Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Welcome To Beijing


__ADS_3

Sebuah maskapai All Nippon Airways mulai melakukan pendaratan dengan begitu teratur dan halus di Bandar Udara Internasional Beijing Daxing setelah melakukan penerbangan dari Bandar Udara Internasional Narita.


Setelah beberapa saat para penumpang terlihat mulai menuruni pesawat itu melalui beberapa tangga yang sudah dipersiapkan oleh beberapa petugas. Pada jalur VIP, terlihat beberapa rombongan mulai keluar melalui jalur ini.


Salah satu dari rombongan itu adalah terdiri dari seorang wanita dewasa yang begitu cantik dan anggun dengan memakai pakaian yang super stylish dan fashionable, beberapa accesoris branded juga dia kenakan saat ini, dia juga memakai Lugano Diamonds Sunglasses.


Lugano diamond sunglasses adalah sebuah kacamata dengan bingkai emas dan lensa merah muda yang memiliki 2,85 karat berlian merah muda. Kaca mata dengan desain khusus seperti berlian yang memukau, batu yang begitu cantik, dan pengerjaan kacamata yang sangat unik. Lugano diamonds sunglasses telah memenangkan tempat yang diakui dalam industri perhiasan internasional, karena perusahaan bersusah payah untuk mendapatkan batu terbesar, paling langka, dan paling unik untuk kacamata yang mereka cipkakan ini. Wow! Fantastis dan sangat mengagumkan!!


Gadis kedua terlihat masih begitu muda, dengan rambut sebahu berwarna silver menjadikannya terlihat begitu fresh dan sangat cantik. Gadis ini memiliki wajah yang begitu mungil dan sangat manis. Sebuah kacamata bening Gold & Wood Diamond Glasses juga sudah bertengger dengan manis di atas hidungnya yang mancung dan mungil.


Sebuah kacamata yang menggunakan kombinasi unik antara material dengan kayu yang berkualitas tinggi dalam bingkai untuk memberikan kesan produk keanggunan yang luar biasa dipadukan dengan berlian. Bingkai kacamata Gold & Wood ini juga memberikan kesan keistimewaan yang otentik dan kepribadian diri yang terpancar dengan kuat.


Perusahaan menggunakan 12 jenis spesies kayu yang berbeda dan menanamkan sutra pada lapisan kayu itu. Serat karbon dan tanduk yang padat juga dimasukkan untuk membuat setiap lensa mata terlihat begitu unik dan berbeda dari yang lainnya.


Dua gadis yang begitu cantik itu terus melenggang dan diikuti oleh tiga orang pria dewasa dengan wajah yang begitu sangar dan juga berbadan kekar. Ketiga pria itu mengenakan setelan jaz mewah dan terlihat begitu rapi.


Adakah yang bisa menebak siapakah mereka? Yeap, siapa lagi mereka kalau bukan Yuna, Christal, Kagami Jiro, Yukimura dan Igor! Rombongan dari beberapa keluarga besar Kagami / Doragonshadou!


Setelah keluar dari bandara, mereka sudah dijemput oleh sebuah mobil Limusim hitam metalik di kedatangan. Limusim itu kini mulai melaju membelah jalanan Beijing di senja itu, dan menuju Legendale Hotel Beijing, hotel yang terletak tak jauh dari Bandar Udara Internasional Beijing Daxing.

__ADS_1


Tak banyak yang berkata-kata, Yuna dan Yukimura terlihat sedang sibuk dengan ponsel masing-masing. Sedangkan Igor hanya memperhatikan sekelilingnya saja saat perjalanan ke hotel.


Bagaimana dengan Christal dan Kagami Jiro? Tentu saja mereka terlihat begitu berbahagia saat ini! Christal begitu berbahagia karena akan mendatangi sebuah anniversary event dari sebuah game faforitnya.


Sementara Kagami Jiro terlihat begitu bahagia dan wajahnya begitu berseri karena akhirnya dia bisa datang dan mengunjungi tanah kelahirannya lagi. Dan tentu saja Kagami Jiro juga sangat berharap akan bisa bertemu dengan orang-orang kesayangannya seperti kak Kai, kakek Li Feng, dan juga Amee.


Beberapa saat akhirnya mereka sudah sampai di depan sebuah bangunan bertingkat megah dan begitu kokoh dengan lampu-lampu kekuningan yang sudah mulai menghiasinya.


Limusim itu kini mulai menepi hingga akhirnya para penumpang itu segera menuruninya lalu mulai memasuki Legendale Hotel Beijing. Setelah mendatangi recepcionist untum konfirmasi kembali dan mengambil beberapa kunci akhirnya mereka segera menuju ke kamar masing-masing dengan dibantu oleh beberapa pelayan hotel.


Awalnya sempat terjadi sebuah drama antara keluarga besar ini. Yukimura yang melakukan reservasi hotel, dan dia menyuruh Yuna untuk tidur sekamar dengan Christal, sementara Kagami Jiro akan tidur bersama dirinya.


Namun tentu saja itu semua dibantah keras oleh Yuna, dia bersikeras untuk satu kamar bersama Kagami Jiro. Dan lagi-lagi perdebatan itu dimenangkan oleh Yuna yang cantiknya seperti Dilraba Dilmurat ( Ini hanya fiktif belaka, sesuai imajinasi author saja. Hehe ... )



"Okay, Kakak ipar!" Christal menyauti dengan begitu bersemangat, meskipun dirinya juga sudah begitu lelah setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang. Namun karena keinginannya yang begitu besar untuk datang ke Beijing demi menghadiri acara faforitnya, tentu saja rasa lelah itu tak akan begitu terasa.


Christal mulai memasuki kamarnya, Yuna dan Kagami Jiro juga mulai memasuki kamarn mereka. Sementara Yukimura terlihat begitu kesal dan mulai memasuki kamarnya, diikuti oleh Igor yang mulai memasuki kamarnya juga.

__ADS_1


...⚜⚜⚜...


"Bagaimana caranya menghubungi kak Kai atau kakek?" Kagami Jiro terlihat mengkerutkan keningnya dan mencoba untuk berfikir dengan keras saat ini. "Aku sangat merindukan mereka, dan aku juga ingin bertemu dengan mereka."


TRRIINNGG ...


Tiba-tiba ada sebuah pesan masuk, Kagami Jiro mulai meraih benda pipih yang tergeletak di atas meja.


Aku akan membantumu untuk bertemu dengan kakek dan managermu Kai besok. Tapi kamu harus ingat selalu pesanku. Kamu dan Yuna tidak boleh melakukan apapun! Jika tidak suaminya akan benar-benar membunuhmu! Ingat! Dia juga sedang berada di kota ini! Yukimura.


Begitulah isi pesan dari Yukimura yang membuat Kagami Jiro sedikit bahagia namun juga membuatnya merinding seketika. Bagaimana tidak? Membayangkan seorang pemimpin dari Doragonshadou akan membantai dan membunuhnya karena sudah menyentuh istri kesayangannya! Tentu saja bayangan yang begitu mengerikan itu akan membuatnya bergidik dan merinding!


Bagaimana paman Yukimura mengetahui isi hatiku? Jika aku sangat ingin bertemu dengan kakek dan juga kak Kai? Apa jangan-jangan paman Yukimura juga bisa membaca pikiran orang? Hhii ... seram jika memang begitu ...


Batin Kagami Jiro dengan ekspresi sedikit ngeri, lalu Kagami Jiro segera membalas pesan itu ...


Baiklah, Paman. Aku akan mengingatnya. Terima kasih sudah mau mempertemukanku kembali dengan kakek Li Feng dan kak Kai.


Setelah mengetik balasan dan mengirimnya, kini Kagami Jiro mulai meletakkan kembali ponselnya di atas meja. Sebotol jus jeruk mulai diambilnya dari atas meja, lalu segera diminumnya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, akhirnya Yuna sudah keluar dari kamar mandi dan kali ini tubuh indah itu hanya berbalut sebuah handuk saja. Bahkan handuk itu juga hanya memiliki tinggi sejengkal di atas paha.


Lagi-lagi Kagami Jiro harus dihadapkan pada masa sulit seperti ini. Dia menggigit bibir bawahnya dan mengusap tengkuknya.


__ADS_2