
Tiba-tiba saja seorang pria bertubuh besar dan kekar dan dengan balutan jaz super mewahnya melenggang dan menghampiri mereka berdua. Raut wajahnya yang begitu berkharisma, sangar dan tegas terlukis dengan begitu jelas.
Ley Bixing yang menyadari kehadiran sosok itu, kini segera bangkit dan membungkukkan badannya untuk memberikan sambutan.
"Selamat sore, Tuan Kagami Jiro." sapa Ley Bixing dengan begitu hormat. "Silakan, Tuan ..." imbuhnya mempersilakan Kagami Jiro untuk duduk bersama dengan mereka berdua.
Kagami Jiro segera duduk bergabung bersama mereka dengan gayanya yang tegas dan begitu berkharisma. Ley Bixing mulai duduk kembali di tempat duduknya. Sedangkan Yukimura hanya mengamati keduanya dengan santai sambil mengaduk-aduk minuman hangatnya.
Rasa hormat Ley Bixing tidak berkurang sedikitpun meskipun saat ini dia bukan lagi bagian dari Doragonshadou. Yeap, tingkatannya masih sama seperti saat dulu dia menjabat sebagai salah satu ketua klan di Shibuya.
"Ley Bixing!" sapa Kagami Jiro dengan suara yang begitu besar dan terdengar begitu tegas. Bahkan nada bicaranya benar-benar sudah seperti seorang Kagami Jiro yang sesungguhnya. Zen memang benar-benar seorang aktor yang begitu hebat berbakat! Tak salah dia dinobatkan sebagai aktor nomor 1 saat ini!
"Bagaimana kabarmu?" imbuhnya dengan mata elangnya yang masih menatap Ley Bixing dengan sedikit senyuman.
"Sangat baik, Tuan. Tuan Kagami Jiro sendiri apa kabar? Apakah sudah sepenuhnya pulih?" tanya Ley Bixing begitu antusias dan tatapannya tergambarkan sebuah kerinduan.
"Aku baik-baik saja! Sekarang katakan padaku semuanya, Ley Bixing! Mengapa kau meninggalkan Doragonshadou dan mendirikan wolf shadow? Apakah kau benar-benar ingin mengkhianatiku dan menghancurkan dengan pasukan yang sudah kau bentuk dan kau dirikan?" ucap Kagami Jiro seakan memojokkan Ley Bixing.
Dan tentu saja itu membuat Ley Bixing sedikit membulatkan sepasang matanya dan menggelengkan kepalanya beberapa kali.
"Tidak, Tuan Kagami Jiro! Aku tidak pernah mengkhianati tuan! Berpikiran untuk mengkhianati tuan saja tidak pernah! Sampai detik ini, aku masih selalu setia dengan tuan!"jawab Ley Bixing dengan begitu yakin dan percaya diri.
"Lalu bagaimana dengan wolf shadow yang sudah kau dirikan?" Kagami Jiro memicingkan sepasang mata coklatnya menatap Ley Bixing.
__ADS_1
"Tuan, seperti bukti yang sudah kutemukan saat itu. Cincin yang telah aku temukan di Japan Telexistense adalah cincin dari pelaku penyerangan terhadap tuan Kagami Jiro saat itu. Dan kita semua tentu sangat tau, siapa pemilik dari cincin tua dengan batu giok berwarna zambrud itu." ucap Ley Bixing berusaha untuk menjelaskan.
"Tuan Kagami Yosuke sudah gelap mata dan gelap hati hingga tega melakukan semua penyerangan ini terhadap tuan Kagami Jiro saat itu. Bahkan tuan Kagami Jiro koma cukup panjang. Saat itu tuan Kagami Jiro sedang koma dan cukup lama, hingga akhirnya tuan besar Kagami Gumi berniat untuk menjadikan tuan Kagami Yosuke menjadi pemimpin Doragonshasou yang baru dan menggantikan tuan Kagami Jiro, karena saat itu begitu banyak masalah yang terjadi. Aku yang mengetahui semua itu tentu saja tidak bisa menerima keputusan tuan besar Kagami Gumi. Karena aku sangat tau, tuan Kagami Yosuke-lah yang mencelakai tuan Kagami Jiro saat itu. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkan Doragonshadou dan mendirikan wolf shadow sebagai tanda aku masih patuh dan mengabdi pada tuan Kagami Jiro." ucap Ley Bixing lagi dengan begitu yakin.
"Dan disaat tuan sudah terbangun dari koma, aku sudah berjanji kepada diriku sendiri, akan memberitahukan semua ini kepada tuan. Dan aku akan selalu berada dalam kubu tuan Kagami Jiro apapun yang terjadi.!" imbuh Ley Bixing lagi.
"Namun sepertinya papa tidak merubah pemimpin Doragonshadou saat itu? Dan sampai sekarang akulah yang memimpin Doragonshadou saat ini." jawab Kagami Jiro sedikit mencurigai ucapan Ley Bixing.
Karena sampai saat ini Kagami Gumi tidak pernah merubah pemimpin Doragonshadou lagi.
"Ya, Tuan. Setelah aku meninggalkan Doragonshadou, tuan besar Kagami Gumi mengurungkan niatnya kembali." jawab Ley Bixing yang belum membuat Kagami Jiro dan Yukimura merasa puas.
"Aku sudah mengatakan semuanya dengan jujur, Tuan. Berhati-hatilah terhadap tuan Kagami Yosuke." imbuh Ley Bixing lagi.
"Jujur saja aku masih meragukanmu, Ley Bixing!" tandas Kagami Jiro dengan suara tegasnya.
"Kalau begitu potong jari tengahmu!" celutuk Yukimura dengan begitu santainya mengusulkan.
Sementara Ley Bixing dan Kagami Jiro dibuat sedikit tercengang oleh syarat dari dari Yukimura. Namun diluar dugaan, Ley Bixing menjawab saran itu dengan jawaban yang seketika begitu membuat hati seorang Zen terkejut.
"Jika tuan Kagami Jiro berkehendak, maka aku akan melakukannya dengan penuh rasa hormat!" sahut Ley Bixing.
"Bagus! Lakukan dengan cepat!" Yukimura melempar sebuah pisau lipatnya di hadapan Ley Bixing.
__ADS_1
Ley Bixing menatap pisau lipat itu beberapa saat lalu bergantian menatap Kagami Jiro. Kagami Jiro yang sedang duduk dengan gaya santainya dan tatapan yang begitu menusuk, kini mengangguk pelan, mengisyaratkan agar Ley Bixing mulai melakukan nya.
Walaupun sebenarnya jiwa Zen begitu tegang saat ini, karena Ley Bixing benar-benar meraih pisau lipat itu dan mulai membukanya dengan ekspresi wajahnya yang begitu serius. Ley Bixing juga terlihat mengangkat dan meletakkan tangan kirinya di atas meja dengan posisi jemari yang terbuka dan telungkup.
"Aku, Ley Bixing! Aku menyatakan jika hidup dan matiku adalah hanyalah untuk tuan Kagami Jiro!" ucapnya dengan begitu tegas dan penuh keyakinan.
Tak ada keraguan sama sekali tergambar pada wajah sangar yang selalu berkacamata itu. Dan tentu saja ini membuat jiwa Zen semakin menjadi tegang dan semakin tegang.
Bagaimana ini? Aku tidak mungkin membiarkan semua ini terjadi begitu saja! Aku tidak mungkin membiarkan Ley Bixing melukai dirinya sendiri dengan memotong jari tengahnya sendiri! Bagaimana aku menanggung dosaku padanya nanti?!
Batin Kagami Jiro yang sudah semakin resah dan tegang. Sementara bagaimana dengan Yukimura? Yukimura terlihat begitu santai, dan tersenyum samar menikmati ini semua dengan kedua tangan saling disilangkan di dapan dadanya.
Kini tangan kanan besar Ley Bixing mulai mengayun ke udara dan sudah bersiap untuk menghujam jemarinya sendiri.
Bersambung ....
...⚜⚜⚜...
Bonus foto Yukimura-sama dengan penampilannya hari ini saat menghadiri pertemuan bersama Ley Bixing.
Sebuah pakaian hitam lengan pendek yang berbahan kulit dia kenakan sore hari itu. Bahkan dia sengaja tidak mengunci kancing pakaiannya, dan membiarkan tubuhnya bagian depannya yang begitu kekar terlihat begitu saja.
Author : Oh My! Paman Yukimura mau tebar pesona sama siapa sih? Saat ini sedang musim dingin lo, Paman. Tidak takutkah paman masuk angin? Oh My!
__ADS_1
Reader : Kami menikmatinya, Thor! Buka saja semuanya kalau perlu, Paman. Gyahaha ...