
Sebuah acara khusus yang dibuat sebagai sarana untuk mengumumkan, menjelaskan, mempertahankan kebijaksanaan dengan maksud untuk mengukuhkan pengertian dan penerimaan publik pada pihak pemrakarsa acara.
Yeap, kini Zen yang sudah ditemani manager sekaligus kakaknya akan menggelar sebuah konferensi pers, untuk mengungkapkan kebenaran dan membersihkan nama Zen kembali.
Terlihat sudah ada beberapa wartawan dan reporter yang duduk berderet pada kursi-kursi yang sudah disiapkan di ruangan jumpa pers. Sementara di meja depan sudah terlihat Zen dan Li Kai yang sudah duduk di depan untuk memberikan klarifikasi atas masalah dan tuduhan yang terjadi beberapa waktu yang lalu.
"Aku Li Zeyan, hari ini akan mengklarifikasi sesuatu." ucap Zen dengan sebuah michrophone kecil dan masih terlihat bersinar seperti biasanya. "Sebelumnya aku minta maaf kepada seluruh penggemarku dan aku juga minta maaf kepada seluruh masyarakat. Disini aku ingin mengatakan jika pernyataan yang sudah aku nyatakan beberapa waktu yang lalu adalah tidak benar. Aku sedang terdesak karena saat itu belum memiliki bukti apapun. Dan aku tak ingin membuat Star Entertaiment terjatuh begitu saja. Aku melakukan semua itu adalah murni dari dalam hatiku karena aku sudah menganggap tuan Jiang Lei seperti seorang ayah untukku." imbuh Zen lagi sambil menatap lurus ke depan saja.
"Namun setelah menemukan semua bukti ini, aku ingin mengungkap semua kebenaran ini. Bukan semata-mata karena aku yang ingin membersihkan namaku saja, namun ini demi kebaikan bersama. Baiklah aku akan segera memperlihatkan jawaban dari hilangnya pajak penghasilanku beberapa bulan yang lalu. Silakan, Kak, Kai.
Li Kai mulai memasukkan sebuah USB flash drive dan menghubungkannya ke dalam port USB pada laptop di hadapannya. Sebuah file mulai dibuka Li Kai di sebuah folder. Beberapa laporan itu mulai terlihat di sebuah layar putih yang terbentang di sisi samping yang sudah disiapkan sebelumnya dengan menggunakan sebuah proyektor.
Semua reporter dan wartawan mulai melihat dan mengamati beberapa laporan yang sudah terpampang dengan begitu besar itu. Benerapa reporter dan wartawan itu ada yang memotret, ada yang merekamnya, bahkan ada yang mulai menulis sesuatu untuk menjadi bahan beritanya.
"Aku kira hanya ini yang ingin aku sampaikan melalui jumpa pers ini. Biar bagaimanapun ini bukanlah kesalahan dari Star Entertaiment, ini adalah murni karena Jiang Wushuang yang khilaf secara pribadi. Aku mohon kalian semua bisa bijak dalam menyikapi semua masalah ini. Semua ganti rugi dan denda ke kantor pajak, juga sudah diselesaikan dengan baik." ucap Zen kembali. "Baiklah apa ada pertanyaan?"
Beberapa reporter mulai mengangkat tangannya untuk memberikan pertanyaan untuk Zen kali ini. Dan Zen mulai memilih salah satu diantara mereka untuk memberikan mereka kesempatan bertanya.
__ADS_1
"Baiklah ... nona yang memakai blazer baby blue. Silakan!" ucap Zen dengan ramah.
"Sekarang Li Zeyan sudah terbukti tidak bersalah. Apakah itu artinya kamu akan kembali ke dalam dunia hiburan dan kembali ke agensi Star Entertaiment lagi?" tanya reporter yang sudah dipilih oleh Zen.
"Tidak. Aku tidak akan kembali lagi ke dalam agensi Star Entertaiment lagi. Aku akan vakum selama beberapa saat dan tidak akan kembali ke dalam dunia hiburan dulu." jawab Zen seadanya.
"Baiklah. Kami akan segera menutup jumpa pers kali ini. Semoga dengan mengumumkan dan menjelaskan semua ini tidak ada kesalahpahaman lagi. Dan semoga semua ini bisa diterima publik pada pihak pemrakarsa acara dengan baik. Terima kasih." ucap Li Kai mulai menutup acara.
Zen dan Li Kai mulai meninggalkan tempat itu dan dikawal oleh Vann, Yunxi, Nokto, dan Jin Heng.
...⚜⚜⚜...
Zen terlihat sedang bersandar di kursi mobil Ferrary. Kini Zen mulai ingin tau dan memutuskan untuk berselancar di dalam media sosialnya. Beberapa berita sudah mulai tersebar di dalam media. Keadaan sekarang berbalik 360 derajat.
Mereka yang kemarin sempat menghujat Zen, kini mereka meminta maaf dan berbalik menghujat Jiang Wushuang. Bahkan follower Zen di beberapa media sosialnya malah semakin meningkat drastis.
Beberapa agensi besar mulai mengirimkan beberapa pesan untuk Zen dan memberikan penawaran khusus dengan iming-iming yang cukup menggiurkan. Yeap, mereka saling berlomba-loma untuk merekrut Zen saat ini.
__ADS_1
Namun semua itu tak dihiraukan oleh Zen. Semua pesan-pesan penawaran dari agensi besar itu bahkan hanya dibaca sekilas saja oleh Zen. Setelah itu Zen menutupnya tanpa membalas pesan-pesan itu.
"Bagaimana, Zen? Apa perasaanmu sudah menjadi lebih baik sekarang?" tanya Li Kai yang masih berkonsentrasi penuh mengemudikan Ferrary merah menyala itu.
"Hhm. Iya, Kak. Tapi tuan Jiang Lei pasti sedang bersedih saat ini. Aku tak tega sebenarnya ..." sahut Zen mulai menyimpan kembali ponselnya di dalam saku jaket leather on leather berwarna hitam dan sedikit mengkilap itu.
"Tenang saja. Tuan Jiang Lei pasti bisa mengatasi semua ini dengan baik. Dia adalah pria yang berwibawa dan bermental baja. Dan semoga Jiang Wushuang juga segera menyadari kesalahannya dan bisa berubah menjadi lebih baik lagi." ucap Li Kai penuh harap.
"Aku harap juga begitu, Kak." sahut Zen datar dan masih menatap ke arah luar jendela. "Kak. Apa aku bisa mendirikan agensiku sendiri?" imbuh Zen yang terdengar sedikit ragu.
"Tentu saja bisa!" ucap Li Kai bersemangat. "Kamu memiliki cukup banyak talenta di atas rata-rata. Tak perlu bingung untuk mencari dan melahirkan seorang idol. Kamu bisa menggunakan dirimu sendiri selama pendirian agensi barumu." imbuh Li Kai yang sesekali melirik Zen dan tersenyum tipis.
"Jangan ragu dan jangan khawatir, Zen. Kakak akan selalu ada untukmu. Bahkan keluarga besar Kagami juga selalu ada untukmu meskipun kamu tak pernah meminta tolong kepada mereka. Kamu memiliki orang-orang yang menyayangimu dan selalu mendukungmu. Jangan menyerah, Adikku!" ucap Li Kai lagi memberikan semangat untuk Zen.
Zen terlihat menghela nafas panjang dan mulai mengeluarkannya perlahan. Sepasang mata kebiruan itu masih terlihat memiliki sebuah beban.
"Justru itu, Kak. Keluarga Kagami membantuku dan membuatku terlihat begitu lemah. Aku ... sebenarnya aku malu. Aku bahkan selalu dilindungi oleh tuan Kagami Jiro. Apakah aku bisa melindungi Christal dengan baik?" Zen mulai memejamkan sepasang matanya dan terlihat masih berfikir keras.
__ADS_1
"Jangan berkata seperti itu, Zen. Ada kalanya kita menjadi kuat dan bisa melindungi seseorang yang kita sayang. Namun ada kalanya kita menjadi begitu lemah dan menbutuhkan dukungan dari orang tersebut." jawab Li Kai yang sedikit membuat Zen merasa lega.
...⚜⚜⚜...