Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Menjemput Yuna


__ADS_3

"Senior Sky. Masih banyak gadis-gadis cantik dan baik hati di luar sana. Senior juga harus melupakan gadis itu dan bisa melangkah kembali. Apalagi gadis itu saat ini sudah menikah bukan?" ucap Yuna dengan tulus, bahkan sebenarnya dia tidak tau jika Sky adalah sedang membicarakan tentang dirinya.


"Jika melupakannya adalah hal yang begitu mudah. Maka itu sudah aku lakukan sejak dulu Yuna." ucap senior Sky sambil menikmati segelas red wine miliknya beberapa teguk dan meletakkan kembali gelas itu di atas meja. Pandangannya sayu menatap lurus kedepan."Pada kenyataannya memang aku tidak bisa melupakan dia sampai saat ini. Bahkan sampai saat ini aku masih saja sendirian." imbuhnya lagi dengan suara seakan begitu tidak bersemangat.


"Hhm. Beruntung sekali gadis itu selalu diingat oleh senior ya."


"Beruntung?" Sky tersenyum mendengar ucapan polos dari Yuna.


"Ya, gadis itu sangat beruntung. Senior Sky sangat hebat dan begitu sempurna. Tidak ada kekurangan sama sekali! Bahkan sudah begitu sukses dan memiliki beberapa studio seni di Yokohama." ucap Yuna dengan senyum lebar.


Sky tersenyum samar mendengar ucapan dari Yuna, "Ya, dan aku yang kurang beruntung karena sudah tertinggal satu langkah hingga kehilangan gadis itu. Andai ada sebuah kesempatan, aku ingin sekali manfaatkannya dengan baik. Andai dia berpisah dengan suaminya, maka aku akan selalu menerimanya." senior Sky mulai menatap Yuna kembali dan tersenyum begitu hangat.


"Senior, tidak baik mengharapkan bahtera rumah tangga seseorang hancur dan berantakan." celutuk Yuna dengan tawa kecil. "Lagipula senior Sky sangat sempurna, pasti akan begitu banyak gadis yang menyukai senior." ucap Yuna berusaha untuk menghibur seniornya.


Tiba-tiba pandangan Yuna menjadi sedikit kabur dan dia segera memegangi keningnya karena terasa begitu pusing.


"Yuna, apa kau baik-baik saja?" senior Sky meraih pundak Yuna dan terlihat begitu khawatir.


"Kepalaku tiba-tiba terasa begitu pusing. Sepertinya aku terlalu banyak minum." ucap Yuna yang masih terlihat memijit keningnya. "Aku akan menghubungi Igor ..." ucap Yuna lalu membuka tas super mewahnya untuk mencari ponselnya.


"Biar aku antar saja bagaimana? Daripada menunggu Igor mungkin akan terlalu lama." ucap senior Sky menawarkan diri.

__ADS_1


"Terima kasih, Senior. Tapi aku tidak mau merepotkan senior. Aku akan menunggu asistenku untuk menjemputku." ujar Yuna masih dengan sopan dan kembali mencari ponselnya.


Yeap, jika dulu Igor adalah asisten Kagami Jiro sebelum Kagami Jiro menikah. Namun sekarang setelah Kagami Jiro menikah, Igor menjadi asisten pribadi Yuna. Dan semua itu tentu saja Kagami Jiro yang memutuskan. Karena selama ini Igor memiliki kinerja yang baik dan Igor juga begitu ahli bela diri. Kagami Jiro memberi kepercayaan kepada Igor untuk selalu menjaga dan melindungi Yuna.


Tapi entah saat ini kenapa tiba-tiba saja Yuna pergi ke bar seorang diri, bahkan sudah hampir mabuk seperti itu. Dan itu membuat Yukimura dan Kagami Jiro kawe sedikit berpikiran yang tidak-tidak.


Yuna yang sudah menemukan ponselnya kini berusaha untuk bangkit dari duduknya lalu berdiri. Namun tiba-tiba saja Yuna hampir saja ambruk. Dengan cepat senior Sky segera berinisistif untuk menangkap tubuh Yuna.


Namun belum sempat hal itu terjadi, seseorang sudah lebih dulu menangkap tubuh Yuna, dan ini membuat Yuna dan senior Sky sedikit terkejut karena tiba-tiba saja melihat sosok itu.


Seorang pria dengan tubuh yang begitu besar dan kekar, dan wajahnya yang selalu terlihat tegas dan selalu terlihat berwibawa tiba-tiba saja datang dan menangkap tubuh ramping Yuna.


"Sayang, apa kau baik-baik saja?" alunan suara seorang pria yang begitu maskulin dan lembut membuat Yuna sedikit terperanjat dan membulatkan matanya menatap lekat pria itu.


"Tentu saja untuk menjemput sayangku disini." ucap Kagami Jiro begitu lembut dan tersenyum hangat.


Lalu Kagami Jiro dengan sengaja mulai membopong tubuh Yuna, "Katakan padaku mengapa kamu sampai mabuk seperti ini?" imbuh Kagami Jiro menatap lekat Yuna dan terdengar seperti seorang suami yang begitu mengkhawatirkan istri tercintanya.


"Aku hanya minum sedikit saja, tapi entah mengapa rasanya kepalaku menjadi sedikit pusing, Sayang." sahut Yuna dengan jujur dan mulai mengalungkan kedua tangan indahnya melingkar pada leher kuat Kagami Jiro.


Sky yang menyaksikan semua ini hanya berdiri mematung saja, bahkan tak bisa berkata-kata untuk beberapa saat. Karena Sky tidak akan menyangka dia akan bertemu dengan Kagami Jiro disini.

__ADS_1


Dan menyaksikan kemesraan antara Yuna, seorang gadis yang merupakan cinta pertama dari Sky bersama suaminya, Kagami Jiro, tentu saja membuat hati pemuda itu sedikit sesak dan sakit. Terlebih sampai saat ini Sky masih menyimpan rasa itu di dalam hatinya denga begitu apik.


"Lain kali jangan minum sendirian seperti ini. Apalagi bersama dengan pria lain. Aku akan selalu menemanimu lain kali." ucap Kagami Jiro berkata di dekat daun telinga Yuna dengan setengah berbisik. "Dan kau! Jika sampai aku menemukan bukti jika kau memasukkan sesuatu ke dalam minuman istriku, maka habislah riwayatmu, Bocah!" tandas Kagami Jiro mulai beralih menatap Sky dengan tatapan yang begitu menusuk.


"Aku-aku ... tentu saja aku tidak melakukannya ..." ucap Sky berusaha untuk membela diri. "Yuna minum terlalu banyak dan mabuk. Aku hanya ingin menemani dan menjaganya."


"Iya, Sayang. Senior Sky tidak akan melakukan hal buruk padaku. Bahkan senior Sky sudah seperti kakakku sendiri." sahut Yuna membela Sky.


"Kau sungguh polos sekali, Istiku tercinta! Bahkan sangat polos seperti saat kita baru pertama kali bertemu." celutuk Kagami Jiro yang terlihat sedikit kesal. "Baiklah, ayo kita pulang saja! Aku sudah begitu merindukanmu!" kini Kagami Jiro berbalik dan masih membopong tubuh ramping Yuna.


Kagami Jiro terus melenggang, hingga akhirnya mereka sampai di halaman depan bar itu lalu mulai masuk ke dalam sebuah mobil yang masih terparkir di halaman bar itu.


Yukimura juga mulai melenggang dan menatap sinis Sky sebelum dia meninggalkan club malam itu.


Rewind ...


"Bocah, aku mencium gelagat Sky yang berniat untuk memanfaatkan kesempatan kali ini! Kau harus segera melakukuan sesuatu!" perintah Yukimura yang masih terus mengawasi Yuna dan Sky dari kejauhan.


"Melakukan sesuatu?" ucap Kagami Jiro mengkerutkan keningnya melirik Yukimura.


"Ya, lakukan sesuatu yang bisa membuat Sky skak mat dan tak berkutik lagi apalagi sampai mau mendekati Yuna lagi!" perintah Yukimura dengan penuh penekanan.

__ADS_1


"Hhm. Aku paham, Paman. Aku akan melakukan sesuatu." sahut Kagami Jiro lalu bangkit dan mulai melenggang mendekati Yuna yang sedang bersama Sky.


...⚜⚜⚜...


__ADS_2