Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Nyanyian Christal


__ADS_3

"Cause every day I lie in my life. The brightest colors fill my head. A million dreams are keeping me awake. I think of what the world could be. A vision of the one i see. A million dreams is all it's gonna take. A million dreams for the world we're gonna make." Christal mulai melantunkan sebuah lagu karya Li Zeyan dengan sangat baik dan begitu menyentuh hati.


"Life is like a piano, white and black. If God play it, all will be a beautiful melody. Haa~ Never lose hope, because it is the key to achieve all your dreams." Chistal terus melantunkan lirik demi lirik dan Kagami Jiro terlihat begitu menikmatinya. Senyum manisnya tergambar dengan jelas pada wajah tegasnya.


"Every great dream begins with a dreamer. Always remember, you have within you the strength, the patience, and the passion to reach for the stars to change the world." suara indah Christal menghiasi seisi ruangan ini. Begitu merdu dan sangat mempesona. Bahkan Kagami Jiro juga terlihat begitu terpesona mendengar nyanyian dari Christal.


"A million dreams for the world we're gonna make." kini Kagami Jiro juga ikut melantunkan lagu itu bersama Christal. Keduanya terlihat begitu menikmatinya saat ini.


"Aku tidak menyangka ternyata kakak mengetahui lagu itu dan kakak juga menyanyikannya dengan cukup baik." ucap Christal begitu takjub.


"Kakak mendengarnya ketika kau menyanyikannya saat itu. Kakak sungguh tidak menyangka, lagu itu akan terdengar begitu indah saat kau nyanyikan, Cristal. Kau sangat berbakat." puji Kagami Jiro dengan tulus.


Christal yang mendapat pujian dari kakaknya kini tersenyum lebar, "Hehe ... bukankah selama ini kakak sering tidak mengijinkan aku untuk menyanyi. Selama ini kakak sama seperti papa. Hanya memintaku untuk berlatih bela diri." celutuk Christal sedikit cemberut.


"Ahahaha ... benarkah itu, Christal?"


"Hhm ... tidak ada yang benar-benar memahamiku selama ini, namun kini aku merasakan jika kakak sangat berubah. Rasanya seperti orang lain saja, terkadang aku merasa sangat asing. Namun kak Jiro yang sekarang sangat asyik dan seru. Hehe ... aku suka sekali."


Aku memang orang lain, Christal ... aku bukanlah kakakmu yang selalu bisa melindungimu. Aku memang hanyalah orang asing yang kebetulan saat ini bisa bertemu denganmu dengan memakai raga kakakmu.


Batin Kagami Jiro dengan senyum tipis menatap Christal.


"Tuan, Jiro." ucap seseorang tiba-tiba.


Kagami Jiro dan Christal mulai melengos ke arah suara berasal. Ternyata sudah ada pengawal Igor yang sudah berdiri di sisi samping mereka.

__ADS_1


"Ada apa, Igor?" tanya Kagami Jiro sedikit mendongak menatap Igor.


"Tuan Kagami Yosuke dan Tuan besar Kagami Gumi sedang menunggu tuan di ruang keluarga." ucap Igor dengan nada yang begitu rendah.


"Baiklah, aku akan segera kesana." ucap Kagami Jiro dengan sopan lalu bangkit dari tempat duduknya saat ini. "Christal, kakak menemui papa dulu." ucapnya yang kini mulai melenggang meninggalkan ruangan itu.


"Hhm ..." sahut Chistal pendek namun tetap tersenyum.


Kagami Jiro mulai melenggang melewati ruangan demi ruangan yang besar dan begitu mewah itu hingga akhirnya langkah kakinya membawanya menuju ruang keluarga yang cukup besar.


Disana sudah ada Kagami Gumi dan juga Kagami Yosuke yang sedang duduk bersama dan asyik berbincang dengan serius, namun sesekali mereka juga terlihat sedang bercanda gurau. Terlihat begitu harmonis hubugan anak dan papa itu


"Permisi. Apa papa memanggilku?" ucap Kagami Jiro dengan ramah.


Kagami Gumi dan Kagami Yosuke kini menoleh ke arah Kagami Jiro bersamaan.


Dengan patuh Kagami Jiro segera mendekat dan duduk di seberang Kagami Yosuke dan sisi samping Kagami Gumi.


"Ada apa, Papa?" tanya Kagami Jiro dengan nada rendah dan sedikit ingin tau.


"Ini soal wolf shadow yang dipimpin oleh Ley Bixing, Jiro. Yosuke menawarkan diri untuk menyerang mereka kembali, karena saat itu mereka juga sudah menyerang Doragonshadou! Namun karena Yosuke sedang tidak dalam kondisi kesehatan yang baik, maka maka Yosuke juga meminta ijin kepada papa untuk memintamu agar membantunya. Jika kamu dan Yosuke bersatu, maka wolf shadow akan benar-benar berakhir!" ucap Kagami Gumi menjelaskan rencananya kepada Kagami Jiro.


"Menyerang wolf shadow?" ucap Kagami Jiro sedikit terkejut dan membulatkan sepasang mata coklatnya.


Karena saat itu Kagami Jiro pernah bertemu dengan Ley Bixing dan Ley Bixing pernah memperingatkannya untuk selalu berhati-hati dan tidak mempercayai siapapun, membuat perintah dari tuan Kagami Gumi kini sempat membuatnya begitu ragu-ragu.

__ADS_1


"Benar sekali, Kak Jiro. Kita harus segera bertindak dan memberi mereka pelajaran!" ucap Yosuke dengan menambahkan.


"Yosuke benar, Jiro. Ley Bixing sudah berkhianat dan malah terang-terangan mendirikan wolf shadow. Kita tidak bisa berdiam diri saja melihat semua ini." ucap Kagami Gumi sambil membenarkan letak kacamatanya. "Bawa beberapa klan untuk membantu kalian."


Untuk sesaat Kagami Jiro hanya bisa terdiam, tidak tau harus mejawab apa. Karena jiwa Zen memang tidak sepenuhnya memahami dengan baik dunia gangster itu seperti apa dan bagaimana?


"Papa benar sekali. Kita tidak boleh membiarkannya terlalu lama. Atau kita akan semakin kewalahan sendiri." ucap Yosuke lagi.


"Papa, Yosuke ... sebaiknya kita tidak bertindak gegabah." ucap Kagami Jiro begitu berhati-hati. "Bukankah Yosuke sendiri juga sedang dalam keadaan yang kurang sehat? Sebaiknya kita memulihkan diri terlebih dahulu, sambil membuat rencana dengan matang." imbuh Kagami Jiro menatap mereka berdua secara bergantian.


"Jiro benar, Tuan besar Kagami Gumi." tiba-tiba terdengar suara seorang pria yang begitu besar dan berat. Siapa lagi dia? Ya, pasti kalian tau siapa dia. Yukimura-sama! "Sebaiknya kita menyusun rencana terlebih dahulu dan tidak langsung menyerang. Atau serangan kita tak akan maksimal. Apalagi melihat kondisi saat ini masih belum memungkinkan. Jiro baru saja sembuh dan belum sepenuhnya pulih, Yosuke juga belum sepenuhnya sehat setelah opname beberapa hari ini bukan?"


"Hhm. Kau memang benar, Yukimura! Tapi jika terlalu lama membiarkan Ley Bixing, maka ini juga masalah untuk kita semua." ucap Yosuke.


"Mengapa bisa berpikir seperti itu? Padahal selama ini semua baik-baik saja bukan? Ley Bixing hanya menyerang saat itu karena salah satu dari klan Doragonshadou sudah memprovokasinya bahkan menyerang anak buahnya." ucap Yukimura dengan begitu santai.


"Yukimura, sebenarnya kau ada di pihak siapa? Mengapa seakan kau mengatakan jika Ley Bixing tidak bersalah?" ucap Yosuke tidak mengerti.


"Aku tidak asal mengatakan hal seperti itu, Yosuke. Aku hanya mengatakan sesuai dengan yang terjadi saja." Yukimura menyauti dengan nada rendahnya.


"Ya sudah. Kita tunggu sampai Jiro dan Yosuke benar-benar pulih kembali sambil mempersiapkan rencana." ucap Kagami Gumi akhirnya. "Yukimura. Apa kau punya rencana?"


"Hhm. Aku punya rencana yang bagus, Tuan besar Kagami Gumi." ucap Yukimura dengan senyum lebar.


"Baik, katakan padaku ..."

__ADS_1


Yukimura mulai berjalan mendekat lalu duduk di sebelah Yosuke dan mulai mengutarakan niat dan idenya.


...⚜⚜⚜...


__ADS_2