixing tersenyum meremehkan kali ini, lalu dia mulai bangkit dari duduknya dan berjalan beberapa langkah menghampiri pria itu.
"Yukimura! Itu namamu bukan?" ucap Ley Bixing yang kini sudah berhadapan dengan pria yang dipanggil Yukimura itu.
"Cckk ... kemampuanmu mencari informasi sungguh menakutkan!" ucap Yukimura dengan senyum mengejek. "Kali ini aku tak akan membiarkanmu menyentuh Kagami Jiro!"
"Jangan berbicara seperti itu ... aku mengundang Tuan Kagami Jiro karena ada sesuatu yang ingin aku sampaikan. Dan aku hanya ingin memberitahu dia tentang kebenaran. Namun ternyata kau menguntitnya." ucap Ley Bixing dengan nada mengejek.
"Jangan banyak bicara! Katakan apa tujuanmu!" hardik Yukimura dengan suara begitu menggelegar.
Ley Bixing terdiam menatap Yukimura dengan waspada, seperti ada yang sedang dia pikirkan.
"Tujuanku hanyalah untuk memberitahukan kebenaran kepada tuan Kagami Jiro! Bahwa sebenarnya pengkhianat itu adalah kalian! Bukan aku, Hit man Jepang!" ucap Ley Bixing cukup lantang sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Yukimura.
Raut wajah Yukimura seketika berubah dan memerah karena mendengar ucapan dari Ley Bixing yang menurutnya sangat tidak masuk akal itu. Jelas-jelas perpecahan dari Doragonshadou adalah karena dia. Dan Ley Bixing-lah yang kini memimpin pecahan kecilnya yang kini dia beri nama Wolf Shadow.
"Dasar bedebah sialan!" kini Yukimura melayangkan bogemnya dengan cepat ke arah Ley Bixing, namun Ley Bixing segera mundur beberapa langkah untuk menghindari serangan kuat dari Yukimura.
Ley Bixing mulai memberikan aba-aba kepada para pengawalnya untuk menyerang Yukimura kembali. Dengan cepat beberapa pengawal mulai datang dan mengepung Yukimura.
Yukimura kini menatap Kagami Jiro yang dari tadi hanya terdiam kebingungan menyaksikan semua ini.
Yeap. Tentu saja Yukimura melakukan hal itu, karena hanya dia yang mengetahui kebenaran bahwa jiwa yang sedang bersemayam di dalam tubuh sahabatnya itu adalah bukan jiwa Kagami Jiro. Dan tentu saja Yukimura akan sangat mengkhawatirkan raga Kagami Jiro. Apalagi pagi ini dia sempat cekcok bersama Yuna karena masalah ini.
Okay, rewind ...
Pagi-pagi sekali tiba-tiba Kagami Jiro mengatakan akan pergi ke rumah sakit sendirian untuk kontrol. Yuna bersikeras tidak mengijinkannya, karena kondisi Kagami Jiro memang belum sepenuhnya pulih.
Namun tiba-tiba Yukimura datang diantara mereka dan mengijinkan Kagami Jiro pergi begitu saja. Tentu saja keputusannya yang diambilnya itu adalah perintah dari Zen dengan jiwa Kagami Jiro yang sebernarnya.
"Apa yang sedang kau fikirkan, Yukimura?!" hardik Yuna penuh dengan amarah ketika suaminya sudah meninggalkan rumah besar itu. Sementara Yukimura masih mencengkeram pergelangan tangan Yuna agar tidak mengejar suaminya.
"Tenanglah, Yuna!" kini Yukimura melepaskan pergelangan tangan Yuna.
"Mengapa kamu bisa berfikiran untuk membiarkan suamiku pergi sendirian?! Kau mau merasakan tendanganku juga?! Kau sudah bosan hidup?!" wajah Yuna kini kian memerah saking amarahnya yang begitu meluap.
"Sebenarnya dia pergi untuk menemui seseorang. Aku harus mengetahui apa keinginan dari orang itu. Jadi kita harus membiarkan Jiro pergi ..." ucap Yukimura berusaha menjelaskan.
__ADS_1
Mendengar ucapan Yukimura, membuat Yuna mengkerutkan keningnya dan menjadi semakin emosi.
"Sudah tau begitu mengapa membiarkan suamiku pergi begitu saja tanpa pengawalan?! Sebenarnya kau berpihak kepada siapa?!"
"Aku akan mengikutinya. Kamu tenang saja."
"Jika terjadi sesuatu dengan suamiku, aku sendiri yang akan menghukummu!" ucap Yuna begitu menakutkan dan menatap Yukimura dengan tajam.
Okay, kita kembali lagi pada kenyataan.
Kagami Jiro hanya mengangguk pelan kemudian sedikit menjauh dari Yukimura. Sebenarnya Ley Bixing sempat merasa aneh, mengapa tiba-tiba Kagami Jiro tiba-tiba menghindari sebuah pertarungan. Namun kemudian dia merasa wajar saja karena Kagami Jiro baru saja tersadar dari koma dan mungkin belum sepenuhnya pulih.
"Kalian maju lah bersamaan sekaligus! Aku tidak punya banyak waktu! Dan waktuku juga mahal!" ucap Yukimura dengan santai namun selalu memperhatikan pergerakan dari mereka.
"Baiklah jika itu maumu! Serang!" seru seorang pengawal itu dan kemudian delapan orang mulai mengkeroyok Yukimura.
Meskipun badannya sangat besar, namun Yukimura melakukan pergerakan dengan begitu cepat, melayangkan siku kanannya untuk menyerang yang datang dari arah kanan. Menghantam dengan siku kirinya untuk yang menyerang dari arah kiri. Super punch-nya untuk yang datang dari arah depan.
Lalu ada dua orang yang berusaha menyerangnya dari sisi belakang. Yukimura dengan cepat menangkap kerah baju mereka dan menghempaskannya bersamaan ke arah depan hingga menabrak beberapa meja dan kursi.
Yukimura mengangkat kaki kanannya ke udara dan melayangkannya berputar melawan arah jarum jam sehingga menyapu bersih pengawal yang tersisa.
Namun seorang pengawal tiba-tiba berlari dari arah depan dengan membawa dua pisau di masing-masing tangannya
"Hhiiatthhh ...."
GRREEPP ...
Yukimura sukses menangkap kedua tangan pengawal itu, kemudian menghantam wajah pengawal itu dengan kepalanya dengan cukup keras.
BBUUGGHH ...
Seketika pria itu jatuh dan tak sadarkan diri di atas lantai begitu saja.
Sementara Yukimura bertarung bersama para bawahan dari Ley Bixing, ternyata Ley Bixing mulai mendekati Kagami Jiro kembali.
"Tuan. Aku berpesan kepadamu untuk selalu berhati-hati! Jangan percaya kepada siapapun! Tuan harus lebih berwaspada! Ini adalah salah satu barang bukti milik orang yang menyerang tuan Kagami Jiro! Aku menemukannya di lokasi kejadian setelah mereka membawa tuan ke rumah sakit. Simpanlah!" ucap Ley Bixing sambil memberikan sebuah kotak berukuran sangat kecil kepada Kagami Jiro.
"Jangan beritahu tentang hal ini kepada siapapun! Jangan percaya kepada siapapun! Karena pengkhianat yang sebenarnya adalah orang yang sangat dekat dengan tuan!"
__ADS_1
...⚜⚜⚜...