Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Sebuah Akhir


__ADS_3

Setelah pintu itu terbuka, kini terlihat seorang pemuda yang cukup tinggi dengan pakaian kasualnya mulai melenggang memasuki ruangan kamar rawat ini. Auranya terlihat begitu ceria, bercahaya dan bersinar. Sepasang mata bak okavango blue diamond itu masih menatap sang kakek penuh binar dan belum menatap sekitarnya.


"Kakek ..." sapanya dengan begitu hangat dan segera mendatangi Li Feng begitu saja.


Pemuda yang tak lain adalah Zen itu mulai memeluk Li Feng dengan wajahnya yang masih bersinar.


"Maaf, Kakek. Aku sedikit terlambat. Aku baru saja menyelesaikan beberapa pekerjaan dan juga membeli buah untuk rekan kerja kakek." ucap Zen dengan raut wajahnya yang begitu memelas.


Vann yang ada di belakang Zen, kini mulai meletakkan bingkisan buah-buahan yang sudah dibawakan oleh Zen.


"Zen ... kaukah itu, Nak?" ucap Li Zhi yang sejak dari tadi hanya memandangi Zen karena masih begitu ragu.


Paras Zen adalah sangat mirip seorang bintang bernama Li Zeyan yang pernah dilihat oleh Li Zhi melalui layar lebar di temlat-tempat umum itu sebelum Li Zhi mengalami kecelakaan.


Namun karena pemuda itu memanggil Li Feng dengan panggilan kakek, itu artinya Zen adalah Li Zeyan. Mungkin seperti itulah yang sedang dipikirkan oleh Li Zhi saat ini.


Zen mulai beralih menatal Li Zhi, cukup lama Zen memandanginya setiap detail dari wajah pria paruh baya itu. Hingga akhirnya Zen mulai teringat dengan sosok ayahnya yang sudah tiada.


"Benar. Aku adalah Zen. Paman siapa ya? Mengapa begitu mirip dengan ayahku?" tanya Zen dengan polosnya.


15 tahun tidak bertemu, tentu saja sedikit membuat Zen lupa akan sosok ayahnya. Terutama mereka berpisah saat Zen berusia 5 tahun.

__ADS_1


"Zen. Ini adalah ayah, Nak." ucap Li Zhi mulai tak kuasa untuk menahan air mata harunya lagi.


Zen masih saja terdiam selama beberapa saat dan cukup bingung akan situasi yang sedang terjadi saat ini. Namun akhirnya Li Feng mulai menepuk dan mengelus baju lebar Zen.


"Zen. Ayahmu masih hidup. Dan dia adalah benar-benar Li Zhi." ucap Li Feng.


Tentu saja rasanya masih begitu tak percaya. Selama 15 tahun Zen sudah meyakini jika ayah dan ibunya sudah tiada karena kecelakaan maut saat itu. Dan kini tiba-tiba saja ayahnya hadir kembali setelah sekian lama.


"Selama 15 tahun, Li Zhi mengalami amnesia setelah kecelakaan maut itu. Dan kini takdir mempertemukan kita kembali." ucap Li.Feng berusaha untuk menjelaskan kepada Zen.


Rasa haru dan bahagia kini menyelimuti diri Zen. Perlahan Zen mulai melenggang kembali dan semakin mendekati brankar. Zen mulai memeluk Li Zhi yang sudah merentangkan kedua tangannya lebar-lebar untuk menyambut Zen.


Tangis haru ... suasana yang penuh haru kini menyelimuti suasana di kamar rawat itu atas pertemuan kembali keluarga Li yang setelah sekian lama berpisah.


Kini mereka mulai hidup bersama di Beijing. Bahkan Li Zhi juga menjemput Wang Liu yang juga sudah dianggapnya seperti ibunya sendiri untuk tinggal bersama di Beijing. Li Zhi juga mulai menjalankan dan meneruskan bisnis Li Feng, karena saat ini sudah waktunya Li Feng untuk pensiun dan beristirahat di rumah.


Zen yang menekuni usahanya dengan agensi barunya yang baru saja dilahirkan, kini sudah semakin sukses dan melejit begitu saja dengan cepat.


Li Kai juga masih ikut andil di dalam agensi milik Zen, namun Li Kai dan Amee juga mulai mengembangkan XMee's Fashion milik Amee.


Lima tahun kemudian ...

__ADS_1


Zen mengajak seluruh anggota keluarganya untuk pergi ke Jepang. Dan kali ini Zen berniat untuk melamar Christal. Pernikahan megah itu akhirnya terjadi dan dilangsungkan di dua negara, yaitu Tokyo dan Beijing.


Sebuah pesta pernikahan yang begitu megah dan sempurna. Dengan mempelai yang begitu tampan bak pangeran di dalam negeri dongeng dengan seorang gadia yang cantik bak seorang tuan putri.


THE END ...


...⚜⚜⚜...


Hallo my beloved reader. Anezaki mengucapkan terima kasih atas kesetiaan dan dukungan dari kalian semua yang selalu hadir di dalan novel Never Say Good Bye.


Jujur rasanya sedih sekali saat harus berpisah dengan mereka semua. Rasanya mereka sudah begitu nyata dan menyatu di dalam duniaku. 🤧


Pokoknya Anezaki mengucapkan terima kasih banyak. Dan semoga kalian semua dalam keadaan sehat selalu.


Jangan lupa untuk mengikuti kisah kisah-kisah seru lainnya ya yang pastinya juga akan seru, menegangkan namun juga keren ya. Jangan lupa mampir ....




__ADS_1


__ADS_2