
"Christal, bertahanlah! Aku akan datang untukmu!" gumam Kagami Jiro pelan dan tanpa sadar, sehingga ucapan itu terdengar oleh Zen yang masih bersembunyi di dalam mobil.
Kagami Jiro memantapkan hatinya hingga akhirnya dia kembali melangkahkan kakinya dengan begitu mantap dan mulai memasuki bagunan kuno bergaya Eropa klasik itu. Sebuah bangunan tunggal yang berada di tengah sebuah hutan pinus.
KKRRIIEETT ...
Suara pintu yang sudah berumur cukup tua itu semakin memberikan kesan horor ketika pintu itu dibuka meskipun dengan pelan dan hati-hati.
Pengap, remang-remang dan dingin, itulah hawa yang sedang Kagami Jiro rasakan saat ini. Kini dia mulai memasuki rumah itu dengan pelan dan begitu hati-hati. Pandangannya dia tebarkan untuk mengawasi sekitar dan berusaha untuk mencari sosok Christal.
PROOKK ...
PRROOKK ...
PROOKK ...
Seseorang dengan jubah hitam dan kepala yang tertutup dengan kerudung dari jubah itu mulai melenggang di seberang dan bertepuk tangan menyambut kedatangan Kagami Jiro.
Kagami Jiro memicingkan sepasang mata kecoklatannya untuk mencari tau siapa sosok pria yang berada di balik jubah itu. Namun keadaan yang begitu remang-remang membuatnya tak bisa melihat wajahnya.
Sesekali hanya terlihat kilauan cahaya pada bagian matanya saat tak sengaja wajahnya sedikit tersorot oleh cahaya.
Pria yang berkacamata?
Gumam Kagami Jiro begitu pelan berusaha untuk menerka-nerka sendiri dan masih terus mengawasi pria berjubah itu yang hanya berjarak kira-kira 8 meter darinya . Dan tentu saja ucapannya itu di dengar oleh Zen yang masih berusaha untuk menyusul Kagami Jiro.
__ADS_1
Well, okay! Nanti saja kita akan intip aksi Zen saat sedang berusaha untuk membereskan satu-persatu pria penjaga itu hingga menyusul Kagami Jiro. Sekarang kita fokus dulu untuk Kagami Jiro yang berjiwa seorang Li Zeyan!
"Bagus sekali! Akhirnya kamu datang seorang diri seperti ini ke tempat ini, Tuan Kagami Jiro!" ucap pria berjubah itu itu dengan tawa kecil yang begitu menyebalkan.
Kagami Jiro maupun Zen yang sedang berada di seberang tak bisa mengenali suara pria berjubah itu sama sekali karena suara itu sudah disamarkan dengan menggunakan alat pengubah suara ( voice changer ).
Yeap, voice changer merupakan sebuah alat pengubah suara manusia dengan daya baterai. Alat ini bisa menyamarkan suara asli seseorang hingga tak dikenali oleh lawan bicara.
Aku tak mengenalinya karena dia sudah merubah suaranya. Namun ... postur ini ... sepertinya aku pernah melihatnya dan mengenalinya. Tetapi, siapa?
Batin Kagami Jiro masih begitu waspada dan terus mengawasi gerak-gerik pria berjubah maupun para anak buahnya yang rupanya sudah mengepungnya.
"Apakah kau yakin kali ini kau sudah cukup berlatih dan sudah menjadi semakin kuat, Tuan Kagami Jiro palsu? Gyahahahaha ..." sang pria berjubah merentangkan kedua tangannya begitu lebar dan tertawa terbahak-bahak hingga suara tawa itu memenuhi seisi ruangan ini.
Batin Kagami Jiro mulai berpikir keras kembali untuk menemukan jawaban dari semua yang membuatnya begitu kebingungan saat ini.
"Bagaimana? Apa ucapanku benar hingga membuatmu diam tak berkutik seperti ini? Gyahahaha ... bagaimana jika semua orang di dunia ini mengetahui semua ini? Sebuah berita hangat tentang penipuan dan pembodohan yang dilakukan oleh seorang pecundang dengan memakai raga seorang pemimpin utama Doragonshadou? Apa yang akan mereka lakukan ya? Doragonshadou akan hancur dalam seketika! Sepertinya akan sangat menarik ya. Hhm ... bagaimana menurutmu?" ucap pria berjubah itu semakin terlihat begitu menyebalkan dan mulai menuruni beberapa anak tangga dan berjalan 3 langkah ke depan.
"Aku adalah Kagami Jiro! Jangan banyak omong kosong dan segera serahkan Christal padaku sekarang juga jika tak mau hidupmu segera berakhir dalam hitungan detik!" ucap Kagami Jiro menandaskan.
Perfect! Akting yang keren dan sempurna untuk pendalaman karakter seorang Kagami Jiro! Kau sungguh keren sekali, Li Zeyan! Kau benar-benar sudah begitu mirip seperti seorang Kagami Jiro yang sesungguhnya! ( Kira-kira reader bingung nggak ya? Ahahah ...)
"Benarkah kau adalah Kagami Jiro?" pertanyaan dengan intonasi gurauan itu dilontarkan oleh pria berjubah itu dengan datar.
"Tentu saja!" sahut Kagami Jiro menandaskan dengan sangat tegas.
__ADS_1
"Kalau begitu buktikan kepadaku!" ucap pria berjubah itu sambil mengangkat kedua tangannya ke udara dan memberi isyarat dengan jemarinya kepada para kaki tangannya.
Kini 5 orang pria bertubuh kekar dan hanya mengenakan pakaian you can see super ketat berwarna hitam hingga membentuk lekuk tubuhnya dan terlihat dengan nyata petakan pada tubuh bagian depannya itu.
Mereka berlima sudah mengelilingi Kagami Jiro dan mengepungnya. Beberapa senjata juga sudah berada genggaman masing-masing. Seperti pisau lipat, sebuah belati, katana, maupun tongkat pemukul.
Semua itu tak membuat Kagami Jiro kalang kabut dan ketakutan begitu saja. Dan sepertinya latihan keras dan disiplin bersama Yukimura sudah membuahkan hasil serta membuat jiwa Zen menjadi semakin lebih kuat secara mental maupun fisik.
Kelima preman itu mengitari Kagami Jiro dengan langkah pelan searah jarum jam. Sementara sepasang mata kecoklatan itu masih mengawasi dan selalu mengekori kelima preman itu dengan waspada.
Dan sebenarnya Kagami Jiro juga masih berusaha untuk mencari sosok Christal di tempat ini melalui celah-celah saat dia mengedarkan pandangannya saat itu.
Hingga akhirnya dia menangkap seorang gadis di sisi ruangan sebelah, gadis itu masih terikat dan duduk di atas kursi dengan mulut yang masih dibungkam. Dan sepertinya gadis itu dalam keadaan tidak sadar saat ini
"Apa yang kalian lakukan kepada adikku Christal? Mengapa dia diam saja di ruangan sebelah?!" Kagami Jiro berkata dengan tegas namun begitu khawatir ketika melihat seorang gadis yang biasanya bak putri kecil di keluarga Kagami kini dalam keadaan seperti itu.
"Tenang saja, Tuan Kagami Jiro yang terhormat. Adik kesayanganmu sedang tertidur. Aku bahkan belum menyentuhnya sama sekali." pria berjubah itu menyauti masih dengan suaranya yang tersamarkan.
"Jika sampai terjadi sesuatu kepada adikku Christal, kalian akan menyesal!!" geram Kagami Jiro yang terdengar begitu menakutkan.
"Gyahahaha. Maka dari itu, buktikan saja padaku! Kalahkan para anak buahku yang hanya tak seberapa ini dan selamatkan putri kecilmu!" ucap pria berjubah itu mulai tertawa dan berkacak pinggang.
Baiklah! Aku harus melakukan semuanya dengan baik! Jika tidak, maka kau tak akan pernah bisa menyelamatkan Christal, Zen! Kali ini kau harus bisa menjadi seorang pemimpin Doragonshadou versi terbaik terbaik dari dirimu! Jangan kecewakan paman Yukimura yang selama ini sudah melatihmu dengan begitu keras! Selamatkan gadis kecil Christal! Untukmu dan untuk keluarga besar Kagami! Berusahalah, Li Zeyan! Kau pasti bisa!
Batin Kagami Jiro menyemangati dirinya sendiri.
__ADS_1