Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Masalah Di LZ Fashions


__ADS_3

Disela-sela kesibukannya Zen, kini Zen dan Vann menyempatkan untuk pergi mendatangi sebuah butik utama LZ Fashions yang dimiliki oleh Zen dengan sebuah mobil van. Dan tentunya mereka juga pergi bersama dengan ketiga pengawal lainnya.


Setelah beberapa saat kini mereka sudah sampai di depan sebuah bangunan megah nan kokoh yang bernuansa dengan dinding putih dengan kaca-kaca yang berkilauan yang melekat pada dinding-dinding itu.


Belum lagi saat memasuki bangunan itu, semua desain dan penataannya terlihat begitu memiliki seni dan sangat menakjubkan. Beberapa pakaian-pakaian mewah juga terlihat sudah ada yang dipajang di beberapa patung manekin dan juga digantung pada hanger di dalam beberapa lemari pameran.


Zen dengan langkahnya yang lebar dan gagah mulai memasuki gedung itu bersama Vann dan juga ketiga pengawal lainnya.


"Sebenarnya ada masalah apa, Vann? Mengapa terlihat begitu terburu-buru?" tanya Zen sembari mereka melenggang bersama menuju ke sebuah ruangan, entah ruangan mana itu.


"Beberapa model kita tidak datang hari ini karena berhalangan, Tuan Zen. Dan saat ini LZ Fashions hanya memiliki model wanita saja." ucap Vann terlihat begitu kebingungan.


"Jadi mereka kekurangan model pria?" ucap Zen menyimpulkan.


"Benar sekali, Tuan. Dan pemotretan harus segera dilakukan saat ini juga, karena fotografer prosesional, sekaligus desainer profesional yang bekerja sama dengan kita juga sangat sibuk dan memiliki jadwal yang begitu padat. Dan mereka harus menghadiri sebuah peragaan busana setelah pemotretan di LZ Fashions." ucap Vann sangat merasa khawatir.


"Baiklah. Jika hanya 60 menit saja, aku masih punya waktu sebelum aku pergi ke agensi dan lokasi syuting hari ini. Kali ini aku sendiri yang akan menjadi model pakaiannya hari ini." ucap Zen tanpa merasa ragu sedikitpun dan penuh dengan keyakinan.


"Apa tuan Zen yakin?" tanya Vann sedikit ragu.


"Tidak ada pilihan lain, Vann. Kali ini aku akan melakukannya sendiri. Tidak ada salahnya jika aku menjadi model dari produkku sendiri bukan?" ucap Zen mulai memasuki sebuah ruangan yang sudah lengkap dengan segala peralatan pemotretan.

__ADS_1


"Uhm. Benar sekali, Tuan Zen." sahut Vann yang hanya bisa mengiyakan keputusan dari Zen.


Di dalam ruangan yang tak terlalu luas itu terlihat seorang gadis cantik, stylish dan sangat fashionable yang masih cukup muda, kira-kira berumur 23 tahun sudah berdiri di samping seorang fotografer dan sedang berbincang bersama. Rambutnya sebahu kemerahan dan sedikit bergelombang.


Dia adalah Claire, seorang desainer pfofesional yang merupakan alumni dari FIT dan sudah melakukan sebuah kerjasama bersama Zen semenjak kurang lebih 4 bulan yang lalu saat Zen dan Li Kai memutuskan untuk mendirikan LZ Fashions.


Dan saat itu adalah ketika jiwa Kagami Jiro sedang menempati raga Zen. Dan saat itu Kagami Jiro-lah yang mengusulkan untuk mendirikan LZ Fashions.


"Claire, sorry aku sedikit terlambat. Dan maaf juga karena ada sedikit masalah seperti ini hingga sedikit mengulur waktumu." ucap Zen saat sudah berada di dekat Claire


Dan sebenarnya Zen sudah sedikit mengetahui tentang LZ Fashions dan juga sosok Claire dari Kagami Jiro. Jadi saat mereka sudah bertukar tubuh kembali Zen sudah tidak terlalu kebingungan.


"Hhm. Tidak masalah! Karena hari ini tak ada satupun model pria yang datang, maka kamu sendiri yang harus menjadi modelnya! Ini!! Pakai pakaian yang sudah aku siapkan dan sudah aku desain dengan sangat teliti!" Claire mulai memberikan sebuah pakaian kepada Zen untuk pemotretan kali ini.


Zen mengenakan pakaian kasual yang memberikan kesan begitu santai namun tetap keren, cool, dan boyfriendable.


Kali ini Zen mengenakan sebuah jaket denim dan t-shirt putih sederhana ala seorang Li Zeyan untuk tampilan yang boyfriendable. Seperti gaya busana Li Zeyan seperti biasanya, tidak pernah gagal untuk membuat jatuh cinta para wanita. Busananya yang selalu modis. Tidak pernah tampil ribet jika sudah turun dari atas panggung,


Yeap, kali ini Zen tampil begitu sempurna dengan t-shirt putih yang dibalut dengan sebuah jaket denim. Untuk bawahannya, bintang muda dan sangat bersinar dan saat ini masih mendapatkan gelar sebagai seorang idol nomor 1 ini, mengenakan celana denim bernuansa sama seperti jaketnya.


Selain itu, Zen juga menyempurnakan outfit-nya dengan sepasang sneakers putih. Gaya busananya sederhana, tapi tampak boyriendable sekali bukan? Wow!! Andai Christal sedang berada di tempat ini, pasti gadis manis itu akan semakin terpesona dengan Zen.

__ADS_1


Vsualnya juga begitu tampan bak pangeran di dalam tokoh komik. Dan sebenarnya Zen juga diakui mempunyai selera fashion yang baik sehingga ia dinobatkan sebagai pemenang utama dalam daftar Top 10 Men In Fashion World.


"Well! Ayo lakukan dengan cepat dan baik, Zen!" ucap Claire yang sudah tak sabar untuk melihat Zen melakukan pemotretan.


Sebenarnya Claire belum pernah melihat Zen melakukan pomotretan secara langsung. Selama ini Claire hanya melihatnya melalui media, dan itupun sudah bersih dan rapi dengan bentuk beberapa foto yang memiliki nilai seni yang tinggi.


"Sekarang lakukan pemotretan seorang diri terlebih dahulu, Zen. Setelah ini, kamu akan berpasangan dengan seorang model wanita." ucap Claire menyilangkan kedua tangannya di bawah dadanya.


"Baik, Claire!" sahut Zen seakan sedang berbicara dengan seorang atasannya. "Ckk ... LZ Fashions adalah milikku, namun kamu membuatku terlihat seperti seseorang yang sedang bekerja pada LZ Fashions." sungut Zen yang sebenarnya hanya sedang bercanda saja.


Mendengar ucapan dari Zen yang terlihat sedikit kesal, kini membuat Claire mulai tertawa kecil begitu saja.


"Ahaha ... jangan marah, Zen! Aku hanya sedang menggodamu saja." sahut Claire masih tertawa renyah. "Lagipula bukankan kamu harus melakukan semua pemotretan ini dengan cepat, Zen? Kata Vann, kamu akan segera pergi ke agensimu dan juga harus melakukan sebuah syuting bukan?" imbuh Claire sambil merapikan kerah jaket yang sedang dikenakan oleh Zen saat ini.


"Hhm. Kau benar sekali, Claire." sahut Zen singkat.


"Ya sudah, lakukan dengan baik. Model wanita akan segera datang. Saat ini dia sedang berganti pakaian." ucap Claire mulai mendorong tubuh Zen ke depan agar pemotretan segera dimulai.


Zen mulai melakukan pemotretan untuk brand-nya sendiri dengan sangat baik. Tenang, percaya diri, dan terlihat begitu cool. Setelah beberapa saat sang model wanita mulai datang.


Gadis itu juga mengenakan gaya yang selaras dengan yang sedang dikenakan oleh Zen. Sebuah T-shirt putih dan memakai jaket denim serta dipadankan dengan celana jeans warna denim juga.

__ADS_1


Pemotretan hari ini bisa diatasi dengan baik oleh Zen, dan tentu saja LZ Fashions sudah terselamatkan! Kini saatnya Zen menuju ke agensinya dan ke lokasi syuting untuk beberapa pekerjaan.


__ADS_2