
Sepasang mata kecoklatan itu kini menatap lurus-lurus layar televisi itu, dan Kagami Jiro terlihat begitu terkejut saat ini hingga segelas matcha hangat yang sedang dia bawa, tiba-tiba terlepas begitu saja dari genggamannya.
"Tidak mungkin ..." gumam Kagami Jiro pelan.
Mengapa Lu Yuan bisa begitu tega melakukan semua itu terhadapku? Apa salahku padanya? Mengapa dia begitu membenciku hingga berniat mencelakai dan melenyapkanku dengan menyewa pembunuh bayaran itu untuk meracuniku? Pembunuh bayaran itu sudah menyerang satu minggu yang lalu? Itu berarti tuan Kagami Jiro dalam satu minggu ini sedang mengalami pemulihan dari racun mematikan itu? Dan media mengatakan itu adalah sebuah keberuntungan karena penawar dari racun itu sebenarnya belum ditemukan sampai saat ini. Seorang dokter muda yang cantik menolongnya dengan teknik akupuntur? Siapakah dia? Oh, astaga ... banyak sekali yang tidak aku mengerti. Dan aku sungguh tidak menyangka dengan semua kekacauan yang sudah Lu Yuan timbulkan!
Batin Kagami Jiro yang masih terus melihat berita itu dengan seksama dan begitu terlihat kebingungan, karena berbondong-bondong pertanyaan yang membuatnya pusing tak dia ketahui jawabannya.
"Sayang ... apa kau baik-baik saja?" ucapan dari Yuna kini membuyarkan angan Kagami Jiro. Bahkan Kagami Jiro tidak menyadari jika kini Yuna sudah berdiri di hadapannya.
"Ah ... iya ... aku baik-baik saja. Gelas itu hanya sedikit tergelincir dari tanganku saja. Maafkan aku jika sudah membuatmu khawatir." ucap Kagami Jiro yang sedikit tergagap namun segera menutupinya dengan baik.
Tak lama kemudian seorang asisten rumah tangga mulai datang dan membersihkan pecahan gelas dan matcha yang tumpah itu. Sementara Yuna segera menarik Kagami Jiro untuk duduk bersama di sofa dan bergabung bersama Christal.
"Kau sedang tidak sehat, Sayang? Kau begitu pucat." ucap Yuna yang terlihat begitu khawatir lalu menyentuh kening suaminya.
"Aku baik-baik saja, Yuna. Kau bantu Christal saja dulu untuk bersiap. Aku akan mandi dulu."
"Tapi kau sudah mandi, Sayang." Yuna kembali mengkerutkan keningnya menatap suaminya. Karena sebenarnya Kagami Jiro baru saja mandi 15 menit yang lalu.
"Oh ... maaksudku aku akan ke kamar mandi sebentar." ucap Kagami Jiro sedikit meringis kali ini.
"Baiklah. Aku sudah siapkan pakaian untukmu hari ini." ucap Yuna dengan senyum manis.
"Terima kasih." Kagami Jiro menyauti dengan begitu tulus kali ini. Lalu mulai bangkit dan menuju kamar mandi di dalam kamar ini.
__ADS_1
Di dalam kamar mandi, Kagami Jiro mulai mengambil ponselnya dan mulai berselancar di media sosial untuk mencari tau kembali tentang berita ini. Dan ternyata berita ini sudah menyebar dengan begitu cepatnya.
Padahal berita itu baru saja terkuak pagi hari ini, namun sudah langsung menjadi tranding topic begitu saja seluruh dunia, terlebih Asia Timur.
"Jadi tuan Kagami Jiro benar-benar terluka oleh pisau parysatis yang memiliki racun yang begitu mematikan itu? Bahkan tuan Kagami Jiro hampir saja terbunuh oleh ulah dari Lu Yuan yang sebenarnya mengincarku. Astaga ... aku benar-benar tidak tau apa yang harus aku lakukan saat ini?! Aku harus mengunjungi tuan Kagami Jiro, dan meminta maaf padanya. Yeap, hari ini aku akan mempir sebentar ke appartementnya! Karena kebetulan acara anniversary ke-4 Koi to producer akan dilaksanakan di Oakwood Residence Damei. Semoga saja aku bisa bertemu dengannya hari ini." gumam Kagami Jiro pelan.
...⚜⚜⚜...
Di aula utama sebuah appartement mewah Oakwood Residence Damei yang terletak di distrik Chaoyang, Beijing, terlihat sudah begitu ramai dan dipenuhi oleh cukup banyak tamu.
Oakwood Residence Damei Beijing adalah salah satu residence elegan yang menawarkan pasokan air panas alami sendiri, serta studio dan apartemen bergaya kontemporer. Appartement ini terletak di Damei Centre di pusat Distrik Chaoyang, properti ini merupakan bagian dari kompleks serbaguna dengan kantor komersial dan pusat ritel termasuk gerai makanan dan minuman.
Apartemen ini terdiri dari 23 lantai hingga 35 di kompleks bangunan, dan memiliki jendela yang begitu besar dengan pemandangan kota Beijing yang sangat menakjubkan. Semua unit memiliki fasilitas yang sangat mewah dan dilengkapi dengan furniture -furniture yang begitu fantastis, seperti kamar mandi dengan bathtub di setiap kamarnya dan TV tahan air 50 inci, serta dapur lengkap dengan mesin pencuci piring, kulkas, mesin pembuat kopi, mesin cuci, pengering, dan tentu masih banyak lagi yang lainnya, yang mungkin akan memenuhi isi bab ini jika disebutkan semuanya! Ahahaha ...
Appartement ini juga dilengkapi dengan Treat Restaurant & Bar yang menawarkan pemandangan kota Beijing yang begitu memukau dan dilengkapi dengan langit-langit tinggi dan jendela dari lantai ke langit-langit. Di sini dapat menikmati hidangan internasional dan Asia yang begitu lezat. Keren bukan main!!
Terlihat sebuah rombongan yang sedang bersama-sama mulai memasuki aula utama Oakwood Residence Damei. Selain cantik, kedua wanita itu terlihat begitu berkelas dengan style yang mereka kenakan saat ini. Sementara ketiga prianya terlihat begitu rapi, necis, tegas dan berwibawa.
Yeap, siapa lagi mereka berlima kalau bukan Kagami Jiro, Yukimura, Yuna, Christal, dan pengawal setia Igor yang sudah bekerja untuk keluarga Kagami belasan tahun yang lalu.
Mereka mulai melenggang bersama dan melihat-lihat pameran yang telah disuguhkan di dalam aula besar itu. Beberapa limited marchandise, dan benda-benda lain yang berhubungan dengan itu sudah tertata dengan apik di balik meja-meja kaca di seluruh ruangan ini.
Christal dan Kagami Jiro terlihat begitu bersemangat melihat semua itu. Karena game itu adalah salah satu game kesukaan mereka. Keduanya terlihat begitu antusias kali ini.
Sementara Yuna dan Igor terlihat begitu kebingungan menyaksikan Kagami Jiro yang sedikit berbeda dari biasanya. Yang biasanya selalu tegas, berwibawa dan sangar, kali ini terlihat seperti bocah belasan tahun yang menyukai pernak-pernik itu.
__ADS_1
"Kak Jiro! Ayo temani aku melihat itu!" Christal segera menarik paksa lengan Kagami Jiro untuk melihat beberapa souvenir.
Kagami Jiro yang menyadari dirinya sedang diperhatikan oleh Yuna dan Igor segera untuk kembali bersikap berwibawa dan tegas kembali.
"Christal maaf, tapi sama kaka ipar Yuna saja ya. Kakak ada sedikit keperluan. Jadi akan pergi sebentar." tolak Kagami Jiro dengan ramah.
Dengan wajah yang sedikit cemberut akhirnya Christal melepas lengan Kagami Jiro dan mulai berjalan ke arah Yuna dan segera menggandeng Yuna untuk menemaninya.
"Kakak ipar Yuna, ayo temani aku!" ucap Christal lalu menarik Yuna begitu saja.
Sementara Kagami Jiro kini sedikit mendekati Yukimura, "Paman, aku akan mengunjungi tuan Kagami Jiro ke kamarnya sebentar. Aku sungguh merasa bersalah padanya atas apa yang telah Lu Yuan lakukan padanya. Bolehkah aku?" bisiknya kepada Yukimura.
"Baiklah. Setelah itu kembalilah kesini lagi. Segera hubungi aku jika terjadi sesuatu!" sahut Yukimura dengan suara khasnya.
"Baik, Paman." sahut Kagami Jiro pelan lalu bergegas meninggalkan aula utama.
...⚜⚜⚜...
...Hallo sahabat Never Say Good Bye, sambil menunggu Never Say Good Bye up. Mampir ke karya-karya di bawah ini yuk. Yang tentunya ngga kalah seru dan menarik....
...Jangan lupa mampir ya ......
...Salam hangat dari author Anezaki ......
__ADS_1