Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Seorang Buruh Bangunan Yang Luar Biasa!!


__ADS_3

Wang Jun mulai memberanikan diri untuk mendatangi kedua pria bergengsi itu, meskipun dirinya tak memikiki backgroud apapun dan tak petnah sekolah tinggi dalam bidang itu. Namun keadaan saat ini sungguh membuatnya menjadi begitu berani dan menebalkan wajahnya.


"Permisi. Maaf jika menyela pembicaraan tuan." ucap Wang Jun dengan sopan. "Kalau boleh tau apakah posisi untuk Architect enginering di dalam perusahaan ini masih kosong dan sedanf membuka lowongan?" imbuh Wang Jun penuh harap.


"Benar sekali. Siapa kamu? Dan apa kamu ingin mencoba melamar bagian itu?" tanya salah satu pria itu memicingkan sepasang matanya menatap Wang Jun dari ujung kaki hingga ujung kepala.


Dan sebenarnya penampilan dari Wang Jun sungguh membuat kedua pria bergengsi itu cukup merasa ragu, karena Wang Jun terlihat begitu lusuh dan pakaiannya hanya seadanya dan sangat sederhana.


"Aku adalah karyawan baru di perusahaan ini. Dan aku diterima bekerja disini menjadi salah satu buruh bangunannya. Namun aku ingin mencoba melamar lowongan sebagai Architect enginering jika memang diperbolehkan." ucap Wang Jun penuh harap.


Kedua pria bergengsi itu tertawa lepas seolah begitu meremehkan Wang Jun yang dianggap miskin dan tidak berpendidikan, namun malah berani bermimpi untuk menempati posisi itu. Posisi yang cukup berpengaruh di dalam perusahaan besar itu.


"Apakah aku bisa mencobanya, Tuan? Jika mrmang bisa, aku harus menemui siapa?" tanya Wang Jung kembali dan menatap mereka berdua secara bergantian.


"Aku beritahukan kepadamu. Sebaiknya sadar diri dan jangan bermimpi terlalu tinggi! Tidak memiliki sekolah tinggi mana bisa menjadi seorang Architect enginering? Bahkan untuk menjadi buruh bangunannya saja seharusnya kamu sudah bersyukur! Karena sebenarnya perusahaan ini tidak sembarangan saat menerima karyawan." celutuk salah satu pria bergengsi itu menatap Wang Jun dengan tatapan yang begitu meremehkan.


"Melakukan pekerjaan konstruksi bangunan jelas bukan perkara sepele. Tentunya semuanya dibutuhkan spesialisasi khusus untuk menggarap beberapa proyek. Paling tidak dengan latar belakang teknik arsitektur, atau teknik sipil demi pekerjaan yang dapat terlaksana dengan lebih relevan. Namun kamu tak memiliki latar belakang apapun bukan? Cckk ..." imbuh salah satu dari mereka yang juga meremehkan Wang Jun.

__ADS_1


Mereka berdua tertawa renyah dan segera meninggalkan Wang Jun sendirian. Perasaan Wang Jun sudah terbiasa akan perlakuan seperti itu, perlakuan yang begitu meremehkan dirinya dan tidak pernah menghargai dirinya hanya karena Wang Jun seorang pria yang miskin.


...⚜⚜⚜...


Sudah satu pekan ini China State Construction Engineering bekerja tanpa ada seorang proffesional architect enginering. Selama satu pekan ini mereka hanya mengandalkan seorang drafter dan langsung pada proses quality saja. Tak ada perbaikan maupun revisi dari bagian drafter.


Hingga suatu saat tak sengaja Wang Jun menemukan sebuah berkas dari salah satu atasannya. Sebuah gambar desain milik atasannya yang baru saja diberikan oleh seorang drafter.


Sebenarnya Wang Jun hanya iseng dan mulai membukanya untuk melihat beberapa gambar desain itu. Namun rupanya Wang Jun malah menemukan sesuatu di dalam desain tersebut.


Wang Jun memutuskan untuk segera mengembalikan berkas itu kepada salah satu atasannya di ruangannya. Seseorang yang menjabat sebagai seorang project manager di perusahaan Wang Jun bekerja.


"Masuk!" titah seorang pria yang berasal dari dalam.


Wang Jun mulai membuka pintu itu dan memasuki ruangan itu. Terlihat seorang pria yang masih cukup muda sedang duduk di kursi kerjanya dam masih berkutat dengan laptop di hadapannya.


"Selamat siang, Tuan Miles Wei. Aku datang untuk mengantarkan berkas tuan yang terjatuh." ucap Wang Jun dengan sangat sopam dan mulai memberikan sebuah berkas itu kepada Miles Wei.

__ADS_1


"Oh. Aku kira sudah hilang. Padahal baru saja aku mau meminta salinannya kepada Leo. Terima kasih." ucap Miles Wei mulai menerima berkas itu dengan senyum tipis.


"Maaf tuan Miles Wei. Namun aku tak sengaja melihat desain itu. Maaf, bukan bermaksud untuk lancang. Namun aku masih menemukan ada sedikit yang kurang tepat, Tuan." ucap Wang Jun memberanikan diri untuk mengatakan pendapatnya.


"Apa maksudmu? Apa maksudmu kamu meragukan Leo yang merupakan alumni dari Harvard?" tanya Miles Wei memicingkan sepasang matanya menatap Wang Jun.


"Aku tidak meragukan tuan Leo, Tuan. Tapi aku menemukan sedikit desain ini yang sedikit kurang tepat." ucap Wang Jun masih dengan sopan.


Meskipun sebenarnya bosnya memiliki usia yang jauh masih lebih muda dari Wang Jun. Yeap, Miles Wei diperkirakan masih berusia 35 tahun. Namun Wang Jun juga begitu menghormatinya.


"Baiklah. Coba katakan padaku, apa itu yang menurutmu kurang tepar?" ucap Miles Wei membenarkan letak kacamatanya dan mulai menatap Wang Jun dengan lebih serius.


Karena baru kali ini Miles Wei menemukan seorang buruh yang begitu berani mengkritik desain dari Leo, seorang proffesional drafter yang sudah bekerja cukup lama di perusahaan ini.


"Struktur berperilaku dalam batas elastis akibat gempa skala kecil dan tanpa terjadi kerusakan yang signifikan harus lebih diperhatikan, Tuan. Dan juga intensitas gerakan tanah dan gaya gempa yang realistis dalam prosedur perencanaan juga harus lebih diperhatikan. Agar pengaruh gempa pada skala besar, jembatan tidak mengalami keruntuhan secara keseluruhan. Bila memungkinkan, kerusakan dapat dideteksi lebih mudah untuk kemudian dapat dilakukan inspeksi dan perbaikan. Perhitungan struktur baja pada jembatan yang akan dibangun juga harus tepat. Aku menemukan sedikit penghitungan yang kurang tepat pada halaman 7. Railing atau sandaran merupakan pagar untuk pengamanan pengguna jembatan khususnya pejalan kaki. Dan menurut pedoman perencanaan pembebanan jembatan jalan raya adalah seharusnya tiang-tiang sandaran pada setiap tepi trotoar itu harus diperhitungkan untuk dapat menahan beban horizontal sebesar 100 kg/m, yang bekerja pada tinggi 90 cm diatas lantai trotoar. Silakan periksa kembali, Tuan Miles Wei." ucap Wang Jun yang terlihat begitu cerdas dan tak seperti seorang yang datang dari desa dan tak memiliki latar belakang apapun.


Miles Wei segera membuka berkas itu kembali untuk memastikan apa yang diucapkan oleh Wang Jun adalah benar. Dan betapa terkejutnya Miles Wei saat melihat jika desain yang dibuat oleh Leo memang sedikit memiliki kesalahan. Dan Wang Jung bisa mengoreksinya secepat dan sedetail itu.

__ADS_1


Menakjubkan sekali! Bahkan raut wajah Miles Wei terlihat begitu takjub atas kecerdasan Wang Jun dan ketelitian Wang Jun yang saat ini hanya bekerja sebagai seorang buruh bangunan saja.


"Katakan siapa kamu sebenarnya? Mengapa kamu bisa memahami semua ini dengan baik, cepat, dan teliti? Kamu bahkan terlihat bukan seorang buruh bangunan biasa saja. Siapa kamu?" ucap Miles Wei begitu takjub dan sangat penasaran.


__ADS_2