
Seorang gadis terlihat sedang duduk di bangku depan taman sekolahnya dengan masih memakai uniform lengkap sekolahannya. Dia terlihat sedang menikmati beberapa lagu favourite-nya melalui headphone lucunya. Sesekali dia terlihat ikut menyanyikannya sambil menyibukkan dirinya dengan ponselnya.
Wajahnya terlihat begitu mungil dan sangat manis. Sepasang matanya sangat indah dan cantik, rambutnya lurus sebahu, menjadikannya terlihat begitu fresh.
"Cause every day I lie in my life. The brightest colors fill my head. A million dreams are keeping me awake. I think of what the world could be. A vision of the one i see. A million dreams is all it's gonna take. A million dreams for the world we're gonna make." gadis manis itu terlihat mengikuti lantunan nyayian seorang idol dari China yang sedang menjadi tranding topic saat ini.
Suaranya juga terdengar begitu indah. Kaki kanannya dia hentak-hentakkan perlahan mengikuti lantunan lagu itu. Wajahnya juga terlihat begitu berseri. Gadis yang tak lain adalah Christal ini terlihat begitu bersinar.
Tiba-tiba seseorang menepuk bahunya, membuat gadis cantik itu melepas headphone lucunya dan mendongak untuk melihat siapa yang datang.
"Hai ... tumben belum dijemput?" tanya seorang gadis yang baru saja mendatanginya, yang sekarang duduk disebelah Christal.
"Pengawal baru ... makhlum agak terlambat." sahut Christal dengan santai.
"Oh. Masih mudakah? Ganteng nggak?" tanya gadis itu terlihat begitu bersemangat.
"Entahlah. Aku belum pernah bertemu dengan dia sebelumnya. Karena dia baru bergabung dengan keluarga Kagami siang ini. Dan dia ditugaskan khusus oleh kak Yosuke untuk menjagaku." jawab Christal dengan santai.
"Wah ... pasti masih muda dan tampan ya."
"Entahlah. Lagian setampan apapun dia, jika kak Jiro tidak merestuinya ... maka akan sia-sia saja." sahut Christal sambil membuka potato chipsnya dan mulai memakannya.
"Wah ... kakakmu terlalu menjagamu sih ..."
"Benar sekali, Miku!" celutuk Christal yang terlihat sedikit murung.
"Christal apa kau tau ... bulan depan akan ada konser Idol kesukaan kita di Tokyo!" ucap Miku yang terlihat sangat bersemangat.
"Apa kau serius?"
"Hhm!" Miku mengangguk tegas dengan senyum lebar.
"Baiklah! Aku akan mendapatkan tiket VIP untuk kita!" ucap Christal dengan penuh percaya diri. Tentu saja dia akan mendapatkannya dari memanfaatkan kekuasaan sang kakak, Kagami Jiro atau Kagami Yosuke.
Beberapa klan dari Doragonshadou, biasanya akan sangat berpartisipasi dalam keamanan di berbagai tempat dan acara.
"Asyikkk ..." seru Miku sangat bersemangat.
Tiba-tiba terdengar lantunan lagu yang baru saja Christal nyanyikan tadi. Terlihat Christal begitu mengidolakan Idol China itu, bahkan sampai menggunakan lagunya untuk menjadi ringtone panggilan ponselnya. Bahkan dia juga sering menyanyikan lagu milik Idol itu.
__ADS_1
Christal segera melihat layar pada ponselnya yang menunjukkan sebuah nomor baru sedang menghubunginya. Tanpa pikir panjang, dia segera mengangkat panggilan itu.
"Moshi-moshi ( Hallo)." ucap Christal dengan santai.
"Nona. Ini saya, Key ... pengawal baru yang dikirim oleh tuan Kagami Yosuke untuk menjemput nona Christal." terdengar suara jernih seorang pria dari seberang. "Saya sudah di depan sekolahan, Nona."
"Yeap. Baiklah. Tunggu sebentar! Aku akan segera kesana." sahut Cristal seadanya.
"Baik, Nona."
Christal langsung saja mengakhiri panggilan itu dan segera meraih ranselnya.
"Pengawal barumu sudah datang?" tanya Miku.
"Yeap. Aku pergi dulu! Bye ..." ucap Christal lalu melenggang meninggalkan Miku, sahabatnya.
Langkah demi langkah kini membawa Christal hingga di depan gerbang sekolah elitenya. Dia melihat sebuah mobil BMW hitam metalik milik salah satu keluarganya sudah terparkir di depan gerbang sekolah tak jauh dari tempatnya berdiri.
Terlihat seorang pria yang masih cukup muda dengan pakaian formal berdiri di samping mobil itu. Christal segera melenggang mendekati mobil itu. Dan si pria menyambutnya dengan sangat baik dan sopan.
"Silakan, Nona Christal." Ucap pria itu mulai membukakan pintu belakang untuk Cristal. Dan Cristal segera memasukinya begitu saja.
"Siapa namamu tadi?" tanya Christal tiba-tiba.
"Key, Nona." jawab pengawal itu dengan nada rendah dan ramah.
"Hhm. Key! Kita ke Tokyo, St. Luke's International Hospital!" perintah Christal.
"Baik, Nona!" jawab pengawal itu dengan sangat ramah.
Selanjutnya Christal mulai kembali mendengarkan lagu kesukaannya melalui headphonenya lagi. Sementara sang pengawal mulai terlihat mencuri-curi pandang melalui kaca yang tergantung di depan.
Tidak kusangka. Mereka memiliki gadis secantik ini. Aku sempat mengira keluarga Kagami akan sangat menyeramkan semuanya. Ternyata aku salah besar.
Batin pengawal itu dengan senyum tipis.
...⚜⚜⚜...
"Nona ... nona Christal ... bangunlah! Kita sudah sampai di rumah sakit." ucap Key dengan sangat pelan.
__ADS_1
Namun Christal masih tertidur di dalam mobil dan tidak mendengarkan Key yang burusaha untuk membangunkannya karena Christal masih mengenakan headphone-nya.
Kini pengawal bernama Key itu memberanikan diri untuk sedikit menepuk bahu Chistal.
"Nona ... kita sudah sampai di rumah sakit ..."
Christal mulai membuka matanya perlahan dan sedikit membenarkan duduknya.
"Maaf. Aku ketiduran ya ..." ucapnya sambil melepas headphone-nya.
"Iya. Mungkin nona terlalu lelah."
"Baiklah. Ayo kita masuk!" ucap Christal seraya menggendong ranselnya dan segera turun dari mobil itu.
Key segera turun dan mengikuti Christal dengan sangat bersemangat. Bahkan wajahnya yang cukup tampan dan masih muda tergambar dengan sangat jelas memancarkan sebuah kebahagiaan saat ini.
"Kamu masih muda. Berapa umurmu? Tidak biasanya kakakku merekrut orang tanpa melihat bakat dan keahlian bertarungnya!"
"Uhm. Iya ... umur saya 23 tahun. Dan saya adalah keponakan dari paman Igor. Saya juara taekwondo nasional." jawab Key yang terlihat sangat bersemangat.
"Hhm. Tidak buruk." sahut Christal seadanya dan terus melenggang menyusuri lorong rumah sakit mewah itu. "Lain kali tidak usah terlalu formal jika sedang berbicara denganku!"
"Baik, Nona. Terima kasih ..." sahut Key dengan senyum mengembang.
Nampaknya Key benar-benar menyukai Christal pada pandangan pertama. Ini merupakan gerbang lebar untuknya, karena dia ditugaskan oleh Yosuke untuk selalu mengawal Christal.
Namun sebenarnya ada sedikit rasa minder yang menjadikannya kurang percaya diri. Karena dia hanyalah seorang pengawal, dan seorang bawahan akan sangat tidak tau diri jika menyukai majikannya sendiri.
Jadi kemungkinan Key hanya akan memendam perasaannya saja. Cukup melihat Christal sehari-hari akan membuatnya sangat bahagia. Sederhana sekali pola pikirnya, karena Key memang masih cukup polos dan dia juga baru saja datang di Kota besar seperri Tokyo.
"Tunggu aku disini! Aku akan menemani kakakku beberapa saat. Dan menunggu hingga kakak ipar datang menggantikanku." titah Christal dengan nada datar.
"Baiklah, Nona." jawab Key dengan hormat dan tersenyum tipis.
Christal mulai memasuki sebuah ruangan VIP dimana kakak sulungnya dirawat. Sementara Key si pengawal menunggu di luar ruangan bersama pengawal lainnya yang selalu stay di rumah sakit untuk menjaga Kagami Jiro.
...⚜⚜⚜...
__ADS_1